• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Penyakit yang Umum Ditemukan di Klinik Geriatri

7 Penyakit yang Umum Ditemukan di Klinik Geriatri

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Orang-orang yang sudah lanjut usia atau lansia lebih rentan mengalami kesehatan kronis dibandingkan yang lainnya. Hal ini karena proses penuaan membuat fungsi berbagai organ menurun dan sistem kekebalan tubuh pun melemah. Namun, orang lanjut usia memiliki kebutuhan perawatan khusus yang berbeda dengan orang dewasa pada umumnya.

Pasalnya, lansia biasanya memiliki masalah kesehatan yang lebih dari satu. Sedangkan perawatan untuk mengatasi satu masalah kadang-kadang dapat memengaruhi aspek lain dari kesehatan mereka dan memperburuk kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Itulah perawatan untuk lansia lebih rumit dan oleh karenanya, peran dokter geriatri dibutuhkan untuk menangani kondisi yang kompleks ini.

Peran Dokter Geriatri

Dokter geriatri bertugas menjaga kesehatan lansia dengan cara mencegah penyakit sekaligus membantu mengatasi masalah kesehatan yang timbul. Dalam melakukan tugasnya tersebut, dokter geriatri dibantu oleh tim medis, termasuk perawat, ahli farmasi, ahli gizi, terapis dan psikiater yang terlatih khusus untuk membantu lansia.

Berbagai macam kondisi dan penyakit yang dialami lansia tidak jarang menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti daya ingat menurun, kesulitan menahan buang air, dan tubuh semakin lemah. Akibatnya, mereka mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, mandi dan berpakaian.

Di klinik geriatri, dokter geriatri dan timnya tidak hanya dapat membantu mengatasi penyakit yang diidap lansia, namun juga merencanakan perawatan yang tepat, hingga bekerja sama dengan keluarga atau perawat untuk lansia untuk mengelola kesehatan lansia secara keseluruhan.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Geriatri

Beberapa Penyakit yang Biasanya Menyerang Lansia

Berikut ini penyakit yang biasanya menyerang lansia dan dapat diobati di klinik geriatri:

1.Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit progresif yang memengaruhi memori dan fungsi mental penting lainnya. Penyakit ini adalah penyebab paling umum dari demensia, yaitu sekelompok gangguan otak yang mengakibatkan hilangnya keterampilan intelektual dan sosial.

Penyakit Alzheimer memberikan dampak yang cukup parah sehingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari lansia yang mengidapnya. Penyakit tersebut menyebabkan penurunan yang stabil dalam memori dan fungsi mental.

2.Demensia

Tidak sedikit lansia yang berusia 60 tahun ke atas yang mengalami demensia. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan ingatan, berpikir, berbicara dan tingkah laku yang memengaruhi fungsi pengidap untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

3.Penyakit Jantung

Orang yang berusia 65 tahun ke atas berisiko lebih tinggi daripada orang yang lebih muda untuk mengalami serangan jantung, stroke, atau berkembang menjadi penyakit jantung koroner dan gagal jantung. Penuaan bisa menyebabkan perubahan pada jantung dan pembuluh darah.

Faktor-faktor, seperti hipertensi dan kolesterol tinggi juga turut berkontribusi terhadap penyakit jantung yang dialami lansia. Oleh karena itu, kondisi ini perlu mendapatkan penanganan dan pemantauan dari dokter geriatri.

4.Arthritis

Arthritis atau radang sendi menyerang hampir sebagian besar lansia yang berusia 65 tahun ke atas dan menyebabkan mereka tidak bisa beraktivitas dengan baik. Dokter geriatri dapat membantu mengatasi kondisi tersebut dan mengatur gaya hidup lansia agar mereka bisa beraktivitas normal meskipun mengidap arthritis.

5.Osteoporosis

Osteoporosis menjadi salah satu penyakit yang sering menyerang lansia, mulai usia 50 tahun ke atas. Hal itu karena seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang juga semakin berkurang. Osteoporosis pada lansia harus ditangani dengan baik, karena tulang yang mudah patah dapat membahayakan keselamatan mereka.

Baca juga: Ini Alasan Lansia Sering Kena Osteoporosis

6.Diabetes

Di kalangan lansia, diabetes tipe 2 merupakan masalah kesehatan yang umum. Lansia juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi terkait diabetes dan lebih sulit ditangani. Oleh karena itu, peran dokter geriatri diperlukan untuk membantu merencanakan perawatan yang tepat agar kadar gula darah lansia dapat tetap terkontrol.

7.Kanker

Risiko kanker meningkat seiring pertambahan usia. Dilansir dari Northern Clinics of Istanbul, 60 persen dari semua kasus kanker dan 70 persen kematian terkait kanker terjadi pada pasien yang berusia 65 tahun ke atas. Dokter geriatri berperan dalam pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan kanker. Dokter geriatri juga membantu meningkatkan kualitas hidup bagi pengidap kanker yang sulit ditangani.

Baca juga: Tanda Saatnya Ajak Orangtua Mengunjungi Geriatri

Itulah penyakit lansia yang umum ditemukan di klinik geriatri. Bila orangtua tersayang mengalami masalah kesehatan tertentu, coba bicarakan saja pada dokter Halodoc.

Melalui Voice/Video Call dan Chat, dokter dapat membantu memberi saran kesehatan ataupun rujukan dokter spesialis yang tepat. Yuk, download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Daily Caring. Diakses pada 2020. What Does A Geriatric Doctor Do? How Seniors Can Benefit From A Specialist.
National Institute on Aging. Diakses pada 2020. Heart Health and Aging.
Diabetes. Diakses pada 2020. Diabetes and the Elderly.
Northern Clinics of Istanbul. Diakses pada 2020. Cancer in Elderly.