• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kesehatan Anak

Kesehatan Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
kesehatan-anak-halodoc

Kesehatan anak tentunya menjadi prioritas nomor satu bagi orangtua. Melihat anak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik adalah hal yang paling membahagiakan bagi para orangtua.


Namun, ada berbagai hal di lingkungan sekitar anak yang bisa memengaruhi kesehatannya. Itulah mengapa penting bagi orangtua untuk mengetahui cara menjaga kesehatan anak.


Cara Menjaga Kesehatan Anak

Berikut ini cara yang bisa dilakukan orangtua untuk menjaga kesehatan anak:

  • Berikan Imunisasi secara Lengkap untuk Anak

Imunisasi adalah cara terbaik untuk mencegah penularan berbagai penyakit yang bisa berbahaya pada anak. Karena itu, temui dokter anak dan pastikan Si Kecil mendapatkan semua imunisasi yang ia butuhkan, termasuk vaksin flu.

Baca juga: Ketahui Apa Saja Tes Kesehatan untuk Anak


  • Ajarkan Cara Mencuci Tangan yang Benar

Mencuci tangan juga merupakan cara terpenting untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa diperoleh anak dari sekolah atau tempat umum lainnya. Si Kecil bisa terserang bakteri atau virus penyebab penyakit bila ia menggosok mata atau hidungnya dengan tangan yang sudah terkontaminasi oleh kuman tersebut. Oleh karena itu, sering mencuci tangan bisa membantu mencegahnya dari paparan kuman penyakit.


Jadi, ajarkan anak cara mencuci tangan yang benar dengan menggunakan air dan sabun. Ingatkan anak untuk mencuci tangan setelah membuang ingus, setelah menggunakan kamar mandi, dan sebelum makan.


  • Bantu Anak Memiliki Sistem Kekebalan Tubuh yang Kuat

Orangtua juga perlu menjaga kesehatan tubuh anak agar sistem kekebalan mereka bisa bekerja dengan baik. Dorong anak untuk tidur yang cukup, menerapkan pola makan yang sehat pada anak, dorong ia untuk aktif bergerak dan berolahraga, luangkan waktu untuk bermain, dan menekankan pentingnya mencuci tangan adalah cara-cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu mengurangi risiko anak terkena pilek, flu, dan infeksi lainnya.


Banyak orangtua yang tertarik untuk memberikan suplemen atau vitamin ekstra, seperti vitamin C pada anak. Namun, ibu dianjurkan untuk selalu membicarakannya pada dokter anak sebelum memberi anak suplemen apa pun. American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan pemberian suplemen vitamin untuk anak-anak sehat yang mengonsumsi makanan yang bervariasi. Cara paling baik adalah dengan membiarkan anak mendapatkan vitamin mereka melalui makanan.

Baca juga: 5 Trik Menjaga Kesehatan Anak Saat Perubahan Cuaca


  • Ajari Anak Kebiasaan Sehat

Mengajari anak melakukan kebiasaan sehat penting agar ia bisa terlindungi dari infeksi penyakit. Kebiasaan sehat yang perlu diajarkan pada anak, antara lain tidak menyentuh mata sebelum mencuci tangan, tidak berbagi peralatan makan dengan teman, menggunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung saat bersin, dan memberi tahu orangtua saat ia merasa tidak enak badan. Tindakan pencegahan tersebut sangat efektif untuk mencegah penyebaran sebagian besar penyakit menular, termasuk penyakit perut.


  • Dorong Anak untuk Cukup Tidur

Memastikan anak tidur yang cukup adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan mereka. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi anak-anak dalam berbagai cara. Kurang tidur bisa menyebabkan konsentrasi yang buruk, obesitas, depresi, keinginan bunuh diri, dan cedera. Pastikan ibu membuat jadwal tidur untuk anak dan biasakan anak untuk tidur sesuai jadwal.


  • Berikan Sarapan yang Sehat

Sarapan adalah waktu makan paling penting bagi anak-anak usia sekolah. Sarapan yang seimbang dengan protein dan karbohidrat kompleks terbukti penting untuk fungsi otak serta untuk menjaga tingkat energi yang stabil sepanjang hari.


Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang rutin sarapan lebih cenderung mengonsumsi nutrisi dalam jumlah yang sesuai serta mengonsumsi lebih sedikit lemak dan kolesterol total. Begitu juga dengan asupan zat besi, vitamin B, dan vitamin D kira-kira 20-60 persen lebih tinggi pada anak-anak yang rutin sarapan pagi dibandingkan dengan mereka yang melewatkan sarapan.


  • Dorong Anak untuk Aktif Bergerak

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), obesitas pada masa kanak-kanak meningkat lebih dari dua kali lipat pada anak-anak dan empat kali lipat pada remaja dalam 30 tahun terakhir. Oleh karena itu, aktivitas fisik adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan anak. Pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan 60 menit aktivitas fisik setiap hari untuk anak-anak.

Baca juga: Mitos Kesehatan Anak yang Harus Berhenti Dipercaya


Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak mengalami gangguan kesehatan atau ibu ingin memberikan imunisasi untuk anak, hubungi saja dokter atau kunjungi rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc.


Referensi:
Verywell. Diakses pada 2021. 10 Ways to Keep Kids Healthy During the School Year.
Healthline. Diakses pada 2021. Children’s Health Overview.