• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

7 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Vaksinasi adalah tindakan pemberian vaksin baik dengan proses disuntikkan maupun diteteskan pada mulut. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produksi antibodi agar dapat menangkal penyakit-penyakit tertentu. Proses vaksinasi hanya bisa dilakukan oleh tim medis pada rumah sakit.

Baca juga: Orang Dewasa Tidak Vaksin DPT, Ini Bahayanya

Metode pemberian vaksin pada tiap orang juga berbeda, tergantung usia pemberian dan jenis vaksin apa yang diterima oleh seseorang. Pemberian vaksin terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus penyebab penyakit. Selama ini pemberian vaksin dan imunisasi seringnya difokuskan pada bayi dan balita. Ternyata, orang dewasa pun perlu divaksin.

Vaksin yang Dibutuhkan Oleh Orang Dewasa

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, pada bayi, sebaiknya pemberian vaksinasi dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini dapat membuat bayi terhindar dari gangguan penyakit. Namun, tidak hanya bayi, orang dewasa membutuhkan vaksinasi untuk menjaga kesehatan agar tetap optimal.

  1. Vaksin Influenza

Di musim penghujan, influenza atau flu adalah penyakit yang paling banyak menyerang. Influenza merupakan penyakit yang terjadi karena adanya infeksi virus di seputar saluran pernapasan. Pemberian vaksin influenza berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.

Dilansir dari World Health Organization, pemberian vaksin influenza menjadi salah satu cara pencegahan influenza yang paling efektif. Pemberian vaksin dilakukan satu tahun sekali sehingga efektif mencegah serangan maupun penularan flu.

2. Pneumonia

Pemberian vaksin ini bertujuan menurunkan risiko penyakit pneumonia, yaitu penyakit radang paru yang dipicu oleh bakteri Streptococcus. Biasanya bagian yang diserang penyakit ini adalah saluran napas bagian bawah. Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah biasanya lebih mudah terserang penyakit ini.

Penularan pneumonia terjadi lewat udara, seperti saat batk, bersin bahkan bicara. Dilansir dari Web MD, ada dua jenis vaksin pneumonia, jika kamu memiliki usia di atas 65 tahun dan kamu membutuhkan kedua jenis vaksin pneumonia ini.

Baca juga: Vaksin Sebabkan Bayi Autis, Benarkah?

3. Hepatitis A dan Hepatitis B

Orang dewasa perlu mendapatkan perlindungan vaksin hepatitis A dan hepatitis B. Hepatitis A penting diberikan pada orang-orang yang bekerja di  tempat penyajian makanan, seperti restoran.

Pasalnya penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis A yang disebarkan oleh kotoran pengidap dan biasanya melalui makanan. Kamu disarankan untuk rutin melakukan vaksinasi hepatitis A.

Sementara hepatitis B merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Infeksi virus ini bisa menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Kondisi ini bisa berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati.

4. HPV

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, pemberian vaksin HPV bertujuan untuk menghindari serangan dari virus human papillomavirus (HPV). Virus ini adalah penyebab utama terjadinya kanker serviks pada wanita dan kutil kelamin pada pria maupun wanita.

Saat remaja atau anak-anak adalah waktu terbaik untuk memberikan vaksin ini. Pasalnya vaksin HPV efektif bekerja jika diberikan sebelum seseorang aktif berhubungan seksual. Jika kamu masih belum mendapatkannya, penting untuk segera melakukan vaksinasi HPV.

5. Tetanus, Difteri, dan Pertusis

Orang dewasa perlu divaksin untuk menghindari penularan penyakit tetanus, difteri dan pertusis alias batuk rejan. Biasanya paket vaksin ini sudah diberikan jika seorang anak aktif imunisasis sejak balita.

Dilansir dari Web MD, jika kamu memasuki usia 64 tahun dan belum menerima vaksin jenis ini selama 10 tahun belakangan, sebaiknya lakukan vaksin agar kamu terhindaar dari beberapa jenis penyakit.

6. Vaksin cacar

Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit cacar air. Penyabab dari penyakit ini adalah virus varicella zoster. Biasanya vaksin cacar juga masuk dalam paket imunisasi yang diberikan saat balita. Jika kamu belum mendapatkannya, biasanya dokter akan menganjurkan dosis yang berbeda.

7. Measles, Mumps, dan Rubella (MMR)

Mencegah penyakit measles atau campak, mumps atau gondong, dan rubella atau campak Jerman dilakukan dengan pemberian vaksin MMR. Tidak hanya orang dewasa, anak kecil juga dianjurkan untuk mendapat vaksin ini.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Difteri Mematikan

Itulah vaksin yang dapat diterima oleh orang dewasa. Jangan ragu untuk kunjungi rumah sakit terdekat ketika kamu melakukan perjalanan menuju salah satu lokasi yang menjadi wabah penyakit. Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc sekarang juga!

 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. What Is The Vaccine Schedule for Adults?
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Human Pappilomavirus
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Vaccines for Your Children
World Health Organization. Diakses pada 2020. Influenza Vaccines
World Health Organization. Diakses pada 2020. Hepatitis A