
7 Manfaat Terong Ungu untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Bantu Jaga Kesehatan Jantung
“Terong ungu punya senyawa fenolik dan alkaloid yang bisa membantu mengatasi sindrom metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.”

DAFTAR ISI
- Kandungan Nutrisi dalam Terong
- Manfaat Terong untuk Kesehatan Tubuh
- Cara Sehat Mengolah Terong
- Studi Terkait
- FAQ
Terong atau Solanum melongena adalah salah satu jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia. Dikenal dengan teksturnya yang lembut dan kemampuannya menyerap rasa bumbu dengan baik, terong sering kali menjadi primadona dalam berbagai masakan tradisional, mulai dari balado hingga lodeh. Namun, di balik kelezatannya, terong menyimpan segudang nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh yang mungkin belum banyak kamu sadari.
Secara botanis, terong sebenarnya termasuk dalam kategori buah-buahan karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung biji. Namun, dalam dunia kuliner, ia tetap diklasifikasikan sebagai sayuran. Terong tersedia dalam berbagai varietas, mulai dari yang berwarna ungu gelap, hijau, hingga putih, dengan bentuk yang beragam pula, ada yang lonjong besar hingga bulat kecil seperti leunca.
Penting bagi kamu untuk memahami manfaat terong lebih dalam, karena sayuran ini mengandung antioksidan kuat bernama nasunin, serat yang tinggi, serta berbagai vitamin dan mineral esensial. Mengonsumsi terong secara rutin dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mendukung fungsi organ vital seperti jantung dan otak.
Nah, mau tahu apa saja pilihan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh sayuran berwarna ungu ini? Berikut ulasannya!
Kandungan Nutrisi dalam Terong
Sebelum membahas manfaatnya secara spesifik, ada baiknya kita membedah apa saja yang terkandung di dalam satu buah terong. Terong adalah makanan rendah kalori namun padat nutrisi. Dalam sekitar 100 gram terong mentah, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut:
- Kalori: 25 kkal
- Serat: 3 gram
- Protein: 1 gram
- Mangan: 10% dari kebutuhan harian (RDI)
- Folat: 5% dari RDI
- Kalium: 5% dari RDI
- Vitamin K: 4% dari RDI
- Vitamin C: 3% dari RDI
Selain nutrisi di atas, terong juga kaya akan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan, terutama antosianin pada kulit terong yang memberikan warna ungu khas.
Manfaat Terong untuk Kesehatan Tubuh
Berdasarkan kandungan gizinya, berikut adalah beberapa manfaat utama terong bagi kesehatan kamu:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Terong mengandung serat, kalium, vitamin C, dan vitamin B6 yang semuanya mendukung kesehatan jantung. Antosianin dalam terong juga diketahui dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Senyawa ini membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi kekakuan pada arteri.
2. Mengontrol Kadar Gula Darah
Bagi kamu yang perlu menjaga kadar gula darah, terong adalah pilihan yang sangat baik. Kandungan seratnya yang tinggi memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula di dalam tubuh. Penyerapan yang lebih lambat ini mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Selain itu, polifenol dalam terong dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin.
3. Membantu Menurunkan Berat Badan
Karena rendah kalori dan tinggi serat, terong sangat cocok dimasukkan ke dalam menu diet penurunan berat badan. Serat akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk ngemil makanan berkalori tinggi dapat berkurang.
Tips Mengonsumsi Terong untuk Diet
- Hindari menggoreng terong dengan banyak minyak karena teksturnya yang seperti spons akan menyerap minyak dalam jumlah besar.
- Pilih metode panggang atau kukus untuk menjaga kalori tetap rendah.
- Sertakan kulitnya saat memasak karena di sanalah letak sebagian besar antioksidan dan serat.
4. Melindungi Fungsi Otak
Antioksidan nasunin yang ditemukan pada kulit terong terbukti secara ilmiah dapat melindungi membran sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Nasunin juga membantu memperlancar aliran darah ke otak, yang sangat penting untuk menjaga daya ingat dan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
5. Mencegah Penyakit Kanker
Terong mengandung senyawa SRGs (solasodine rhamnosyl glycosides) yang dalam beberapa penelitian laboratorium menunjukkan potensi dalam membunuh sel kanker. Selain itu, kandungan polifenol dalam terong memiliki efek anti-kanker dengan cara mencegah pertumbuhan tumor dan penyebaran sel kanker.
6. Menjaga Kesehatan Mata
Terong mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin. Keduanya berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan membantu mencegah degenerasi makula terkait usia, yang merupakan penyebab utama gangguan penglihatan pada lansia.
7. Mendukung Kesehatan Tulang
Kandungan mangan dalam terong sangat baik untuk kepadatan tulang. Mangan bekerja sama dengan nutrisi lain seperti kalsium dan vitamin D untuk menjaga struktur tulang tetap kuat dan mencegah risiko osteoporosis.
Cara Sehat Mengolah Terong
Cara mengolah sangat menentukan apakah kamu akan mendapatkan manfaat terong secara maksimal atau justru menambah beban lemak bagi tubuh. Banyak orang Indonesia terbiasa mengonsumsi terong goreng (terong penyet), namun perlu diingat bahwa terong sangat mudah menyerap minyak.
Untuk alternatif yang lebih sehat, kamu bisa mencoba teknik roasting (panggang oven) dengan sedikit olesan minyak zaitun, mengukusnya, atau memasukkannya ke dalam sup. Jangan lupa untuk tetap mencuci bersih terong sebelum dimasak untuk menghilangkan sisa pestisida atau kotoran yang menempel pada kulitnya.
Studi Mengenai Manfaat Terong
Food & Function Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi sayuran kaya antosianin seperti terong secara signifikan berhubungan dengan penurunan risiko serangan jantung. Antioksidan ini bekerja dengan cara meningkatkan fungsi lapisan pembuluh darah (endotel) dan mengurangi peradangan sistemik dalam tubuh.
Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak terong dapat membantu menghambat enzim yang bertanggung jawab atas penyerapan glukosa, yang mengonfirmasi peran tradisional terong dalam manajemen diabetes tipe 2 di beberapa budaya medis kuno.
FAQ
1. Apakah penderita asam urat boleh makan terong?
Ya, terong termasuk sayuran rendah purin, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita asam urat dalam jumlah yang wajar. Justru kandungan air dan seratnya dapat membantu proses metabolisme tubuh tetap lancar.
2. Apakah kulit terong harus dikupas?
Sebaiknya jangan dikupas. Bagian kulit terong mengandung konsentrasi antioksidan nasunin dan serat yang paling tinggi. Jika dikupas, kamu akan kehilangan sebagian besar manfaat utamanya.
3. Kenapa terong terkadang terasa pahit?
Rasa pahit pada terong berasal dari senyawa alkaloid. Kamu bisa mengurangi rasa pahit ini dengan menaburkan sedikit garam pada irisan terong, diamkan selama 20 menit, lalu bilas dengan air sebelum dimasak.
4. Apakah terong mengandung nikotin?
Terong memang mengandung sedikit nikotin secara alami, sama seperti tomat dan kentang. Namun, jumlahnya sangat kecil sehingga tidak akan memberikan efek kecanduan atau dampak kesehatan seperti rokok.
Demikian ulasan mengenai berbagai manfaat terong untuk kesehatan. Dengan mengonsumsinya secara bijak dan cara pengolahan yang tepat, terong bisa menjadi investasi kesehatan yang murah dan mudah didapat. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau alergi terhadap keluarga tanaman nightshade, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli gizi.
Jika kamu mengalami keluhan kesehatan yang tidak kunjung membaik setelah mencoba berbagai pola makan sehat, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Untuk menjaga daya tahan tubuh dan memenuhi kebutuhan mikronutrisi harian, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2024. 7 Surprising Health Benefits of Eggplants.
Medical News Today. Diakses pada 2024. Eggplant health benefits and tasty tips.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Health Benefits of Eggplant.
WebMD. Diakses pada 2024. Health Benefits of Eggplant.
Punya Keluhan Kesehatan Setelah Mengonsumsi Terong? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


