Ad Placeholder Image

7 Penyebab Kenapa Kepala Sering Pusing dan Cara Mengatasinya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   09 Maret 2026

Sering sakit atau pusing bisa disebabkan karena dehidrasi, kadar gula darah rendah, hingga stres.

7 Penyebab Kenapa Kepala Sering Pusing dan Cara Mengatasinya7 Penyebab Kenapa Kepala Sering Pusing dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Sakit kepala atau pusing adalah keluhan umum yang sering dialami oleh banyak orang. Intensitas dan frekuensi sakit kepala bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan dari jarang hingga sering. 

Nah, jika mau termasuk orang yang sering mengalami pusing, penting untuk mengetahui penyebabnya agar dapat mengambil langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat.

Mau tahu kenapa kepala sering pusing? Berikut penyebab dan cara mengatasinya!

Penyebab Kepala Sering Pusing dan Cara Mengatasinya

Ada beberapa hal yang dapat memicu kepala sering pusing atau sakit, di antaranya:

1. Kurangnya cairan atau dehidrasi

Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, yang menjadi salah satu penyebab utama sakit kepala atau pusing.

Otak membutuhkan cairan yang cukup untuk berfungsi dengan baik, dan ketika tubuh kekurangan cairan, tekanan dalam pembuluh darah otak dapat berubah, sehingga menyebabkan sakit kepala.

Cara mengatasinya: Kamu harus memenuhi kebutuhan cairan tubuh, kira-kira 2-3 liter perharinya. Hindari minuman berkafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Kamu alami sakit kepala saat berpuasa? Ini 5 Pilihan Obat Bebas Tanpa Resep Dokter untuk Sakit Kepala. 

2. Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah

Kurangnya asupan gula dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kadar gula darah menurun. Kondisi ini dapat mengurangi suplai energi ke otak dan memicu sakit kepala.

Di sisi lain, hipoglikemia juga dapat menyebabkan pusing, lemas, dan gangguan konsentrasi.

Cara mengatasinya: Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum, agar kadar gula darah tetap stabil dan tubuh memiliki cadangan energi yang cukup sepanjang hari.

3. Konsumsi kafein berlebih

Kenapa kepala sering pusing? Kondisi ini juga bisa disebabkan akibat konsumsi kafein berlebihan, yang memperburuk dehidrasi dan meningkatkan risiko pusing dan sakit kepala. Selain itu, kafein juga bisa mengganggu pola tidur, menyebabkan insomnia, serta memperburuk kelelahan.

Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kafein setiap hari, penghentian tiba-tiba selama puasa dapat memicu efek withdrawal. Contohnya seperti sakit kepala, gangguan suasana hati, kecemasan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Cara mengatasinya: Kurangi asupan kafein, pilih alternatif minuman yang lebih sehat seperti air putih atau jus buah untuk menjaga hidrasi dan mengurangi risiko sakit kepala.

4. Kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher dan kepala, yang berujung pada pusing, sakit kepala, serta gangguan konsentrasi.

Cara mengatasinya: Buat jadwal tidur yang teratur, lakukan rutinitas santai sebelum tidur (seperti membaca buku), hindari konsumsi kafein sebelum tidur, pastikan kondisi kamar nyaman agar dapat tidur dengan nyenyak dan berkualitas. 

5. Perubahan pola makan

Perubahan pola makan atau makan tidak teratur bisa memengaruhi lonjakan dan penurunan kadar gula secara tiba-tiba, serta mengganggu hormon dalam tubuh yang dapat memicu sakit kepala. 

Cara mengatasinya: Makan dalam porsi yang cukup dan teratur. Konsumsi makanan bergizi seimbang, serta pilih makanan yang kaya nutrisi, tinggi serat, dan rendah gula agar energi tetap stabil.

6. Stres dan kecemasan

Kenapa kepala sering pusing? Ternyata stres atau kecemasan baik karena pekerjaan ataupun hal lainnya dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala.

Stres menyebabkan otot di sekitar kepala dan leher menegang, yang akhirnya memicu rasa nyeri. Selain itu, tingkat kortisol yang tinggi akibat stres juga bisa memicu ketidakseimbangan hormon dan mempengaruhi kadar gula darah.

Cara mengatasinya: Lakukan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi ringan, atau peregangan untuk mengurangi ketegangan pada tubuh. Selain itu, kamu juga perlu memastikan tubuh mendapat istirahat yang cukup setiap harinya. 

Cari tahu juga, Sakit Kepala Berkepanjangan, Apakah Berbahaya?

7. Suhu panas dan kurangnya oksigen

Berada terlalu lama di bawah sinar matahari atau di ruangan yang pengap dapat membuat kepala pusing, terutama akibat kurangnya asupan oksigen ke otak.

Kondisi ini dapat diperburuk oleh faktor lingkungan seperti suhu panas dan udara kering, yang meningkatkan risiko dehidrasi dan memperparah sakit kepala.

Cara mengatasinya: Hindari atau batasi paparan sinar matahari secara langsung, gunakan pelindung seperti topi atau kacamata hitam saat berada di luar ruangan, serta pastikan lingkungan tetap sejuk dan memiliki ventilasi udara yang baik untuk menjaga sirkulasi oksigen yang optimal.

Apakah Obat Paracetamol Bisa untuk Sakit Kepala?

Sakit kepala adalah keluhan umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak orang mencari cara efektif untuk meredakannya.

Lantas, apakah obat paracetamol bisa untuk sakit kepala?

Ya, paracetamol memang bisa digunakan untuk meredakan sakit kepala ringan sampai sedang.

Obat ini sering direkomendasikan sebagai salah satu pilihan pertama karena aman dan mudah diperoleh. Paracetamol bekerja mengurangi sensasi nyeri di otak dan juga efektif menurunkan demam.

Apa Kata Riset tentang Pusing atau Sakit Kepala?

Penelitian dipublikasikan dalam jurnal Current Pain and Headache Reports membahas tentang sakit kepala yang terjadi saat berpuasa. Studi ini menemukan bahwa sakit kepala akibat puasa biasanya terasa di dahi, tidak berdenyut, dan memiliki intensitas ringan hingga sedang.

Sakit kepala ini umumnya muncul setelah 16 jam puasa dan dapat hilang dalam 72 jam setelah makan kembali. Individu dengan riwayat sakit kepala, seperti migrain, lebih rentan mengalaminya. Dua faktor utama pemicunya adalah penurunan kadar gula darah (hipoglikemia) dan efek penghentian kafein.

Penulis menyarankan bahwa meskipun hubungan antara puasa dan sakit kepala sudah jelas, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami mekanismenya secara lebih mendalam.

Sering dikira sama, Ini Perbedaan Pusing dan Sakit Kepala.

Jika pusing atau sakit kepala berlanjut atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter spesialis saraf untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
The Journal of Headache and Pain. Diakses pada 2026. Fasting and Headache: A Review.
Cephalgia Journal. Diakses pada 2026. The Effects of Caffeine Withdrawal on Headache during Fasting.
European Journal of Clinical Nutrition. Diakses pada 2026. Hydration and Sleep Quality as Key Factors in Reducing Fasting-Induced Headaches.
WebMD. Diakses pada 2026. Causes of Headaches and How to Prevent Them.
Healthline. Diakses pada 2026. How Dehydration Affects Brain Function and Headaches.
Very Well Health. Diakses 2026. How Fasting Causes Headaches
Current Pain and Headache Reports. Diakses pada 2026. Fasting Headache. 

FAQ

1. Kenapa kepala sering pusing?

Kepala sering pusing bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti dehidrasi, kurang tidur, tekanan darah rendah atau tinggi, stres, serta kurangnya asupan nutrisi. Jika sering terjadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2. Kenapa kepala sering pusing dan mual?

Pusing disertai mual bisa terjadi akibat vertigo, migrain, tekanan darah yang tidak stabil, atau masalah pencernaan. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh kelelahan atau efek samping obat tertentu. Jika gejalanya berulang, periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.