• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak Setelah Persalinan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak Setelah Persalinan

8 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak Setelah Persalinan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 Juli 2022

“Meningkatkan bonding antara ibu dan anak sangatlah penting, karena dapat mengembangkan kepercayaan diri yang positif pada bayi. Ini bisa dilakukan dengan cara mengajak anak mengobrol, memeluk, dan menyusui.”

8 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak Setelah Persalinan8 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak Setelah Persalinan

Halodoc, Jakarta – Sebenarnya bonding antara ibu dan anak sudah terjalin sejak bayi masih di dalam kandungan. Ketika ibu pertama kali menggendong dan memeluk bayi setelah melahirkan, maka bonding tersebut akan terasa semakin kuat. 

Ikatan perasaan ini yang mendorong orang tua rela bangun di tengah malam untuk memenuhi kebutuhannya dan tanpa lelah merawatnya. Simak selengkapnya mengenai cara meningkatkan bonding ibu dan anak setelah persalinan berikut ini!

Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Anak setelah Persalinan

Meningkatkan bonding antara ibu dan bayi sangat penting, karena dapat mengembangkan kepercayaan diri yang positif pada bayi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, secara otomatis bonding ibu dan anak bisa terbentuk setelah persalinan. 

Ini dikarenakan selama sembilan bulan bayi selalu ada bersama dengan ibu di dalam kandungan dan ikatan emosi terbentuk secara alami di antara keduanya. Bayi yang baru dilahirkan akan selalu ‘siap sedia’ untuk memulai suatu ikatan batin. 

Meski begitu, ada kondisi medis tertentu dimana ibu tidak bisa langsung menggendong dan menyusui bayinya, sehingga proses terbentuknya bonding bisa jadi tertunda. Namun, ibu tetap dapat mengusahakan jalinan dengan cara mengajak ngobrol dan menyentuh bayi, agar bayi dapat mengenali ibu sehingga bonding tercipta. 

Selain itu, berikut adalah cara meningkatkan bonding ibu dan anak setelah persalinan lainnya: 

1. Meluangkan Waktu Berdua

Penting bagi ibu untuk selalu berada dekat dengan bayi pada masa-masa awal kelahirannya. Menghabiskan waktu berdua dengan bayi tanpa diganggu orang lain dapat memperkuat ikatan batin di antara keduanya dengan cepat.

2. Skin to Skin

Menaruh bayi di atas dada ibu sehingga akan terjadi kontak kulit yang kemudian disebut dengan skin to skin, mampu mendekatkan hubungan ibu dengan bayi. Pasalnya, bayi mampu mengenali aroma tubuh dan mendengar suara detak jantung sang ibu. Selain itu, bayi pun akan merasa lebih tenang dan aman. Cara tersebut juga membantu merangsang perkembangan panca inderanya.

3. Mengajak Bayi Mengobrol 

Walaupun belum bisa memahami, tapi bayi dapat mengenal suara ibunya jika rutin diajak berkomunikasi. Secara ajaib, bayi pun dapat mengerti kata-kata yang ibu ucapkan dan memberi respons.

4. Menyusui sambil Memeluk atau Bersenandung

Menyusui adalah cara paling efektif lain untuk menjalin ikatan batin yang kuat antara ibu dan anak setelah persalinan. Apalagi bila itu dilakukan sambil memeluk, mengelus, dan bersenandung. Bersenandung bisa menjadi cara supaya anak mengenali suara ibu. Lakukan sambil menatap mata bayi dengan limpahan kasih sayang. 

5. Memberikan Pijatan Lembut

Memijat badan bayi dapat membuat anak merasa nyaman dan membantu berbagai organnya berkembang lebih aktif. Selain itu sentuhan hangat dan lembut juga bisa menjadi cara meningkatkan bonding ibu dan anak setelah persalinan. 

6. Menggendong dengan Sling 

Ikatan batin dengan bayi dapat terjalin lebih cepat dengan cara menggendongnya dengan menggunakan bantuan kain gendongan daripada menaruhnya di stroller. Mengapa demikian? 

Menggendong dengan sling atau kain gendong dapat meningkatkan interaksi dan sentuhan ibu dan anak secara langsung. Anak juga bisa mengenali ibu dengan cepat serta memandang mata ketemu mata. 

7. Memandikan Si Kecil

Ibu dapat berinteraksi dengan bayi saat memandikannya, seperti mengajak ngobrol dan bercanda. Cara ini dapat merangsang indra bayi dan mempererat ikatan antara ibu dan bayi. Jadi, ada baiknya ibu lebih sering memandikan anak, ketimbang anak dimandikan oleh pengasuh.

8. Sering-Sering Menyapa Anak

Mungkin ini terdengar agak konyol tetapi dengan sering-sering menyapa anak, akan menciptakan bonding, sekaligus meningkatkan kemampuan anak dalam berempati. Ibu bisa mencoba untuk mengucapkan selamat pagi, mendiskusikan hari-hari yang ibu lalui, mengomentari setiap gerakan lucu anak atau apa yang dirasakan dan sedang dilakukan anak.

Selamat mencoba dan menikmati waktu dengan si kecil, ya! Jika ibu memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, tanyakan saja langsung ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Belum punya aplikasinya? Yuk, segera download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Kids Health.org. Diakses pada 2022. Bonding with Your Baby.
WebMD. Diakses pada 2022. Forming a Bond With Your Baby — Why It Isn’t Always Immediate.