Ad Placeholder Image

AHA BHA Tidak Boleh Dicampur Dengan Apa Saja? Ini Listnya

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Mencampur AHA/BHA dengan bahan yang tidak tepat justru dapat menyebabkan iritasi dan masalah kulit lain.

AHA BHA Tidak Boleh Dicampur Dengan Apa Saja? Ini ListnyaAHA BHA Tidak Boleh Dicampur Dengan Apa Saja? Ini Listnya

DAFTAR ISI


AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid) merupakan bahan aktif eksfoliasi yang efektif mengangkat sel kulit mati serta membersihkan pori-pori. Namun, penggunaannya membutuhkan ketelitian karena tidak semua kandungan skincare aman dikombinasikan dengan kedua asam ini.

Mencampur AHA BHA secara sembarangan dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), memicu iritasi berat, hingga menetralkan efektivitas masing-masing bahan aktif. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui daftar bahan yang wajib dihindari saat menggunakan eksfoliator ini.

Kandungan yang Tidak Boleh Dicampur AHA BHA

Berikut adalah beberapa bahan aktif yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan atau ditumpuk langsung dengan AHA/BHA:

1. Retinol (Retinoid)
Mencampur AHA/BHA dengan retinol dalam waktu bersamaan dapat menyebabkan eksfoliasi berlebihan. Kombinasi dua bahan kuat ini berisiko tinggi memicu kemerahan, kulit terkelupas parah, rasa terbakar, hingga kerusakan skin barrier. Gunakan keduanya pada hari yang berbeda atau pisahkan pemakaian pagi dan malam.

2. Vitamin C (Ascorbic Acid)
AHA/BHA dan Vitamin C sama-sama bersifat asam dengan tingkat pH rendah. Mengaplikasikannya secara berurutan dapat mengganggu keseimbangan pH kulit, menurunkan efektivitas masing-masing bahan, serta memicu rasa perih dan iritasi, terutama pada kulit sensitif.

3. Niacinamide Konsentrasi Tinggi
Niacinamide bekerja optimal pada pH netral, sedangkan AHA/BHA membutuhkan pH asam. Jika digunakan bersamaan dalam konsentrasi tinggi, AHA/BHA dapat mengubah niacinamide menjadi asam nikotinat yang menyebabkan timbulnya kemerahan dan sensasi panas (*flushing*) pada wajah.

4. Benzoyl Peroxide
Menggunakan benzoyl peroxide bersama dengan AHA/BHA untuk mengatasi jerawat justru berisiko membuat kulit terdistraksi. Campuran ini dapat menyebabkan kulit menjadi sangat kering, bersisik, meradang, dan memperlambat proses penyembuhan jerawat.

Jika kamu terlanjur mengalami iritasi atau peradangan jerawat parah akibat salah mengombinasikan produk, berikut adalah beberapa rekomendasi perawatan medis yang dapat membantu meredakan masalah kulitmu.

Rekomendasi Salep dan Skincare Kulit

1. Aza 20 Cream 10 g

Aza Cream mengandung Azelaic Acid 20% yang bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat dan membantu meredakan hiperpigmentasi pasca-inflamasi (bekas jerawat). Produk ini dapat membantu mencerahkan serta menghaluskan tekstur kulit. Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sesuai aturan pakai atau petunjuk dokter. Krim ini tergolong Obat Keras yang membutuhkan resep medis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Medi-Klin Gel 15 g

Medi-Klin Gel mengandung Clindamycin phosphate 1.2% yang merupakan antibiotik topikal. Obat ini bekerja menekan pertumbuhan mikroorganisme penyebab acne vulgaris dan meredakan peradangan. Oleskan tipis pada area jerawat 1–2 kali sehari. Penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan dokter karena termasuk Obat Keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Clidacor 1% Gel 10 g

Clidacor Gel mengandung Clindamycin phosphate 1% yang diformulasikan untuk mengobati jerawat parah yang meradang. Antibakteri di dalamnya efektif mengurangi jumlah bakteri p.acnes pada pori-pori kulit. Digunakan dengan cara dioleskan secara merata pada jerawat setelah kulit dibersihkan. Obat ini memerlukan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clidacor 1% Gel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Digenta Cream 10 g

Digenta Cream mengombinasikan Betamethasone dipropionate (kortikosteroid) dan Gentamicin sulfate (antibiotik). Salep ini digunakan untuk meredakan peradangan kulit hebat yang disertai infeksi sekunder akibat bakteri. Oleskan secara tipis pada kulit bermasalah 2–3 kali sehari. Karena mengandung kortikosteroid kuat, penggunaan obat ini wajib menggunakan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Digenta Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Niacef 4% Gel 15 g

Niacef Gel mengandung Niacinamide 4% yang aman digunakan secara terpisah untuk menenangkan peradangan akibat jerawat dan membantu memudarkan noda hitam bekas jerawat. Gel ini bekerja memperkuat pertahanan kulit serta mengontrol produksi sebum berlebih. Oleskan 2 kali sehari pada area wajah yang telah dibersihkan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Niacef 4% Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menggunakan AHA BHA dengan Aman

Agar mendapatkan manfaat optimal tanpa memicu iritasi, ikuti tips penggunaan AHA BHA berikut:

  • Gunakan Metode Skin Cycling: Selang-selingkan penggunaan AHA BHA dengan bahan aktif lain (seperti retinol) pada hari yang berbeda.
  • Pilih Waktu Malam Hari: Penggunaan eksfoliator asam sebaiknya dilakukan di malam hari karena dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
  • Wajib Gunakan Sunscreen: Di pagi hari, selalu gunakan tabir surya minimal SPF 30 untuk melindungi sel kulit baru dari paparan sinar UV.
  • Padukan dengan Moisturizer Menenangkan: Setelah menggunakan AHA BHA, lapisi kulit dengan pelembap yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, atau centella asiatica.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah seperti kulit terasa panas terbakar, muncul rasa gatal hebat, hingga terjadi breakout parah akibat salah mengombinasikan bahan aktif, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi] di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui layanan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kamu bisa berkonsultasi kapan saja dan di mana saja dengan mudah.

  • Dokter berpengalaman dan terpercaya: Dokter yang bergabung di Halodoc telah terverifikasi legalitasnya (memiliki STR dan SIP) serta berpengalaman.
  • Bebas tanya apa saja: Sampaikan semua keluhan atau pertanyaan kesehatan yang kamu rasakan secara detail. Dokter siap memberikan jawaban yang informatif dan solutif.
  • Layanan 24 jam: Kamu bisa berkonsultasi kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam hari.
  • Resep obat online: Jika memerlukan pengobatan, dokter dapat memberikan resep obat online yang dapat langsung kamu tebus melalui aplikasi Halodoc.
  • Praktis dan hemat waktu: Dapatkan saran medis yang kamu butuhkan tanpa perlu keluar rumah atau mengantre di klinik/rumah sakit.
  • Privasi terjamin: Kerahasiaan data dan percakapan kamu dengan dokter terjamin aman.

Referensi

Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Diakses pada 2026. Hydroxy Acids in Dermatology: Chemistry and Clinical Applications.
Indian Dermatology Online Journal. Diakses pada 2026. Cosmeceuticals and Active Ingredients in Dermatology practice.
WebMD. Diakses pada 2026. How to Safely Layer Skincare Ingredients.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Penggunaan Bahan Aktif dalam Kosmetik.

FAQ

1. Apakah AHA BHA boleh dipakai bersamaan dengan Hyaluronic Acid?
Boleh. Hyaluronic acid berfungsi untuk menghidrasi dan menenangkan kulit, sehingga sangat cocok dikombinasikan setelah penggunaan AHA/BHA untuk mencegah efek kulit kering.

2. Kapan waktu terbaik menggunakan AHA BHA?
AHA BHA paling ideal digunakan pada malam hari karena proses eksfoliasi dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Jangan lupa memakai *sunscreen* pada pagi harinya.

3. Berapa kali seminggu AHA BHA sebaiknya digunakan?
Untuk pemula, gunakan 1–2 kali seminggu terlebih dahulu agar kulit dapat beradaptasi. Jika tidak terjadi iritasi, frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan kulit.