Ad Placeholder Image

5 Alasan Anak Jadi Pelaku Bullying

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Oktober 2026

“Bullying adalah tindakan yang dilakukan secara verbal dan nonverbal (fisik). Anak pelaku bullying merasa memiliki kekuasaan dan kekuatan sehingga bisa melakukan perbuatan seenaknya.”

5 Alasan Anak Jadi Pelaku Bullying5 Alasan Anak Jadi Pelaku Bullying

DAFTAR ISI


Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang kali dan melibatkan ketimpangan kekuatan, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Anak yang menjadi pelaku bullying dapat menyebabkan dampak serius bagi korban, sekaligus membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Perilaku ini tidak selalu berarti anak “nakal” atau tidak dapat berubah. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi anak melakukan bullying, sehingga orang tua perlu memahami penyebabnya sebelum menentukan langkah penanganan.

Mengapa Anak Melakukan Bullying?

Alasan anak menjadi pelaku bullying dapat berbeda-beda. Beberapa anak mungkin meniru perilaku agresif yang dilihat di rumah, sekolah, lingkungan pertemanan, atau media. Anak juga dapat melakukan bullying untuk mendapatkan perhatian, meningkatkan status sosial, atau menunjukkan dominasi terhadap teman.

Faktor lain yang mungkin berperan adalah kesulitan mengelola emosi, kurangnya empati, pengalaman menjadi korban bullying, serta pengawasan yang tidak memadai. Namun, faktor tersebut bukan pembenaran untuk menyakiti orang lain dan tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan diagnosis tertentu.

Tekanan dari teman sebaya juga dapat membuat anak ikut melakukan bullying agar diterima dalam kelompok. Pada sebagian kasus, masalah perilaku dapat muncul bersamaan dengan kesulitan emosional atau kondisi kesehatan mental tertentu, sehingga evaluasi oleh psikolog atau dokter diperlukan bila perilaku berlangsung terus-menerus.

Cara Menghadapi Perilaku Bullying

  • Bicaralah dengan tenang dan tanyakan apa yang terjadi tanpa langsung memberi label atau mempermalukan anak.
  • Jelaskan bahwa bullying tidak dapat dibenarkan dan bantu anak memahami dampaknya terhadap korban.
  • Ajarkan cara mengelola marah, menyelesaikan konflik, dan meminta bantuan orang dewasa.
  • Berkoordinasilah dengan guru atau pihak sekolah untuk membuat rencana pemantauan yang jelas.
  • Berikan konsekuensi yang konsisten, mendidik, dan tidak melibatkan kekerasan fisik.
  • Berikan pujian saat anak menunjukkan empati, tanggung jawab, dan perubahan perilaku.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera ajak anak berkonsultasi dengan dokter atau psikolog apabila perilaku agresif berulang, sulit dikendalikan, mengganggu sekolah dan hubungan sosial, atau disertai ancaman melukai diri sendiri maupun orang lain. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam dapat membantu menentukan evaluasi dan dukungan yang sesuai.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu orang tua mendiskusikan perubahan perilaku anak, mendapatkan arahan awal, dan mengetahui kapan anak perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dokter juga dapat menyarankan tenaga kesehatan yang sesuai berdasarkan kondisi anak.

Konsultasi ke dokter Halodoc tersedia secara praktis sehingga orang tua dapat mencari bantuan tanpa menunda ketika muncul kekhawatiran.

Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Violence Against Children.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Bullying.
StopBullying.gov. Diakses pada 2026. Why Do Kids Bully?
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pencegahan Kekerasan terhadap Anak.

FAQ

Apakah anak yang melakukan bullying pasti memiliki gangguan mental?

Tidak. Perilaku bullying dapat dipengaruhi banyak faktor dan tidak cukup untuk menentukan diagnosis kesehatan mental.

Bagaimana cara menegur anak yang melakukan bullying?

Tegur dengan tegas tetapi tetap tenang, jelaskan dampak perilakunya, dan bantu anak memperbaiki kesalahan. Hindari kekerasan atau mempermalukan anak.

Kapan anak perlu dibawa ke tenaga kesehatan?

Anak perlu dievaluasi bila perilaku agresif berulang, semakin berat, mengganggu aktivitas, atau disertai ancaman mencederai diri sendiri maupun orang lain.

Apakah sekolah perlu dilibatkan?

Ya. Kerja sama dengan guru dan pihak sekolah membantu memastikan keselamatan korban serta mendukung perubahan perilaku anak secara konsisten.