
8 Cara Mengatasi Varises di Masa Kehamilan
Varises di kaki selama kehamilan bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup, hingga hidrasi yang cukup.

Daftar Isi:
- Varises Selama Kehamilan: Mengapa Terjadi?
- 8 Cara Mengatasi Varises Selama Masa Kehamilan
- Cara Menghilangkan Varises di Kaki yang Membandel
- Pilihan Produk untuk Mengatasi Varises
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Varises saat hamil adalah kondisi umum yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi ini biasanya ditandai dengan pembuluh darah yang tampak menonjol, berwarna kebiruan atau keunguan, dan sering muncul di area kaki.
Tekanan rahim yang semakin membesar, peningkatan volume darah, serta perubahan hormon selama kehamilan menjadi faktor utama yang memicu terjadinya varises.
Meski umumnya tidak berbahaya, varises dapat membuat ibu hamil merasa pegal, nyeri, atau kaki terasa berat, terutama setelah beraktivitas seharian. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini juga bisa mengganggu kualitas hidup dan mobilitas sehari-hari.
Yuk, bahas lebih lanjut berbagai cara mengatasi varises selama hamil berikut ini!
Varises Selama Kehamilan: Mengapa Terjadi?
Varises adalah pembuluh darah vena yang membesar dan berkelok-kelok, biasanya terjadi pada kaki.
Kondisi ini umum terjadi selama kehamilan karena peningkatan volume darah dan tekanan pada pembuluh darah di area panggul dan kaki.
Hormon kehamilan juga berperan melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga memperburuk kondisi varises.
8 Cara Mengatasi Varises Selama Masa Kehamilan
Meskipun varises umumnya tidak berbahaya, rasa sakit dan tidak nyaman yang ditimbulkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi varises selama masa kehamilan:
1. Perubahan Gaya Hidup: Kunci Utama Mengurangi Varises
Lakukan perubahan gaya hidup sederhana untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah kaki. Hindari berdiri atau duduk terlalu lama dalam posisi yang sama.
Jika pekerjaan menuntut untuk berdiri dalam waktu lama, usahakan untuk beristirahat sejenak setiap 30 menit dan gerakkan kaki.
2. Senam Kaki: Melancarkan Sirkulasi Darah
Lakukan senam kaki secara rutin untuk melancarkan sirkulasi darah.
Gerakan sederhana seperti memutar pergelangan kaki, menekuk dan meluruskan jari-jari kaki, serta mengangkat tumit sambil bertumpu pada jari kaki dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri akibat varises.
3. Pakaian Longgar: Hindari Tekanan Berlebih
Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman, terutama di area pinggang dan kaki.
Hindari pakaian ketat seperti celana jeans atau legging yang dapat menghambat aliran darah.
4. Jaga Berat Badan Ideal: Kurangi Beban pada Kaki
Kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah kaki.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui berat badan ideal selama kehamilan dan cara mencapainya dengan aman.
5. Posisi Tidur yang Tepat: Tinggikan Kaki Saat Beristirahat
Saat beristirahat atau tidur, usahakan untuk memposisikan kaki lebih tinggi dari jantung. Gunakan bantal untuk menopang kaki.
Posisi tersebut membantu melancarkan aliran darah balik ke jantung dan mengurangi pembengkakan.
6. Kompres Dingin: Meredakan Nyeri dan Pembengkakan
Kompres dingin dapat membantu meredakan nyeri dan pembengkakan akibat varises.
Bungkus es batu dengan kain bersih dan tempelkan pada area yang terkena varises selama 15-20 menit beberapa kali sehari.
7. Makanan Tinggi Serat: Cegah Sembelit
Sembelit dapat memperburuk varises karena meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area panggul.
Konsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk mencegah sembelit.
8. Hidrasi Cukup: Penting untuk Kelancaran Darah
Minum air putih yang cukup sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran darah. Usahakan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari.
Varises mengganggu penampilan? Ini 5 Rekomendasi Obat Varises yang Ampuh di Apotek.
Cara Menghilangkan Varises di Kaki yang Membandel
Jika varises tidak membaik dengan perawatan rumahan atau menimbulkan keluhan yang signifikan, beberapa prosedur medis berikut dapat dipertimbangkan:
- Skleroterapi
Prosedur ini melibatkan penyuntikan larutan khusus ke dalam pembuluh darah varises. Larutan ini menyebabkan pembuluh darah tersebut mengempis dan akhirnya menghilang. Skleroterapi umumnya efektif untuk varises berukuran kecil hingga sedang.
- Terapi Laser
Terapi laser menggunakan energi cahaya untuk menghancurkan pembuluh darah varises. Prosedur ini biasanya digunakan untuk varises yang lebih kecil dan dekat dengan permukaan kulit.
- Ablasi Endovenous
Ablasi endovenous adalah prosedur minimal invasif yang menggunakan panas untuk menutup pembuluh darah varises yang lebih besar. Prosedur ini melibatkan memasukkan kateter kecil ke dalam pembuluh darah dan memanaskannya dengan energi radiofrekuensi atau laser.
Pilihan Produk untuk Mengatasi Varises
Selain langkah-langkah di atas, penggunaan produk tertentu dapat membantu meringankan gejala varises. Beberapa produk yang umum digunakan antara lain:
- Stoking kompresi: Membantu meningkatkan sirkulasi darah di kaki dan mengurangi pembengkakan.
- Krim atau gel varises: Mengandung bahan-bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk memilih produk yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penggunaan stoking kompresi adalah salah satu cara efektif untuk mengurangi gejala varises.
Cari tahu juga Ini Obat Varises dan Penanganan Lain yang Bisa Dilakukan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika varises menyebabkan:
- Nyeri hebat.
- Perdarahan.
- Luka atau tukak pada kulit.
- Perubahan warna kulit.
Kesimpulan
Varises selama kehamilan adalah kondisi yang umum terjadi. Dengan melakukan perubahan gaya hidup, senam kaki, dan perawatan yang tepat, gejala varises dapat dikurangi.
Jika varises menimbulkan keluhan yang signifikan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Tak perlu bingung cari apotek terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim oleh apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja yang lebih praktis!


