• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Stimulasi agar Bayi Bisa Melihat dengan Jelas

7 Stimulasi agar Bayi Bisa Melihat dengan Jelas

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
7 Stimulasi agar Bayi Bisa Melihat dengan Jelas

Halodoc, Jakarta - Di awal-awal kehidupannya, biasanya bayi bisa melihat sejauh 20-30 sentimeter, dengan penglihatan yang masih kabur. Namun, seiring bergulirnya waktu, indra penglihatan bayi akan semakin berkembang. Pada usia empat bulan, bayi akan melihat lebih jauh dan menggunakan matanya untuk melacak objek bergerak.

Pada usia lima bulan, bayi akan memiliki persepsi yang lebih dalam. Antara empat dan enam bulan, dia sudah bisa melihat semua warna. Pada saat ia sudah dapat merangkak (8-12 bulan), Si Kecil sudah dapat menggunakan indra penglihatannya untuk menilai jarak saat dia ‘menjelajah’.

Pertanyaannya, bagaimana cara menstimulasi agar bayi bisa melihat dengan jelas? 

Baca juga: Ibu, Ketahui Tahapan Usia Bayi Bisa Melihat dengan Jelas

1. Hiasi Kamarnya

Agar bayi bisa melihat dengan jelas, cobalah stimulasi dirinya dengan menghias kamarnya dengan warna-warna cerah dan pola berani. Ubah posisi keranjang bayi, dan berikan dirinya makan di kedua sisi agar ia terbiasa melihat dari sudut yang berbeda. 

Ibu juga bisa menempatkan wajah ibu pada garis pandang bayi. Lalu, ibu dapat berbicara atau tersenyumlah, dengan tujuan agar Si Kecil memfokuskan diri pada wajah dan memperhatikan gerakan ibu. 

2. Bermain Game dan Berpergian

Mulailah bermain game seperti cilukba atau peek-a-boo ketika bayi sudah menginjak usia empat bulan. Permainan sederhana ini membantu koordinasi mata dan tangannya. Selain bermain game ibu juga bisa mengajaknya pergi keluar untuk menstimulasi indra penglihatannya, agar bayi bisa melihat dengan jelas dan baik.

Ibu bisa mengajak Si Kecil pergi ke taman, kebun binatang, atau berjalan-jalan di lingkungan sekitar. Ketika terdapat sesuatu yang menarik perhatiannya, beri dia waktu untuk melihatnya secara menyeluruh.

3. Redupkan Lampu

Cara yang dapat dilakukan agar bayi bisa melihat dengan baik dan jelas, ibu bisa kok membantu menstimulasi indra penglihatannya pada jam-jam tenang. Misalnya, mematikan lampu utama atau cukup meredupkan lampu di kamar Si Kecil. Tujuannya untuk mendorong bayi melihat sekeliling saat berbaring di boksnya di malam hari, atau selama waktu tidur siang.

Baca juga: Ketahui Tahapan Perkembangan Bayi Usia 4-6 bulan

4. Beri Mainan

Tempatkan mainan bayi dalam jarak pandang dan jangkauannya, sekitar 20-30 sentimeter dari wajahnya untuk mendorongnya melihat dan meraih mainannya. Saat dirinya memasuki usia 4-8 bulan, pilih mainan dengan tekstur berbeda. Berikan mainan bayi dengan berbagai bentuk dan tekstur untuk dipegang dan dilihat.

5. Melalui Suara

Agar bayi bisa melihat dengan baik dan jelas, ibu bisa membantu menstimulasi indra penglihatannya melalui suara ibu. Cobalah ajari bayi untuk mengikuti suara ibu.

Saat ibu berjalan di sekitar ruangan, bicaralah dengan bayi dan picu keinginannya untuk mencari ibu, sehingga dia bisa memindai ruangan dan mengikuti setiap gerakan ibu.

6. Merangkak

Selain lima cara di atas, merangkak juga bisa membantu menstimulasi indra penglihatan bayi. Biarkan bayi merangkak, tapi tetap dampingi mereka dalam proses ini.

Ingat, penting untuk mendorong bayi untuk merangkak sampai mereka benar-benar siap untuk mulai berjalan. Namun, jangan terburu-buru dalam tahap merangkak. Merangkak penting untuk pengembangan keterampilan koordinasi mata-tangan-kaki-tubuhnya. 

Baca juga: Kondisi Mata Bayi Prematur Bisa Dideteksi dengan Screening Retina, Benarkah?

7. Mainan Susun atau Buku

Agar bayi bisa melihat dengan jelas, bantu stimulasi indra penglihatannya dengan memberikan dirinya mainan susun ketika usianya 8-12 bulan. Bayi suka menumpuk balok, lego, cangkir, dan apa pun yang bisa mereka dapatkan.

Kemudian, mereka akan menjerit kegirangan saat melihat ‘menara’ mereka runtuh. Mainan ini sangat direkomendasikan untuk merangsang keterampilan koordinasi mata-tangan bayi.

Selama waktu bermain, berikan anak bayi mainan dan benda yang dapat dipegang dan dilihatnya. Selain mainan susun, buku adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan warna, benda, gambar yang berbeda, dan lainnya.

Nah, itulah cara stimulasi agar bayi bisa melihat dengan jelas. Umumnya, pada usia satu tahun Si Kecil sudah bisa melihat dengan jelas sehingga mudah mengenali orang-orang yang sudah dikenalnya. Namun, kecepatan proses perkembangan indra penglihatan pada tiap anak bisa berbeda-beda.

Hal yang perlu ibu pahami, bila bayi menunjukkan tanda gangguan penglihatan seperti tak merespon benda berwarna terang, kelopak mata tidak bisa terbuka, hingga bentuk mata yang terlihat abnormal, segera temui dokter.

Ibu juga bisa memeriksakan diri Si Kecil ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2021. 5 Ways to Stimulate Your Baby's Senses.
Optometrists.org. Diakses pada 2021. How to Stimulate Your Child’s Vision.