Olahraga padel bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung dan kesehatan mental.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Pemulihan
- Kapan Harus ke Dokter Setelah Olahraga?
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Olahraga tenis padel belakangan ini menjadi salah satu primadona baru di kalangan pecinta aktivitas fisik di Indonesia. Sebagai olahraga raket yang memadukan elemen dari tenis lapangan dan squash, padel menawarkan dinamika permainan yang cepat, kompetitif, sekaligus sangat menyenangkan. Dimainkan di lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dibandingkan lapangan tenis standar, padel memungkinkan pemain dari berbagai tingkat keahlian—termasuk pemula—untuk dengan cepat beradaptasi dan menikmati permainan. Tidak heran jika banyak orang mulai menjadikan padel sebagai rutinitas olahraga mingguan mereka.
Secara medis, melakukan olahraga dengan intensitas moderat hingga tinggi secara rutin sangat vital untuk menjaga kebugaran sistem kardiovaskular. Padel menuntut pemainnya untuk terus bergerak, merespons arah bola dengan cepat, melompat, dan melakukan pukulan bertenaga. Rangkaian gerakan tubuh secara menyeluruh (full-body workout) ini sangat efektif untuk membakar kalori, memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot inti (core), serta meningkatkan ketajaman refleks saraf. Selain manfaat fisik, padel yang dimainkan secara ganda (doubles) juga mampu melepaskan hormon endorfin yang secara signifikan dapat mengurangi tingkat stres dan memperbaiki kesehatan mental.
Kendati demikian, layaknya olahraga dengan intensitas pergerakan tinggi lainnya, tenis padel juga membawa risiko kelelahan otot, pegal linu, hingga cedera olahraga ringan seperti keseleo atau kram. Gerakan memutar dan pengereman tiba-tiba (sudden stop) sangat membebani otot kaki, lutut, pinggang, dan pergelangan tangan. Jika kamu mengalami cedera atau rasa sakit yang intens setelah bermain, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter spesialis agar mendapatkan evaluasi medis yang akurat.
Untuk mendukung rutinitas olahraga ini, kamu perlu mempersiapkan pemulihan tubuh yang baik, mulai dari istirahat cukup, hidrasi, hingga penyediaan perlengkapan P3K. Tidak perlu repot keluar rumah dalam kondisi tubuh yang pegal-pegal, kamu bisa beli obat online di Halodoc, di mana ketersediaan produk sangat lengkap dan terjamin keasliannya.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk pemulihan dan suplemen yang direkomendasikan untuk menunjang performa serta mengatasi pegal linu sehabis bermain tenis padel? Berikut ulasan lengkapnya!
Rekomendasi Produk Pemulihan yang Ampuh
Bermain padel menguras banyak energi dan mengandalkan kontraksi otot-otot besar secara terus-menerus. Untuk mempercepat proses recovery tubuhmu, berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat topikal, pereda nyeri, dan suplemen yang aman untuk digunakan di rumah:
1. Counterpain Cream 30 g
Counterpain Cream adalah krim analgesik topikal yang diformulasikan dengan tiga kandungan aktif utama: Methyl salicylate, Eugenol, dan Menthol. Ketiga bahan ini bekerja sinergis sebagai counter-irritant, yaitu dengan memberikan sensasi rasa hangat atau panas yang menembus jaringan kulit luar. Sensasi ini efektif untuk mengalihkan sinyal rasa sakit pada saraf sekaligus melebarkan pembuluh darah lokal, sehingga melancarkan peredaran darah pada otot yang tegang.
Krim ini sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri otot, sendi yang kaku, memar ringan, keseleo, dan pegal linu setelah melakukan aktivitas fisik berat seperti tenis padel, terutama di area paha dan lengan bawah.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan krim secukupnya pada bagian otot atau sendi yang terasa sakit.
- Gosok secara perlahan hingga krim menyerap sepenuhnya.
- Gunakan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau kulit yang iritasi.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Salonpas Koyo 10 Lembar
Salonpas Koyo merupakan plester pereda nyeri yang mengandung bahan aktif Methyl salicylate, l-Menthol, dan dl-Camphor. Plester ini bekerja secara topikal dengan cara melepaskan bahan aktifnya secara perlahan ke dalam kulit selama ditempelkan. Kandungannya memberikan efek dingin yang menyejukkan pada awalnya, lalu berubah menjadi rasa hangat yang merelaksasi otot dan meredakan peradangan ringan.
Manfaat utamanya adalah kepraktisannya. Koyo ini sangat direkomendasikan untuk ditempelkan pada area punggung bawah (lower back), bahu, atau betis yang kerap terasa kaku akibat postur setengah jongkok saat menunggu bola di lapangan padel.
Dosis dan aturan pakai:
- Bersihkan dan keringkan area kulit yang terasa sakit.
- Tempelkan koyo pada area yang bermasalah.
- Lepaskan plester setelah 8 jam pemakaian.
- Untuk dewasa dan anak di atas 12 tahun, gunakan tidak lebih dari 3 hingga 4 kali dalam sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mencegah Cedera Saat Bermain Tenis Padel
- Lakukan pemanasan dinamis (dynamic stretching) selama 10-15 menit sebelum masuk ke lapangan untuk meningkatkan elastisitas otot dan suhu tubuh.
- Gunakan sepatu yang dirancang khusus untuk tenis atau padel. Sepatu ini memiliki cengkeraman telapak (outsole) yang baik dan penyangga pergelangan kaki untuk mencegah risiko terkilir.
- Pelajari postur dan teknik pukulan yang benar dari pelatih profesional agar pergelangan tangan (wrist) dan siku (elbow) tidak terbebani tumpuan yang salah.
3. Panadol Biru 500 mg 10 Kaplet
Panadol Biru mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg. Obat ini tergolong ke dalam kelas analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun panas). Cara kerja paracetamol adalah dengan menghambat produksi senyawa prostaglandin di dalam sistem saraf pusat. Prostaglandin adalah zat kimia tubuh yang memicu respons nyeri dan peradangan.
Jika rasa pegal linu atau nyeri otot menyebar ke seluruh tubuh dan mulai mengganggu waktu tidurmu setelah pertandingan padel yang intens, Panadol Biru sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri sistemik dengan cepat tanpa menyebabkan iritasi lambung.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari. Jarak minimum antar dosis adalah 4 jam (maksimal 8 kaplet dalam 24 jam).
- Anak 6-11 tahun: 1/2 hingga 1 kaplet, diminum 3-4 kali sehari.
- Obat dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas (OTC) yang aman dikonsumsi secara mandiri selama mengikuti petunjuk takaran.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Panadol Biru 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Enervon-C 30 Tablet
Enervon-C merupakan suplemen multivitamin yang diformulasikan khusus dengan kombinasi Vitamin C (Asam Askorbat) 500 mg, serta kelompok Vitamin B Kompleks yang terdiri dari Vitamin B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Vitamin B kompleks berperan krusial sebagai koenzim dalam proses metabolisme, yang mengubah karbohidrat dan protein dari makanan menjadi energi (ATP).
Manfaat dari Enervon-C sangat penting bagi penggiat olahraga. Vitamin C bekerja sebagai antioksidan kuat yang menangkal radikal bebas hasil dari stres oksidatif akibat olahraga berintensitas tinggi, sekaligus menjaga sistem imun tubuh agar kamu tidak mudah jatuh sakit. Sementara Vitamin B kompleksnya mencegah tubuh agar tidak merasa lemas berkepanjangan pada keesokan harinya pasca bermain padel.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: Konsumsi 1 tablet per hari.
- Sebaiknya diminum bersamaan dengan makanan atau segera setelah makan agar penyerapan vitamin lebih maksimal dan mencegah rasa tidak nyaman di lambung.
Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan dan vitamin (obat bebas).
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter Setelah Olahraga?
1. Nyeri yang Tidak Kunjung Mereda
Rasa pegal otot (DOMS – Delayed Onset Muscle Soreness) umumnya wajar terjadi selama 1-3 hari pertama setelah berolahraga. Namun, jika nyeri tajam menusuk pada persendian tidak mereda meskipun sudah beristirahat, mengompres es, dan menggunakan krim pereda nyeri, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah serius seperti robekan ligamen atau tendonitis.
2. Adanya Pembengkakan Parah dan Sulit Menahan Beban
Apabila area tungkai kaki, pergelangan tangan, atau lutut mengalami pembengkakan yang cepat, memar biru kemerahan, atau jika kamu sama sekali tidak bisa menopang berat badanmu sendiri saat berjalan, segera temui tenaga medis profesional untuk melakukan rontgen (X-Ray) atau MRI.
Studi Mengenai Manfaat Olahraga Raket
British Journal of Sports Medicine menerbitkan studi komprehensif pada tahun 2017 yang meneliti hubungan berbagai jenis olahraga dengan angka harapan hidup. Studi tersebut menjelaskan bahwa partisipasi secara rutin dalam olahraga raket—yang mencakup tenis, squash, badminton, dan padel—secara signifikan mampu menurunkan tingkat risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 56% dibandingkan individu yang pasif (sedentary).
Para peneliti menyoroti bahwa kombinasi unik dari lari jarak pendek, pergerakan interval, waktu reaksi mata dan tangan yang cepat, serta kontraksi otot yang dinamis dalam olahraga raket, sangat memengaruhi elastisitas pembuluh darah. Latihan interval secara natural ini melatih jantung untuk memompa darah dengan lebih efisien, sekaligus mengendalikan kadar gula darah dan tekanan darah.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Jika nyeri akibat cedera olahraga terus berlanjut atau bertambah parah meski sudah melakukan pertolongan pertama di rumah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis untuk evaluasi lebih mendalam.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan, krim topikal, dan vitamin pendukung di atas dengan cara yang sangat praktis dan cepat melalui Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kebugaran atau keluhan fisik yang sedang dialami langsung melalui aplikasi Halodoc.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Overuse injury: How to prevent training injuries.
British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. Associations of specific types of sports and exercise with all-cause and cardiovascular-disease mortality.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Muscle Sprains and Strains: Causes, Symptoms & Treatments.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Physical activity.
International Padel Federation (FIP). Diakses pada 2026. Padel Rules and Health Benefits.
FAQ
1. Apakah tenis padel aman untuk pemula yang belum pernah berolahraga raket?
Ya, tenis padel dirancang sangat ramah untuk pemula. Raket padel padat tanpa senar, sehingga tidak memerlukan teknik pukulan memantul (sweet spot) yang terlalu rumit. Ukuran lapangan yang lebih kecil dan tertutup kaca juga membuat kontrol bola menjadi lebih mudah diprediksi ketimbang tenis konvensional.
2. Berapa rata-rata kalori yang dibakar saat bermain padel?
Jumlah kalori yang dibakar sangat bergantung pada intensitas pertandingan, durasi, dan berat badan pemain. Secara rata-rata, bermain padel secara aktif selama 60 menit dapat membakar sekitar 400 hingga 600 kalori.
3. Otot tubuh apa saja yang dominan dilatih ketika bermain olahraga ini?
Padel merupakan olahraga seluruh tubuh (full-body workout). Otot tubuh bagian bawah seperti paha, betis, dan bokong bekerja keras untuk bergerak dan berhenti mendadak. Sementara itu, otot inti (core), dada, bahu, lengan, dan punggung digunakan secara maksimal saat merotasi tubuh untuk melakukan pukulan.
4. Bagaimana cara mengatasi pegal linu setelah pertama kali bermain padel?
Pegal linu pasca olahraga bisa diatasi dengan beberapa cara alami seperti mandi air hangat untuk melemaskan otot, melakukan peregangan statis ringan, tidur minimal 7-8 jam, minum air putih yang cukup, serta mengaplikasikan krim pereda nyeri otot di area yang terasa paling tegang.



