6 Cara Atasi Masalah Rambut Berminyak bagi Hijabers
“Masalah rambut berminyak pada hijabers sebenarnya dapat diatasi dengan mudah. Misalnya dengan rutin mencuci rambut, dan memilih hijab dengan bahan yang menyerap keringat.”

Halodoc, Jakarta – Rambut berminyak harus diatasi dengan cara yang tepat. Terlebih jika kamu seorang hijaber, ada beberapa hal penting terkait rambut yang perlu diperhatikan. Termasuk memilih hijab dengan bahan yang tepat.





Sebenarnya, rambut berminyak adalah keluhan umum pada wanita berhijab. Dengan hijab yang selalu menutupi kepala, rambut lebih mudah mengalami masalah yang disebabkan oleh keringat dan minyak berlebih akibat panasnya suhu udara di kepala.
Tips Atasi Rambut Berminyak untuk Hijabers
Jika kamu termasuk hijabers yang bermasalah dengan rambut berminyak, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba:
1. Rutin Cuci Rambut
Sangat penting untuk rutin mencuci rambut saat memakai hijab, karena biasanya rambut lebih mudah berkeringat dan lepek. Terkadang, rambut berminyak disebabkan oleh minyak berlebih yang tidak dihilangkan dengan benar. Beberapa orang dengan rambut berminyak mungkin perlu keramas setiap hari.
Sampo dapat membantu menghilangkan minyak berlebih. Ini juga akan menghilangkan produk rambut berlebih dan kotoran lain yang menumpuk di kulit kepala dan menyebabkan rambut terlihat dan terasa berminyak.
Namun, pastikan juga untuk tidak mencuci rambut terlalu sering, ya. Terlalu sering keramas dapat menghilangkan minyak alami rambut, menyebabkan rambut memproduksi lebih banyak minyak.
Karena tubuh setiap orang berbeda, kebutuhan cuci rambutnya pun bisa berbeda. Jadi, cobalah temukan sendiri, seberapa sering rambut kamu perlu dicuci, ya.
2. Biarkan Rambut Bernapas
Jika kamu mengenakan hijab sepanjang hari, kemungkinan rambut akan terbungkus atau diikat dengan kencang, sehingga waktu untuk “bernapas” jauh lebih sedikit.
Hal ini dapat menyebabkan rambut berminyak, lho. Jadi, cobalah untuk membiarkan rambut bernapas setiap beberapa jam sehari. Bernapas dalam hal ini berarti biarkan rambut terurai dan terkena udara.
3. Keringkan Rambut sebelum Memakai Hijab
Pastikan kamu selalu mengeringkan rambut secara menyeluruh sebelum melanjutkan mengenakan hijab. Jika rambut basah diikat dan dibungkus dengan hijab, ini meningkatkan kemungkinan kerusakan rambut.
Saat diikat, rambut basah sering kali menghilangkan minyak alami dan merusak akar rambut. Selain itu, rambut basah yang ditutup hijab juga dapat menyebabkan gatal, lepek, dan bau tidak sedap.
4. Pilih Hijab yang Nyaman
Untuk menghindari rambut berminyak, bahan hijab yang dipilih harus memungkinkan rambut untuk bernapas dengan mudah. Pilihlah hijab berbahan sutra, katun, dan satin karena membuat rambut bisa bernapas dan terjaga kelembapannya.
Mengikuti semua tren hijab terbaru boleh saja. Namun, jangan membabi buta membeli bahan hijab yang akan menambah kesengsaraan rambut. Jilbab adalah mahkota bagi pada hijabers, tetapi jangan sampai membuat rambut jadi rusak, ya.
5. Jangan Terlalu Ketat Mengikat Rambut
Mengikat rambut adalah cara agar rambut tidak berantakan. Namun jika kamu mengikat rambut terlalu kencang setiap hari maka bisa memicu kerontokan pada rambut. Jadi sebaiknya, gunakan ikat rambut yang tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar agar nyaman.
6. Jangan Lupa Bersihkan Sisir
Sisir rambut bermanfaat untuk merapikan, sekaligus mengangkat produk, kulit mati, dan kotoran lainnya dari rambut. Jika sisir tidak dibersihkan, kotoran dan minyak akan menyebar ke seluruh rambut saat digunakan lagi.
Hal ini bisa membuat rambut yang baru dicuci langsung terlihat kotor dan berminyak kembali. Jadi, jangan sampai lupa untuk membersihkan sisir secara rutin, ya.
Nah, itulah beberapa tips mengatasi rambut berminyak bagi hijabers. Intinya, meski tidak terlihat, hijabers tetap perlu melakukan perawatan untuk rambut. Rambut yang berminyak dapat mendatangkan berbagai masalah lain yang memicu ketidaknyamanan, misalnya ketombe.
Jika kamu memiliki masalah rambut lainnya, segera download Halodoc untuk membicarakannya pada dokter, ya.


