Ad Placeholder Image

5 Manfaat Olahraga Padel untuk Kesehatan

10 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS 15 Juli 2026

Olahraga padel bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung dan kesehatan mental.

5 Manfaat Olahraga Padel untuk Kesehatan5 Manfaat Olahraga Padel untuk Kesehatan

DAFTAR ISI


Olahraga tenis padel belakangan ini menjadi salah satu primadona baru di kalangan pecinta aktivitas fisik di Indonesia. Sebagai olahraga raket yang memadukan elemen dari tenis lapangan dan squash, padel menawarkan dinamika permainan yang cepat, kompetitif, sekaligus sangat menyenangkan. Dimainkan di lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dibandingkan lapangan tenis standar, padel memungkinkan pemain dari berbagai tingkat keahlian, termasuk pemula, untuk dengan cepat beradaptasi dan menikmati permainan. Tidak heran jika banyak orang mulai menjadikan padel sebagai rutinitas olahraga mingguan mereka.

Secara medis, melakukan olahraga dengan intensitas moderat hingga tinggi secara rutin sangat vital untuk menjaga kebugaran sistem kardiovaskular. Padel menuntut pemainnya untuk terus bergerak, merespons arah bola dengan cepat, melompat, dan melakukan pukulan bertenaga. Rangkaian gerakan tubuh secara menyeluruh (full-body workout) ini sangat efektif untuk membakar kalori, memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot inti (core), serta meningkatkan ketajaman refleks saraf. Selain manfaat fisik, padel yang dimainkan secara ganda (doubles) juga mampu melepaskan hormon endorfin yang secara signifikan dapat mengurangi tingkat stres dan memperbaiki kesehatan mental.

Manfaat Olahraga Padel untuk Kesehatan

Berikut berbagai manfaat yang bisa diperoleh jika rutin bermain padel.

1. Menjaga kesehatan jantung

Padel termasuk olahraga aerobik dengan intensitas sedang hingga tinggi. Saat bermain, detak jantung meningkat sehingga jantung bekerja lebih efisien memompa darah ke seluruh tubuh.

Aktivitas ini membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular sekaligus dapat menurunkan risiko penyakit jantung apabila dilakukan secara rutin dan diimbangi gaya hidup sehat.

2. Membakar kalori dan membantu menjaga berat badan

Permainan padel melibatkan banyak gerakan, seperti berlari, berpindah arah, melompat, dan mengayunkan raket. Dalam satu sesi permainan selama sekitar satu jam, seseorang dapat membakar ratusan kalori, tergantung berat badan dan intensitas permainan.

Karena itu, padel dapat menjadi salah satu pilihan olahraga untuk membantu mengontrol berat badan jika dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang.

3. Meningkatkan kekuatan otot

Padel melatih hampir seluruh kelompok otot tubuh. Gerakan berlari memperkuat otot kaki, sedangkan ayunan raket melatih otot bahu, lengan, dada, dan punggung.

Selain itu, otot inti (core muscles) juga bekerja untuk menjaga keseimbangan saat bergerak dan memukul bola.

Kamu Mengalami Cedera Olahraga? Segera Hubungi Dokter Ini untuk tahu pertolongan pertama yang tepat.

4. Melatih keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan

Permainan berlangsung cepat sehingga pemain harus mampu bereaksi terhadap arah datangnya bola dalam waktu singkat. Hal ini membantu meningkatkan:

  • Koordinasi mata dan tangan.
  • Kelincahan tubuh.
  • Kecepatan refleks.
  • Keseimbangan saat bergerak.

Kemampuan tersebut juga bermanfaat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Menyehatkan tulang

Olahraga yang melibatkan gerakan menahan beban tubuh (weight-bearing exercise), seperti padel, dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini berpotensi menurunkan risiko osteoporosis, terutama bila dibarengi dengan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup.

6. Mengurangi stres

Saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Selain itu, karena padel biasanya dimainkan bersama teman atau pasangan, olahraga ini juga dapat meningkatkan interaksi sosial yang berkontribusi terhadap kesehatan mental.

7. Meningkatkan konsentrasi

Pemain harus memperhatikan arah bola, memperkirakan pantulan dari dinding, sekaligus menyusun strategi permainan. Aktivitas tersebut membantu melatih fokus, kemampuan mengambil keputusan, dan konsentrasi.

8. Cocok untuk berbagai usia

Dibandingkan beberapa olahraga raket lainnya, padel cenderung memiliki kurva belajar yang lebih mudah. Lapangan yang lebih kecil membuat pemain tidak perlu berlari sejauh saat bermain tenis sehingga olahraga ini dapat dinikmati oleh orang dewasa, lansia yang masih aktif, hingga remaja dengan kondisi fisik yang baik.

Ini Jenis Olahraga dan Manfaat untuk Kesehatan Tubuh yang bisa kamu coba.

Apakah Padel Aman untuk Pemula?

Ya, padel umumnya aman untuk pemula apabila dimainkan sesuai kemampuan masing-masing. Namun, seperti olahraga lainnya, tetap ada risiko cedera, terutama jika tubuh belum terbiasa melakukan aktivitas fisik.

Beberapa cedera yang dapat terjadi meliputi:

  • Keseleo pergelangan kaki.
  • Cedera lutut.
  • Tennis elbow (epikondilitis lateral).
  • Cedera bahu.
  • Nyeri punggung bawah.
  • Kram otot.

Risiko tersebut dapat dikurangi dengan melakukan pemanasan sebelum bermain, pendinginan setelah selesai, menggunakan sepatu olahraga yang sesuai, serta meningkatkan intensitas latihan secara bertahap.

Tips Bermain Padel dengan Aman

Agar manfaat olahraga padel dapat dirasakan secara optimal, lakukan beberapa tips berikut:

  • Lakukan pemanasan selama 5–10 menit sebelum bermain.
  • Gunakan sepatu khusus padel atau sepatu tenis yang memiliki daya cengkeram baik.
  • Minum air putih yang cukup sebelum, selama, dan setelah bermain.
  • Gunakan teknik memukul yang benar agar mengurangi risiko cedera siku dan bahu.
  • Jangan memaksakan bermain jika sedang mengalami cedera atau kondisi tubuh kurang fit.
  • Lakukan pendinginan dan peregangan setelah selesai bermain.

Layaknya olahraga dengan intensitas pergerakan tinggi lainnya, tenis padel juga membawa risiko kelelahan otot, pegal linu, hingga cedera olahraga ringan seperti keseleo atau kram.

Gerakan memutar dan pengereman tiba-tiba (sudden stop) sangat membebani otot kaki, lutut, pinggang, dan pergelangan tangan. Jika kamu mengalami cedera atau rasa sakit yang intens setelah bermain, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter spesialis agar mendapatkan evaluasi medis yang akurat.

Untuk mendukung rutinitas olahraga ini, kamu perlu mempersiapkan pemulihan tubuh yang baik, mulai dari istirahat cukup, hidrasi, hingga penyediaan perlengkapan P3K. Tidak perlu repot keluar rumah dalam kondisi tubuh yang pegal-pegal, kamu bisa beli obat online di Halodoc, di mana ketersediaan produk sangat lengkap dan terjamin keasliannya.

Pahami juga tentang Apa Itu Cedera? Gejala, Penyebab dan Pengobatannya supaya kamu lebih waspada.

Rekomendasi Produk Pemulihan yang Ampuh

Bermain padel menguras banyak energi dan mengandalkan kontraksi otot-otot besar secara terus-menerus. Untuk mempercepat proses recovery tubuhmu, berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat topikal, pereda nyeri, dan suplemen yang aman untuk digunakan di rumah:

1. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream adalah krim analgesik topikal yang diformulasikan dengan tiga kandungan aktif utama: Methyl salicylate, Eugenol, dan Menthol. Ketiga bahan ini bekerja sinergis sebagai counter-irritant, yaitu dengan memberikan sensasi rasa hangat atau panas yang menembus jaringan kulit luar. Sensasi ini efektif untuk mengalihkan sinyal rasa sakit pada saraf sekaligus melebarkan pembuluh darah lokal, sehingga melancarkan peredaran darah pada otot yang tegang.

Krim ini sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri otot, sendi yang kaku, memar ringan, keseleo, dan pegal linu setelah melakukan aktivitas fisik berat seperti tenis padel, terutama di area paha dan lengan bawah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan krim secukupnya pada bagian otot atau sendi yang terasa sakit.
  • Gosok secara perlahan hingga krim menyerap sepenuhnya.
  • Gunakan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau kulit yang iritasi.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Salonpas Koyo 10 Lembar

Salonpas Koyo merupakan plester pereda nyeri yang mengandung bahan aktif Methyl salicylate, l-Menthol, dan dl-Camphor. Plester ini bekerja secara topikal dengan cara melepaskan bahan aktifnya secara perlahan ke dalam kulit selama ditempelkan. Kandungannya memberikan efek dingin yang menyejukkan pada awalnya, lalu berubah menjadi rasa hangat yang merelaksasi otot dan meredakan peradangan ringan.

Manfaat utamanya adalah kepraktisannya. Koyo ini sangat direkomendasikan untuk ditempelkan pada area punggung bawah (lower back), bahu, atau betis yang kerap terasa kaku akibat postur setengah jongkok saat menunggu bola di lapangan padel.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan dan keringkan area kulit yang terasa sakit.
  • Tempelkan koyo pada area yang bermasalah.
  • Lepaskan plester setelah 8 jam pemakaian.
  • Untuk dewasa dan anak di atas 12 tahun, gunakan tidak lebih dari 3 hingga 4 kali dalam sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Cedera Saat Bermain Tenis Padel
– Lakukan pemanasan dinamis (dynamic stretching) selama 10-15 menit sebelum masuk ke lapangan untuk meningkatkan elastisitas otot dan suhu tubuh.
– Gunakan sepatu yang dirancang khusus untuk tenis atau padel. Sepatu ini memiliki cengkeraman telapak (outsole) yang baik dan penyangga pergelangan kaki untuk mencegah risiko terkilir.
– Pelajari postur dan teknik pukulan yang benar dari pelatih profesional agar pergelangan tangan (wrist) dan siku (elbow) tidak terbebani tumpuan yang salah.

    3. Panadol Biru 500 mg 10 Kaplet

    Panadol Biru mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg. Obat ini tergolong ke dalam kelas analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun panas). Cara kerja paracetamol adalah dengan menghambat produksi senyawa prostaglandin di dalam sistem saraf pusat. Prostaglandin adalah zat kimia tubuh yang memicu respons nyeri dan peradangan.

    Jika rasa pegal linu atau nyeri otot menyebar ke seluruh tubuh dan mulai mengganggu waktu tidurmu setelah pertandingan padel yang intens, Panadol Biru sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri sistemik dengan cepat tanpa menyebabkan iritasi lambung.

    Dosis dan aturan pakai:

    • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari. Jarak minimum antar dosis adalah 4 jam (maksimal 8 kaplet dalam 24 jam).
    • Anak 6-11 tahun: 1/2 hingga 1 kaplet, diminum 3-4 kali sehari.
    • Obat dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

    Obat ini termasuk golongan obat bebas (OTC) yang aman dikonsumsi secara mandiri selama mengikuti petunjuk takaran.

    Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

    Dapatkan Panadol Biru 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

    4. Enervon-C 30 Tablet

    Enervon-C merupakan suplemen multivitamin yang diformulasikan khusus dengan kombinasi Vitamin C (Asam Askorbat) 500 mg, serta kelompok Vitamin B Kompleks yang terdiri dari Vitamin B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Vitamin B kompleks berperan krusial sebagai koenzim dalam proses metabolisme, yang mengubah karbohidrat dan protein dari makanan menjadi energi (ATP).

    Manfaat dari Enervon-C sangat penting bagi penggiat olahraga. Vitamin C bekerja sebagai antioksidan kuat yang menangkal radikal bebas hasil dari stres oksidatif akibat olahraga berintensitas tinggi, sekaligus menjaga sistem imun tubuh agar kamu tidak mudah jatuh sakit. Sementara Vitamin B kompleksnya mencegah tubuh agar tidak merasa lemas berkepanjangan pada keesokan harinya pasca bermain padel.

    Dosis dan aturan pakai:

    • Dewasa: Konsumsi 1 tablet per hari.
    • Sebaiknya diminum bersamaan dengan makanan atau segera setelah makan agar penyerapan vitamin lebih maksimal dan mencegah rasa tidak nyaman di lambung.

    Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan dan vitamin (obat bebas).

    Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

    Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

    Kapan Harus ke Dokter Setelah Olahraga?

    Ada beberapa kondisi yang perlu kamu perhatikan dan menandakan kamu harus segera ke dokter:

    1. Nyeri yang Tidak Kunjung Mereda

    Rasa pegal otot (DOMS – Delayed Onset Muscle Soreness) umumnya wajar terjadi selama 1-3 hari pertama setelah berolahraga. Namun, jika nyeri tajam menusuk pada persendian tidak mereda meskipun sudah beristirahat, mengompres es, dan menggunakan krim pereda nyeri, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah serius seperti robekan ligamen atau tendonitis.

    2. Adanya Pembengkakan Parah dan Sulit Menahan Beban

    Apabila area tungkai kaki, pergelangan tangan, atau lutut mengalami pembengkakan yang cepat, memar biru kemerahan, atau jika kamu sama sekali tidak bisa menopang berat badanmu sendiri saat berjalan, segera temui tenaga medis profesional untuk melakukan rontgen (X-Ray) atau MRI.

    Fisioterapi Kini Bisa di Rumah Pakai Halodoc Homecare

    Apakah kamu baru saja mengalami cedera olahraga, nyeri otot dan sendi, rehabilitasi pascaoperasi, atau muncul gangguan gerak yang mengganggu aktivitas sehari-hari?

    Fisioterapis profesional bersertifikat Halodoc siap datang ke rumah untuk membantu pemulihan .

    Kamu bisa lakukan sesi fisioterapi yang berlangsung sekitar 60 menit, tanpa biaya kunjungan tambahan.

    Layanan ini meliputi:

    • Penanganan cedera akut dan cedera olahraga
    • Rehabilitasi pascaoperasi serta cedera ligamen dan otot
    • Terapi nyeri leher, punggung, pinggang, bahu, lutut, hingga HNP (saraf kejepit)
    • Koreksi postur dan pola gerak
    • Screening risiko cedera sebelum beraktivitas atau berolahraga

    Berikut beberapa keunggulan melakukan fisioterapi di rumah lewat Halodoc:
    ✅ Home service tanpa biaya tambahan
    ✅ Ditangani 100% oleh fisioterapis profesional bersertifikat
    ✅ Protokol kesehatan ketat.
    ✅ Untuk usia 6 tahun ke atas

    Jadwalkan layanan fisioterapi di Halodoc sekarang mulai dari Rp 450.000,- per sesi!

    Kamu bisa order layanan ini melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.

    Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

    Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

    HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

    HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

    Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

    Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga via Halodoc

    Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

    Konsultasi Sekarang

    Referensi:
    Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Overuse injury: How to prevent training injuries.
    British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. Associations of specific types of sports and exercise with all-cause and cardiovascular-disease mortality.
    Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Muscle Sprains and Strains: Causes, Symptoms & Treatments.
    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Physical activity.
    International Padel Federation (FIP). Diakses pada 2026. Padel Rules and Health Benefits.

    FAQ

    1. Apakah tenis padel aman untuk pemula yang belum pernah berolahraga raket?

    Ya, tenis padel dirancang sangat ramah untuk pemula. Raket padel padat tanpa senar, sehingga tidak memerlukan teknik pukulan memantul (sweet spot) yang terlalu rumit. Ukuran lapangan yang lebih kecil dan tertutup kaca juga membuat kontrol bola menjadi lebih mudah diprediksi ketimbang tenis konvensional.

    2. Berapa rata-rata kalori yang dibakar saat bermain padel?

    Jumlah kalori yang dibakar sangat bergantung pada intensitas pertandingan, durasi, dan berat badan pemain. Secara rata-rata, bermain padel secara aktif selama 60 menit dapat membakar sekitar 400 hingga 600 kalori.

    3. Otot tubuh apa saja yang dominan dilatih ketika bermain olahraga ini?

    Padel merupakan olahraga seluruh tubuh (full-body workout). Otot tubuh bagian bawah seperti paha, betis, dan bokong bekerja keras untuk bergerak dan berhenti mendadak. Sementara itu, otot inti (core), dada, bahu, lengan, dan punggung digunakan secara maksimal saat merotasi tubuh untuk melakukan pukulan.

    4. Bagaimana cara mengatasi pegal linu setelah pertama kali bermain padel?

    Pegal linu pasca olahraga bisa diatasi dengan beberapa cara alami seperti mandi air hangat untuk melemaskan otot, melakukan peregangan statis ringan, tidur minimal 7-8 jam, minum air putih yang cukup, serta mengaplikasikan krim pereda nyeri otot di area yang terasa paling tegang.