“Manfaat protein shake sangat banyak. Mulai dari membantu pertumbuhan otot, membantu diet, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi.”

DAFTAR ISI
- 4 Manfaat Protein Shake untuk Tubuh
- Tips Aman Mengonsumsi Protein Shake
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Protein shake adalah minuman yang dibuat dari bubuk protein, misalnya whey protein, yang dicampur dengan air atau susu. Minuman ini populer di kalangan orang yang rutin berolahraga, tetapi banyak juga yang penasaran apa saja manfaat protein shake untuk tubuh dan apakah semua orang membutuhkannya.
Protein memang zat gizi penting untuk membangun dan mempertahankan jaringan tubuh, termasuk otot. Namun, protein shake termasuk suplemen, sehingga fungsinya adalah melengkapi, bukan menggantikan, makanan bergizi seimbang.
4 Manfaat Protein Shake untuk Tubuh
Berdasarkan sumber kesehatan yang kredibel, berikut beberapa manfaat protein shake bila dikonsumsi dengan tepat:
1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein
Menurut Harvard Health Publishing, bubuk protein dapat bermanfaat bagi orang yang sulit memenuhi kebutuhan protein dari makanan saja. Contohnya lansia yang nafsu makannya menurun atau orang yang menjalani pola makan nabati yang ketat.
2. Mendukung Kerja Otot Saat Dikombinasikan dengan Olahraga
Protein dibutuhkan untuk merangsang pembentukan protein otot dan mencegah pemecahan otot. Namun, tinjauan sistematis di jurnal BMC Geriatrics (2025) menemukan bahwa suplementasi protein saja memiliki efek terbatas pada massa otot lansia yang kurang aktif. Efeknya tampak lebih baik bila dikombinasikan dengan olahraga.
3. Membantu Asupan Gizi pada Kondisi Medis Tertentu
Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa suplemen tinggi protein dapat diberikan kepada pasien kanker yang mengalami kekurangan gizi akibat efek samping pengobatan, seperti mual, muntah, dan perubahan rasa. Jumlah dan lama pemberiannya bergantung pada kondisi klinis dan kebutuhan gizi pasien, sehingga harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
4. Pilihan Praktis bagi Atlet
Harvard Health menyebut atlet terlatih sebagai salah satu kelompok yang mungkin mendapat manfaat dari bubuk protein. Kebutuhan protein atlet bisa lebih tinggi dibanding orang pada umumnya, dan protein shake dapat menjadi cara praktis untuk memenuhinya.
Tips Aman Mengonsumsi Protein Shake
- Utamakan protein dari makanan, seperti ikan, telur, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan, karena lebih murah, lebih rendah risiko, dan mengandung zat gizi lain.
- Pilih produk yang sudah memiliki izin edar BPOM dan baca labelnya, termasuk komposisi, aturan pakai, dan tanggal kedaluwarsa.
- Perhatikan kandungan gula dan kalori tambahan pada produk agar tidak berlebihan.
- Ikuti aturan pakai pada kemasan dan jangan mengonsumsi melebihi anjuran.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi protein shake jika kamu sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, atau rutin minum obat.
Kapan Harus ke Dokter?
Konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi protein shake jika kamu memiliki penyakit kronis, sedang hamil, atau sedang menjalani pengobatan. Kemenkes mengingatkan bahwa suplemen dapat berinteraksi dengan obat dan makanan, memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium, bahkan berdampak pada tindakan operasi.
Periksakan diri juga bila muncul keluhan setelah minum protein shake, seperti gangguan pencernaan yang tidak kunjung membaik, ruam, atau gatal. Bila kamu mengalami penurunan berat badan atau nafsu makan tanpa sebab jelas, dokter dapat membantu mencari penyebabnya dan menentukan kebutuhan gizimu.
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mengetahui apakah kamu perlu tambahan protein dan bagaimana cara aman mengonsumsinya.
Studi Terkait
Tinjauan sistematis dan meta-analisis berjudul “Effects of protein supplementation on muscle mass, muscle strength, and physical performance in older adults with physical inactivity” di BMC Geriatrics (2025) menyimpulkan bahwa suplementasi protein memiliki efek terbatas terhadap massa otot pada lansia yang kurang aktif. Hasil terhadap kekuatan dan kebugaran masih beragam, sementara kombinasi olahraga dan suplementasi protein tampak memberikan efek yang lebih besar.
Harvard Health Publishing juga mencatat bahwa bubuk protein termasuk suplemen yang tidak diatur seketat makanan atau obat, dan sebagian produk dilaporkan dapat mengandung logam berat. Di Indonesia, Kemenkes menegaskan bahwa suplemen yang beredar wajib memiliki persetujuan BPOM.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kebutuhan protein setiap orang berbeda, tergantung usia, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Chat dokter membantu kamu mengetahui apakah asupan protein dari makanan sudah cukup atau perlu tambahan suplemen, serta risiko yang perlu diperhatikan sesuai kondisimu.
Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk berdiskusi seputar kebutuhan gizi dan suplemen yang tepat.
Referensi
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Suplemen Tinggi Protein “Nutrisi Tepat untuk Pasien Kanker”.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Suplemen Vitamin dan Suplemen Sama Gak Sih?
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. The scoop on protein powder.
BMC Geriatrics. Diakses pada 2026. Effects of protein supplementation on muscle mass, muscle strength, and physical performance in older adults with physical inactivity: a systematic review and meta-analysis.
FAQ
Apakah protein shake wajib untuk membentuk otot?
Tidak wajib. Protein bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari. Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga tetap berperan penting, dan suplementasi protein saja memiliki efek terbatas pada massa otot.
Siapa yang mungkin membutuhkan protein shake?
Protein shake mungkin bermanfaat bagi orang yang sulit memenuhi kebutuhan protein dari makanan, seperti lansia dengan nafsu makan rendah, penganut pola makan nabati ketat, atau atlet. Pada kondisi medis tertentu, pemberiannya harus diawasi tenaga kesehatan.
Apakah protein shake bisa menggantikan makan?
Sebaiknya tidak. Suplemen berfungsi melengkapi kebutuhan gizi, bukan menggantikan makanan bergizi seimbang yang juga mengandung serat, vitamin, dan mineral.
Bagaimana memilih protein shake yang aman?
Pilih produk yang memiliki izin edar BPOM, baca label komposisi dan aturan pakainya, serta perhatikan kandungan gula tambahan. Konsultasikan dengan dokter bila kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu.





