• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

5 Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Bagi beberapa ibu, menyapih anak tidak pernah menjadi hal yang mudah dilakukan. Memang, membuat Si Kecil bisa terlepas dari ASI tidak mudah, terlebih jika ia menjadi rewel setelah ibu mencobanya. Sebenarnya, menyapih anak tidak terlalu sulit, kok, bu, asalkan ibu tahu pasti kapan waktu yang tepat untuk memulainya. Sebagai langkah awal, ibu bisa memperhatikan dan mengatur pola makan sang buah hati.

The American Academy of Pediatrics menganjurkan kepada para ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama sejak kelahiran bayi, lalu melanjutkan dengan memberikan makanan padat kombinasi atau yang lebih dikenal dengan MPASI, hingga anak menginjak usia satu tahun. 

Baca juga: Ketahui Jenis MPASI yang Paling Cocok untuk Si Kecil

Memberikan ASI pun dianjurkan hingga anak berusia setidaknya dua tahun, boleh lebih, tetapi sebaiknya tidak kurang. Lalu, bagaimana cara agar ibu bisa menyapih tanpa rewel? Berikut ini beberapa tips yang bisa ibu coba:

  • Mengalihkan Perhatian

Sebagian besar ibu yang ingin memulai menyapih Si Kecil mengawalinya dengan mengalihkan perhatian anak saat ia menunjukkan tanda-tanda ingin menyusu. Menunjukkan pada Si Kecil makanan atau minuman baru dengan tampilan yang lebih menarik, ternyata cukup efektif untuk membuatnya lupa jika ingin menyusu. Supaya lebih mudah, sebaiknya ibu menghindari beraktivitas bersama anak pada tempat yang biasa digunakan untuk menyusu.

Baca juga: Tips Agar Si Kecil Mau Berhenti Menyusu

  • Jangan Terburu-Buru

Memang, berhasil atau tidaknya menyapih anak juga bergantung pada cara yang ibu pilih. Ada beberapa ibu yang berhasil menyapih buah hatinya hanya dalam hitungan beberapa hari. Namun, tidak sedikit pula yang baru bisa menyapih Si Kecil setelah beberapa bulan. Kuncinya hanyalah bersabar dan terus mencoba, karena menyapih anak memang tidak boleh dilakukan dengan terburu-buru. Membuat Si Kecil terbiasa justru jauh lebih efektif.

  • Minta Bantuan

Ibu, terkadang menyapih tidak bisa ibu lakukan sendiri. Jadi, jangan sungkan jika ibu memang butuh bantuan. Katakan pada ayah untuk membantu ibu menyapih, seperti memberikan air putih saat anak ingin menyusu, terlebih ketika hendak tidur. Kerja sama dan dukungan dari orang terdekat akan membuat ibu lebih mudah ketika menyapih sang buah hati. 

Baca Juga: 5 Tips Mengobati Puting yang Lecet Saat Menyusui

  • Berikan Pengganti

Sebenarnya, ada banyak cara memberikan ASI pada anak selain dengan menyusu langsung, seperti menggunakan gelas, dot, atau sippy cup. Semuanya sudah pasti memiliki nilai lebih dan kurangnya. Bisa juga dengan memberikan pengganti berupa air putih atau susu UHT jika anak telah berusia satu tahun ke atas. Namun, menghindari anak meminta menyusu di tengah malam bisa ibu lakukan dengan membuatnya kenyang melalui asupan makanan. 

  • Berikan Afirmasi pada Anak

Memberikan pengertian atau afirmasi pada anak juga bisa ibu lakukan. Meski masih balita, anak sangat memahami apa yang dirasakan ibunya. Caranya, berikan pemahaman berulang pada anak tentang menyapih, setiap hari selama beberapa kali. Tidak hanya saat ibu beraktivitas dengan anak, tetapi juga saat ia tertidur. Afirmasi dinilai cukup efektif untuk mendapatkan perhatian dan pemahaman Si Kecil.

Menyapih Si Kecil memang terkadang menguras tenaga dan emosi. Nantinya, menyusui akan menjadi momen bersama sang buah hati yang paling ibu rindukan selama mengasuhnya. Jika ibu mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meminta saran ahli mengenai hal ini. Gunakan aplikasi Halodoc untuk tanya jawab dengan dokter anak seputar menyapih. Jadi, ibu tidak perlu bingung saat butuh bantuan.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2021. How to Wean Your Baby Off Breastfeeding.
Healthline. Diakses pada 2021. Weaning 101: Starting Your Baby on Food.
Caring for Kids. Diakses pada 2021. Weaning your child from breastfeeding.