
9 Makanan yang Mengandung Protein dan Rekomendasi Asupannya
Makanan yang mengandung protein cukup beragam, mulai dari telur hingga tempe.

DAFTAR ISI
- Sebutkan Contoh Makanan yang Mengandung Protein
- Rekomendasi Suplemen Protein
- Tanda Tubuh Kekurangan Protein
- Studi Terkait
- Tanya HILDA
- FAQ
Protein adalah salah satu makronutrien esensial yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup manusia. Zat gizi ini tersusun atas rantai asam amino yang berfungsi sebagai “batu bata” pembangun tubuh. Mulai dari pembentukan otot, perbaikan jaringan kulit yang rusak, produksi enzim pencernaan, hingga sintesis hormon, semuanya membutuhkan peran protein. Tanpa asupan protein yang memadai, tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk meregenerasi sel-sel mati, sehingga mempercepat proses penuaan dan menurunkan sistem imunitas.
Kebutuhan protein setiap individu berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi medis tertentu. Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, ibu hamil, serta atlet membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa dengan aktivitas sedentary (kurang gerak). Jika tubuh kekurangan protein dalam jangka panjang, kondisi medis seperti kwashiorkor, marasmus, hilangnya massa otot (sarkopenia), hingga terhambatnya pertumbuhan pada anak (stunting) bisa saja terjadi.
Banyak orang yang sering bertanya, sebutkan contoh makanan yang mengandung protein tinggi untuk dikonsumsi sehari-hari? Memenuhi asupan protein sebenarnya sangat mudah karena banyak sumber makanan alami di sekitar kita. Namun, pada kondisi medis tertentu di mana penyerapan nutrisi terganggu atau kebutuhan melonjak drastis, kamu mungkin perlu mengonsumsi suplemen tambahan atau beli produk kesehatan yang diformulasikan khusus untuk memenuhi makronutrien ini. Jika kamu memiliki masalah pencernaan yang membuat berat badan terus turun, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan diagnosis dan penanganan gizi yang tepat.
Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan dan suplemen protein yang bagus untuk kesehatan tubuhmu? Berikut ulasannya secara lengkap dan medis!
Sebutkan Contoh Makanan yang Mengandung Protein
Sebelum beralih ke suplemen, penting untuk mengoptimalkan asupan gizi dari makanan utuh (whole foods). Protein terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu protein hewani (berasal dari hewan) dan protein nabati (berasal dari tumbuhan). Protein hewani dikenal sebagai protein lengkap karena mengandung 9 asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Berikut adalah contohnya:
- Daging Ayam (Bagian Dada): Sangat populer di kalangan atlet dan penganut gaya hidup sehat. Dada ayam tanpa kulit kaya akan protein tanpa lemak, vitamin B, dan zinc.
- Telur Rebus: Salah satu sumber protein dengan bioavailabilitas (tingkat penyerapan) paling tinggi. Kuning telur juga kaya akan kolin dan vitamin D.
- Ikan Gabus (Channa striata): Sangat terkenal di Indonesia karena tingginya kadar albumin (jenis protein utama dalam darah) yang mempercepat penyembuhan luka pasca-operasi.
- Tempe dan Tahu: Sumber protein nabati andalan masyarakat Indonesia yang terbuat dari kedelai. Tempe juga memiliki probiotik alami yang baik untuk usus.
- Kacang Almond dan Edamame: Cocok dijadikan camilan sehat. Keduanya tidak hanya tinggi asam amino nabati, tapi juga kaya akan serat dan lemak baik (HDL).
Rekomendasi Suplemen Protein yang Ampuh dan Aman
Terkadang, asupan makanan sehari-hari tidak cukup, terutama bagi orang lansia yang kehilangan nafsu makan, pasien dalam masa pemulihan penyakit berat, atau mereka yang ingin menaikkan berat badan. Berikut adalah rekomendasi produk suplemen tinggi protein dan nutrisi yang bisa kamu dapatkan dengan mudah:
1. Ensure Vanilla 400 g
Ensure Vanilla adalah susu nutrisi dewasa yang diformulasikan secara ilmiah untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Produk ini mengandung Triple Protein (perpaduan dari Whey, Kasein, dan Soya) yang sangat mudah diserap tubuh serta memberikan pelepasan asam amino yang berkelanjutan untuk menjaga massa otot.
Manfaat spesifik dari Ensure adalah mendukung kekuatan, vitalitas, dan energi, terutama bagi orang dewasa dan lansia yang sering merasa lelah atau sedang dalam masa pemulihan (konvalesens). Selain protein, susu ini juga dilengkapi dengan 14 vitamin dan 9 mineral, omega 3, omega 6, dan sumber serat FOS.
Dosis dan aturan pakai:
- Tuangkan 5 sendok takar Ensure ke dalam 200 ml air matang (hangat atau dingin).
- Aduk hingga larut dan minum 1-2 gelas per hari atau sesuai anjuran dokter/ahli gizi.
Produk ini termasuk golongan suplemen dan makanan kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan pastikan kaleng tertutup rapat setelah dibuka.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ensure Vanilla 400 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Peptisol Vanila 190 g
Peptisol adalah pangan olahan keperluan medis khusus (PKMK) yang secara spesifik dirancang tinggi protein. Kandungan utamanya adalah protein whey berkualitas tinggi yang memiliki profil asam amino lengkap dan sangat mudah dicerna oleh lambung dan usus.
Manfaat utama Peptisol adalah untuk menunjang kebutuhan protein yang meningkat secara drastis, seperti pada pasien pasca-operasi, penderita luka bakar, pasien trauma, infeksi berat, atau ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dan butuh nutrisi padat. Susu ini minim residu sehingga tidak membebani saluran cerna.
Dosis dan aturan pakai:
- Larutkan 5 sendok takar (sekitar 63 gram) ke dalam 200 ml air hangat.
- Diberikan 1-3 kali sehari sebagai tambahan nutrisi atau pengganti makan sesuai anjuran tenaga medis.
Produk ini termasuk suplemen kesehatan dan penggunaannya dianjurkan berada di bawah pengawasan tenaga medis, terutama bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal parah.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Peptisol Vanila 190 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengoptimalkan Penyerapan Protein
- Konsumsi protein secara merata di setiap jam makan (sarapan, makan siang, makan malam), jangan ditumpuk hanya dalam satu waktu.
- Kombinasikan sumber protein nabati (seperti tahu/tempe) dengan biji-bijian (seperti nasi atau gandum) untuk mendapatkan profil asam amino yang lebih lengkap.
- Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik, karena ginjal membutuhkan air untuk memproses metabolisme protein dalam tubuh.
3. Entrasol Gold Vanila 600 g
Entrasol Gold Vanilla adalah susu kalsium tinggi dan protein yang dirancang khusus untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. Susu ini menggunakan kombinasi protein berkualitas dan diperkaya dengan Ekstrak Zaitun (Olive Extract) yang mengandung Hydroxytyrosol sebagai antioksidan kuat.
Manfaat Entrasol Gold tidak hanya untuk mempertahankan massa otot lansia (mencegah sarkopenia), tetapi juga melindungi organ jantung dari radikal bebas dan menjaga kepadatan tulang berkat kandungan Kalsium tinggi dan Vitamin D. Susu ini juga rendah laktosa sehingga aman untuk pencernaan sensitif.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan lansia: 3 sendok makan (35 g) dilarutkan ke dalam 200 ml air hangat.
- Konsumsi 2 gelas setiap harinya untuk hasil yang optimal.
Produk ini termasuk suplemen dan makanan kesehatan yang aman dikonsumsi harian tanpa resep dokter.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Entrasol Gold Vanila 600 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Appeton Weight Gain Adult Vanilla 450 g
Bagi kamu yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di bawah normal atau sangat kurus, Appeton Weight Gain Adult adalah solusinya. Produk ini diformulasikan dengan protein susu sapi (Whey dan Kasein) serta diperkaya dengan L-Lysine yang berfungsi merangsang nafsu makan dan penyerapan nutrisi.
Manfaat utamanya adalah meningkatkan berat badan secara sehat dan proporsional. Alih-alih menumpuk lemak jahat, tingginya kandungan protein dan asam amino dalam produk ini memastikan bahwa yang bertambah di dalam tubuh adalah massa otot tanpa lemak (lean muscle mass).
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: Masukkan 4-5 sendok takar susu ke dalam 300 ml air hangat.
- Minum 2-3 kali sehari secara rutin, direkomendasikan dikonsumsi 1 jam setelah makan utama.
Suplemen ini bebas dikonsumsi secara mandiri. Perhatikan batas masa kedaluwarsa pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Appeton Weight Gain Adult Vanilla 450 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Nutrican Jeruk 245 g
Nutrican adalah pangan olahan medis khusus yang memiliki karakteristik unik dengan rasa jeruk segar, berbeda dari susu protein pada umumnya. Produk ini dirancang padat kalori, tinggi protein whey, dan diperkaya dengan Omega 3 (EPA dan DHA) serta serat pektin.
Manfaat khusus Nutrican biasanya ditujukan bagi penderita kanker (onkologi) atau pasien kronis yang mengalami kakeksia (penyusutan otot dan berat badan ekstrem). Omega 3 di dalamnya membantu menekan peradangan sistemik, sementara proteinnya memperbaiki sel-sel yang rusak akibat terapi medis seperti kemoterapi.
Dosis dan aturan pakai:
- Larutkan 5 sendok takar ke dalam 200 ml air matang (hangat kuku).
- Dapat dikonsumsi 1-3 gelas per hari sebagai tambahan kalori dan protein yang direkomendasikan dokter gizi.
Susu nutrisi medis ini bisa dibeli bebas, namun penggunaannya pada kondisi penyakit berat sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter penanggung jawab.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nutrican Jeruk 245 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Protein
1. Rambut Rontok, Kuku Rapuh, dan Kulit Kering
Rambut, kulit, dan kuku sebagian besar terbentuk dari protein seperti keratin, kolagen, dan elastin. Jika tubuh kekurangan asupan makronutrien ini, tubuh akan memprioritaskan fungsi organ vital dan menghentikan pasokan protein untuk organ non-vital seperti rambut, yang berujung pada kerontokan parah dan kuku yang mudah patah.
2. Kehilangan Massa Otot dan Mudah Lelah
Otot adalah reservoir (tempat penyimpanan) protein terbesar di tubuh manusia. Saat diet atau makanan harian kekurangan protein, tubuh akan memecah jaringan ototnya sendiri untuk mengambil asam amino guna menjaga fungsi penting organ lain. Akibatnya, otot menyusut, badan terasa sangat lemah, dan cepat lelah saat beraktivitas ringan.
Studi Mengenai Pentingnya Asupan Protein Harian
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi di tahun 2015 yang menjelaskan bahwa diet protein tinggi terbukti ampuh dalam menjaga massa otot dan mempercepat metabolisme basal (BMR) pada orang dewasa.
Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa subjek yang mengonsumsi 25-30 gram protein di setiap sesi makan (sarapan, siang, dan malam) memiliki tingkat sintesis protein otot yang jauh lebih baik dibandingkan mereka yang hanya menumpuk asupan proteinnya di malam hari. Hal ini membuktikan bahwa kuantitas dan distribusi waktu asupan makanan berprotein sangat menentukan efektivitas pembentukan sel di tubuh.
Jika gejala seperti mudah lelah, rambut rontok ekstrem, atau penurunan berat badan drastis terus berlanjut meski sudah memperbaiki pola makan, jangan ragu untuk memeriksakan diri. Masalah tersebut bisa menjadi indikator gangguan penyerapan nutrisi atau penyakit metabolik lainnya.
Kamu bisa mendapatkan produk-produk suplemen kesehatan di atas dengan praktis, 100% asli, dan cepat dikirim ke rumah melalui Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis gizi klinik melalui Halodoc untuk mendapatkan rencana diet dan pemulihan yang paling sesuai dengan kondisimu.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Protein and Amino Acid Requirements in Human Nutrition.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Are you getting too much protein?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. High-Protein Diet: Benefits and Risks.
National Institutes of Health (NIH) – PubMed. Diakses pada 2024. Dietary Protein and Muscle in Aging People.
FAQ
1. Sebutkan contoh makanan yang mengandung protein tertinggi selain daging?
Bagi kamu yang vegetarian atau sedang mengurangi daging, kamu bisa mendapatkan protein tinggi dari tempe, tahu, kacang edamame, telur, susu, keju (cottage cheese), quinoa, serta Greek yogurt. Tempe, misalnya, bisa mengandung hingga 19 gram protein per 100 gram penyajian.
2. Apakah aman minum susu protein setiap hari?
Sangat aman, selama dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada kemasan dan disesuaikan dengan aktivitas harianmu. Namun, jika kamu memiliki penyakit ginjal kronis, konsumsi protein harian (termasuk susu) harus sangat dibatasi dan di bawah pengawasan ketat dokter spesialis ginjal.
3. Lebih baik protein hewani atau nabati?
Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Protein hewani memiliki profil asam amino esensial yang lengkap dan zat besi tinggi, namun terkadang tinggi lemak jenuh. Protein nabati sangat tinggi serat dan antioksidan alami. Kombinasi keduanya adalah pola makan yang paling direkomendasikan.
4. Kapan waktu terbaik minum suplemen susu protein?
Waktu terbaik bergantung pada tujuanmu. Jika untuk masa pemulihan medis, diminum di antara jadwal makan utama sebagai penambah nutrisi. Jika untuk olahraga atau membangun otot, waktu terbaik adalah 30-60 menit setelah latihan selesai (jendela anabolik) untuk mempercepat perbaikan jaringan otot.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.


