• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Mengatasi Kucing Himalaya yang Sulit Makan

6 Cara Mengatasi Kucing Himalaya yang Sulit Makan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
6 Cara Mengatasi Kucing Himalaya yang Sulit Makan

 “Cara mengatasi kucing yang sulit makan dengan mengetahui dulu penyebab yang mendasarinya. Apakah karena penyakit, lingkungan baru, atau kedatangan anggota keluarga baru. Melakukan perubahan secara perlahan melalui jenis makanan membantu mengatasi kondisi ini. Kamu bisa mengombinasikan makanan, atau mengganti jenis makanannya secara perkala untuk meningkatkan kembali nafsu makannya.”

Halodoc, Jakarta – Sama seperti manusia, ketika hewan peliharaan sulit makan bisa berdampak pada kesehatannya secara keseluruhan. Ketika hewan peliharaan tidak menerima asupan makanan yang cukup, termasuk kucing Himalaya, ia akan mengandalkan cadangan lemak sebagai sumber energi. 

Sebelum lemak dapat digunakan sebagai bahan bakar, lemak tersebut harus diproses oleh hati. Langkah ini membutuhkan pasokan protein yang cukup. Dengan penurunan berat badan yang cepat pada kucing karena sulit makan, persediaan protein segera habis dan hati menjadi kewalahan oleh semua lemak. 

Baca juga: Ketahui Seluk-Beluk Merawat Anak Kucing

Hal ini menyebabkan kondisi berbahaya yang dikenal sebagai lipidosis hati, yang bisa menyebabkan gagal hati. Bagaimana cara mengatasi kucing Himalaya yang sulit makan? Baca selengkapnya di sini!

Perubahan Jenis Makanan

Hilangnya nafsu makan pada kucing sering kali menunjukkan tanda suatu penyakit. Kamu harus berkonsultasi dengan dokter hewan segera setelah melihat perubahan dalam kebiasaan makan kucing.

Semakin cepat kamu tanggap terhadap masalah ini, maka semakin cepat pula penanganan diberikan terhadap kondisi kucingmu. Berikut ini beberapa cara mengatasi kucing yang sulit makan, yaitu:

1. Perubahan Jenis dan Konsistensi Makanan

Jika penyakit adalah alasan kenapa kucing sulit makan, dokter akan merekomendasikan perubahan jenis makanan atau konsistensi makanan. 

Baca juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Kucing Peliharaan

2. Memberikan Obat

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin meresepkan obat-obatan yang bertindak sebagai stimulan nafsu makan atau merekomendasikan pemberian makanan hewan dengan spuit pada kucing.

Penempatan selang makanan untuk memastikan nutrisi yang cukup terkadang jadi pilihan untuk mengatasi kucing yang sulit makan. Tindakan ini dilakukan apabila kucing peliharaanmu mengidap penyakit tertentu atau menolak makan sama sekali.

3. Pemberian Makanan Kaleng

Ketika ternyata kucingmu sehat-sehat saja dalam arti tidak ada penyakit, mungkin kamu perlu mengubah jenis makanannya. Coba perhatikan pola makan kucing, serta jenis makanan apa yang biasanya sangat lahap dimakan olehnya.  

Jika kamu temukan kalau makanan tertentu, seperti hati atau tuna kaleng, dapat bertindak sebagai stimulan nafsu makan cobalah untuk memberikan jenis makanan itu. Ingatlah untuk hanya menawarkan makanan ini dalam jumlah kecil. Jumlah besar bisa membahayakan hewan peliharaan dan menyebabkan kekurangan atau kelebihan vitamin tertentu.

Baca juga: Hati-Hati Bahaya Bulu Kucing pada Kesehatan

4. Memasak Makanan Spesial

Alih-alih mengandalkan makanan yang sudah ada, memasak makanan atau mencampurkan minyak ikan, (pastikan tidak mengandung bawang, yang beracun bagi kucing), atau telur yang dimasak dapat menarik perhatian kucing untuk memakannya. Jika kucing masih tidak mau makan, ambil makanannya dan berikan makanan segar di kemudian hari. 

5. Kombinasi Makanan

Jika kucing pernah makan makanan manusia yang disukainya, pastikan untuk hewan peliharaan makan makanan favoritnya itu tapi campurkan dengan makanan kucing. Seiring waktu, kamu harus mengubah rasio antara makanan kucing dan makanan kesenangannya tersebut sampai porsi makanannya didominasi makanan kucing. 

6. Memvariasikan Makanan

Banyak ahli merekomendasikan untuk mengubah pola makan kucing antara merek satu dengan merek lainnya setidaknya dua hingga empat kali setahun. Praktik ini membantu mengurangi kerewelan dan meminimalkan perkembangan alergi makanan dan masalah usus pada hewan peliharaan.

Sebenarnya mengatasi kucing yang ogah makan harus diketahui dulu penyebabnya. Tak jarang situasi bisa membuat kucing malas makan. Misalnya lingkungan baru, kembali dari traveling, serta anggota keluarga baru (kelahiran anak atau ada orang baru yang tinggal di rumah). 

Segera kontak dokter hewan di Halodoc jika kamu kesulitan menemukan penyebab kenapa kucing peliharaanmu sulit makan.

Referensi:
Pets.WebMD. Diakses pada 2021. What to Do When Your Cat Won’t Eat
Animal Health Clinic. Diakses pada 2021. Your Himalayan Caring for Your Feline Companion Himalayans: What a Unique Breed!