• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ajarkan Anak Mandiri dengan 7 Cara Ini

Ajarkan Anak Mandiri dengan 7 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta - Sebagai orangtua, mengajarkan keterampilan hidup dan kegiatan sehari-hari kepada anak-anak bisa jadi pekerjaan yang tidak mudah. Saat orangtua menjadi sibuk mengurus pekerjaan, di sini pentingnya anak untuk bisa menjadi mandiri. Mendidik anak untuk menjadi mandiri diperlukan supaya agar tidak merepotkan orangtua, dan ini juga penting untuk mempersiapkan mereka menuju pendewasaan.

Bangun pagi, makan sarapan, menyikat gigi, mandi, berpakaian, mengatur pekerjaan sekolah, memasukkan bekal makan siang dan banyak lagi, adalah contoh aktivitas yang setidaknya bisa dilakukan anak sendiri. Ketika anak-anak bisa mandiri, itu bisa membuat pekerjaan orangtua di rumah jadi lebih mudah.

Ingat, terlalu memanjakan anak atau meminta seorang pengasuh untuk menyiapkan semua kebutuhan anak tidak mengajarkan anak keterampilan hidup yang dibutuhkan saat ia dewasa nanti. Pada akhirnya, agar anak tumbuh dengan baik, mereka membutuhkan orangtua mereka untuk mengajarkan kemandirian. 

Baca juga: Pola Asuh yang Tepat untuk Anak Usia 5-10 Tahun

Lantas, bagaimana cara mengajari anak supaya bisa mandiri? Coba simak beberapa hal yang bisa orangtua lakukan berikut!

Beri Anak Tanggung Jawab yang Dapat Ia Tangani

Anak tidak perlu mulai bisa memasak, atau memperbaiki saluran air yang mampet. Kemandirian perlu dimulai dari urusan-urusannya sendiri di rumah. Jika kamu merencanakan piknik dan membutuhkan bantuan anak, berikan dia tugas-tugas sederhana seperti membuat daftar barang yang mungkin dibutuhkan atau melanjutkan dan mengemas tasnya sendiri. 

Hindari Memegang Tangan Anak

Banyak orangtua bingung bagaimana cara membimbing anak, sehingga tanpa sadar mereka akan berpegangan tangan dan terus-menerus campur tangan saat anak melakukan sesuatu yang salah atau mengambil lebih lama dari yang dibutuhkan. Pada usia dini, ajarkan beberapa hal yang bisa membuat pekerjaannya lebih mudah. Sementara saat dia tumbuh dewasa, biarkan dia mendatangi orangtua sendiri jika dia membutuhkan bantuan. 

Biarkan Anak Membuat Keputusan Sendiri

Sebagai orangtua, mungkin kita lebih suka menyuruh anak untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya sebelum ia keluar untuk bermain. Namun, bisa saja ia lebih suka bermain dulu dan kemudian menyelesaikan pekerjaan rumahnya karena ia sudah merasa sangat suntuk.

Cobalah berikan anak sedikit kebebasan dalam aspek yang lebih kecil, seperti memilih apa yang akan dikenakan atau makanan ringan apa yang dimakan di malam hari. Selama dia melakukan apa yang dia janjikan, kamu seharusnya tidak akan mempermasalahkannya. 

Baca juga: Cara Mempersiapkan Si Kecil untuk Menerima Adik Baru

Orangtua juga Perlu Berempati pada Anak 

Anak baru belajar mandiri dan tidak jelas ini bukan hal yang mudah baginya. Hindari memaki atau membuatnya terpuruk. Bahkan jika dia gagal melakukan sesuatu yang cukup sederhana. Dukung anak dan bantu saat mereka memintanya, tanpa menghakiminya.

Jangan Membuat Kesalahan Sebagai Masalah Besar

Anak-anak akan pasti mengalami kegagalan saat melakukan hal-hal pertama kali. Mereka akan melakukan kesalahan dan mereka bahkan mungkin mengulanginya meskipun kamu telah memperingatinya. Hindari fokus pada kegagalan dan biarkan anak tahu apa yang bisa ia lakukan dengan lebih baik, tetapi jangan menghubungkan kegagalan itu dengannya. Pasalnya ini bisa sangat menghambat harga dirinya.

Ajarkan Cara Memecahkan Masalah Secara Mandiri

Baik itu masalah terkait sekolah atau masalah apa pun yang mungkin ia miliki dengan saudara atau teman, beri tahu anak bahwa masalah tertentu harus diselesaikan olehnya dan orangtua tidak bisa membantunya. Bimbing jika diperlukan dengan memberinya perspektif yang berbeda tentang situasi.

Berikan Dorongan

Ketika anak melakukan hal-hal yang dia janjikan dengan cara yang benar sendirian, jangan ragu untuk mengatakan kepadanya betapa bangganya kamu melihat hal ini. Umpan balik positif sangat penting dalam membentuk kepribadian anak dengan cara yang benar dan validasi orang tua sangat membantu dalam hal ini.

Baca juga: Ini 4 Cara Orangtua Agar Bersahabat dengan Anak Remajanya

Itulah tips untuk mengajarkan kemandirian pada anak. Jika kamu masih membutuhkan tips lain mengenai tips parenting, kamu bisa tanyakan pada psikolog di Halodoc. Psikolog akan memberikan berbagai tips dan saran yang dibutuhkan dalam membesarkan anak menjadi pribadi yang baik. Mudah bukan, yuk download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!

Referensi:
Parenting Firstcry. Diakses pada 2020. 10 Effective Tips to Make Your Child Independent.
Parents. Diakses pada 2020. Teaching Your Child Independence.
Your Therapy Source. Diakses pada 2020. 5 Ways To Teach Your Children to Be Independent.