5 Nutrisi Wajib Untuk Ibu Hamil yang Menjalani Puasa
“Nutrisi untuk ibu hamil saat puasa perlu dilengkapi agar ibadah dapat berjalan dengan lancar. Karbohidrat, protein, kalsium, asam folat, dan zat besi jadi asupan yang perlu dipenuhi.”

Halodoc, Jakarta – Dalam ajaran agama Islam, wanita hamil dan menyusui tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Bagi yang berhalangan karena hamil dan menyusui, mereka dapat menggantinya di kemudian hari atau dengan membayar fidyah (sumbangan) bagi orang tidak mampu.




Meski tidak diwajibkan, bumil boleh-boleh saja kok menjalani ibadah puasa bila menginginkannya. Namun, dengan catatan ketika kehamilannya dinyatakan sehat oleh dokter. Di samping itu, bumil tetap harus memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi, agar asupan untuk janin dalam kandungan tercukupi dengan baik. Lantas, apa saja nutrisi untuk ibu hamil yang ingin berpuasa?
Nutrisi untuk Ibu Hamil yang Ingin Berpuasa
Agar ibadah puasa dapat berjalan dengan lancar, berikut ini nutrisi untuk ibu hamil yang wajib dipenuhi:
1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan zat penghasil kalori. Beberapa makanan tinggi karbohidrat yang bisa dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa, seperti jagung, umbi-umbian, kentang, dan oatmeal. Namun, sebaiknya jangan berlebihan, karena meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, atau kerusakan gigi.
2. Protein
Nutrisi untuk ibu hamil selanjutnya adalah protein. Ibu hamil membutuhkan 85 gram protein setiap harinya. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi, seperti telur, almond, dada ayam, gandum, keju, dan susu. Selain itu, ibu juga bisa mengonsumsi buah, seperti jambu, kurma, nangka, jeruk, dan pisang.
3. Kalsium
Kalsium menjadi nutrisi untuk ibu hamil selanjutnya. Selain mengonsumsi susu, ibu juga bisa mengonsumsi brokoli. Dalam 50 gram brokoli mengandung sebanyak 30 miligram kalsium. Ibu bisa menjadikan brokoli sebagai sayuran utama saat berbuka atau sebagai camilan saat malam hari.
4. Asam Folat
Asam folat atau vitamin B9 sangat penting untuk menunjang kesehatan janin dan menurunkan risiko bayi lahir prematur. Selain dari vitamin, ibu hamil bisa memenuhi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi seafood, telur, atau biji-bijian seperti jagung dan gandum.
5. Zat Besi
Nutrisi untuk ibu hamil yang terakhir adalah zat besi. Asupannya harus dipenuhi agar ibu hamil terhindar dari anemia. Makanan yang direkomendasikan adalah sayuran seperti bayam atau brokoli. Selain itu, ibu juga bisa mengganti nasi dengan quinoa. Dalam 185 gram quinoa mengandung 2,8 miligram zat besi.
Tips Berpuasa untuk Ibu Hamil
Ibu hamil yang mengidap diabetes atau penyakit yang memengaruhi kadar gula darah tidak disarankan untuk berpuasa. Pasalnya, puasa dapat mempengaruhi kadar gula darah dan memicu dehidrasi. Bagi ibu hamil yang sehat dan diperbolehkan berpuasa, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Penuhi asupan cairan tubuh. Jika cuaca sedang panas, tidak disarankan untuk bepergian.
- Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi saat berbuka puasa, seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan.
- Cobalah konsumsi camilan setelah berbuka. Hindari konsumsi makanan tinggi lemak atau garam.
- Jika ada sanak saudara yang berpuasa saat hamil, mintalah tips dan saran pada mereka.
- Jangan melakukan pekerjaan berat dan melelahkan. Tidak disarankan untuk berjalan jauh dan membawa barang berat.
Jika ibu mengalami kendala atau gangguan kesehatan saat melakukannya, disarankan untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat. Ibu juga bisa mengakses informasi kesehatan lainnya seputar kehamilan dan pola hidup yang disarankan dengan download Halodoc sekarang juga!
Referensi:


