• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Cara Alami untuk Mengatasi Keputihan?

Adakah Cara Alami untuk Mengatasi Keputihan?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Keputihan adalah kondisi umum dan bersifat normal pada wanita. Kondisi ini merupakan cairan atau lendir yang berfungsi untuk membersihkan, melembapkan, dan melindungi vagina dari infeksi dan iritasi. Namun, saat jumlah, warna, dan konsistensi keputihan, beraroma tidak sedap, dan menyebabkan gatal dan nyeri, maka ini merupakan tanda keputihan yang tidak normal. 

Tak perlu khawatir secara berlebihan. Mayo Clinic menyebutkan, ada beberapa terapi komplementer yang mungkin bisa kamu andalkan untuk mengatasi keputihan. Beberapa cara alami tersebut antara lain:

Baca juga: 11 Cara Mengatasi Keputihan Berlebih

Konsumsi Greek Yoghurt

Probiotik efektif melawan C. albicans penyebab keputihan yang tidak normal. Yoghurt dianggap sebagai probiotik karena mengandung bakteri hidup, seperti Lactobacillus acidophilus. Bakteri ini penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat di vagina. Mereka membantu mengobati pertumbuhan berlebih yang disebabkan oleh ketidakseimbangan.

Melansir dari Healthline, konsumsi yogurt membantu meningkatkan mikrobioma usus dan dapat mengurangi ragi dalam tubuh. Greek yoghurt yang polos adalah jenis terbaik untuk digunakan untuk mengatasi keputihan tidak normal. Namun, pastikan yoghurt tidak mengandung gula tambahan, yang bisa memicu pertumbuhan jamur Candida.

Jaga Kebersihan Diri 

Mandi sehabis berolahraga, hindari pakaian super ketat, jangan duduk-duduk dengan pakaian renang basah, dan jangan mengenakan pantiliner setiap hari karena bisa memerangkap kelembaban yang menyebabkan keputihan jadi tidak normal. Ini adalah cara yang bisa diandalkan untuk mencegah keputihan yang tidak normal. Cara untuk mengurangi risiko dan menghindari memperburuk infeksi yang ada, terapkan hal-hal terkait kebersihan diri berikut:

  • Hindari menggunakan produk beraroma apa pun pada vagina, termasuk tampon atau sabun wangi;

  • Jangan melakukan douche, karena ini mengubah zat kimia dalam vagina dan dapat menggunakan produk wangi yang dapat menyebabkan iritasi;

  • Cuci vagina hanya dengan air dan jangan pernah memasukkan sabun ke dalam vagina. Biasanya aman menggunakan sabun tanpa aroma pada vulva;

  • Kenakan celana dalam katun yang tidak ketat;

  • Saat membersihkan vagina, usap dari depan ke belakang, karena ini akan menghindari menyapu kotoran ke dalam vagina. Jangan sekali-kali menggunakan benda yang telah ada di anus, seperti mainan seks, untuk kemudian digunakan ke dalam vagina.

  • Jaga agar area vagina tetap kering. Hindari duduk dengan pakaian renang atau pakaian dalam yang basah, dan tepuk-tepuk vagina dengan lembut setelah mandi.

  • Cuci tangan sebelum menyentuh vagina, terutama jika memasukkan benda, seperti tampon atau cup menstruasi

Baca juga: Berikut Jenis Keputihan Berdasarkan Warna

Hindari Penggunaan Asam

Beberapa orang menyebutkan bahwa menambahkan cuka ke bak mandi dapat mengurangi pH vagina, membuat ragi lebih kecil kemungkinannya untuk tumbuh. Namun, masih ada sedikit bukti bahwa hal ini berhasil. Pasalnya asam yang digunakan sembarang bisa menyebabkan rasa terbakar atau iritasi. Cuka bahkan bisa mengganggu bakteri sehat alami dan meningkatkan risiko infeksi. 

Jangan Asal Menggunakan Bahan Alami dengan Asal

Internet mungkin memberi tahu berbagai jenis bahan alami seperti minyak pohon teh, minyak kelapa, atau bawang putih untuk dioleskan ke dalam vagina guna membantu membersihkan jamur yang berlebih. Namun, belum ada bukti kuat untuk perawatan ini, dan ada kemungkinan kamu akan mengalami luka bakar dan iritasi. Pada sebagian besar wanita, hal ini tidak berfungsi, dan banyak yang malah menimbulkan masalah lain. Sebaiknya diskusikan dengan dokter jika hendak menggunakan bahan alami.

Baca juga: Ini Hal yang Dapat Menyebabkan Terjadinya Keputihan

Itulah beberapa langkah alami yang bisa bantu atasi keputihan. Namun, jika kondisi semakin memburuk, kamu bisa tanya dokter di Halodoc untuk mengatasi hal ini. Dokter akan selalu siaga memberikan saran kesehatan yang kamu butuhkan. Tunggu apa lagi, segera ambil smartphone kamu dan gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Do Home Remedies Actually Work for Yeast Infections?
Healthline. Diakses pada 2020. Home Remedies for Yeast Infections.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Home Remedies For Bacterial Vaginosis.