• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Akibat Fatal dari Tenggelam Bisa Sebabkan Edema Paru

Akibat Fatal dari Tenggelam Bisa Sebabkan Edema Paru

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Akibat fatal dari tenggelam adalah terjadinya edema paru. Ini terjadi ketika air menumpuk di paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernapas. Orang yang tenggelam tanpa sengaja dapat menghirup air ke paru-parunya. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan untuk bernapas, tetapi juga dapat menyebabkan nyeri dada, batuk, perubahan perilaku, dan kelelahan ekstrem. 

Komplikasi dari edema paru karena tenggelam dapat meningkatkan tekanan di arteri pulmonalis (pulmonary hypertension), dan akhirnya ventrikel kanan di jantung menjadi lemah. Ventrikel kanan memiliki dinding otot yang jauh lebih tipis daripada sisi kiri jantung karena tekanannya lebih sedikit untuk memompa darah ke paru-paru. 

Komplikasi Edema Paru karena Tenggelam

Tekanan yang meningkat di arteri pulmonalis dapat menyebabkan:

1. Pembengkakan perut.

2. Penumpukan cairan di selaput yang mengelilingi paru-paru (efusi pleura).

3. Pembengkakan hati.

Bagaimana tenggelam dapat menyebabkan komplikasi edema paru sehingga memicu kematian? Orang yang tenggelam biasanya mengalami keterkejutan dan guncangan. Pada tahap ini, seseorang akan mengambil posisi hampir vertikal di dalam air, dengan sedikit atau tanpa gerakan kaki. 

Lengan akan berada di atau dekat permukaan air, membuat gerakan menggenggam atau membalik secara acak. Kepala akan dimiringkan ke belakang dengan wajah menghadap ke atas. Kemudian ketika orang tersebut tidak bisa mempertahankan posisi di atas garis air, air akan memasuki mulut dan menyebabkan epiglotis menutup di saluran pernapasan. 

Baca juga: Ini Bedanya Edema Paru dan Pneumonia

Ketika tidak lagi bisa bernapas, orang tersebut akan kehilangan kesadaran. Karena kekurangan oksigen di otak, orang tersebut akan mengalami kejang, kulit membiru, terutama di bibir. Ketika akhirnya pernapasan dan sirkulasi udara berhenti, orang tersebut akan mengalami serangan jantung. 

Dilansir dari Healthline, penyebab paling umum dari edema paru adalah gagal jantung kongestif (CHF). Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak lagi dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. 

Ini menciptakan tekanan di pembuluh darah kecil paru-paru, yang menyebabkan bocornya cairan pada pembuluh darah. Pada kondisi tubuh yang normal, paru-paru akan mengambil oksigen dari udara yang dihirup dan memasukkannya ke dalam aliran darah. Namun, ketika cairan mengisi paru-paru, laju oksigen jadi terhambat masuk ke dalam aliran darah. 

Penyebab Lain Edema Paru

Edema paru adalah suatu kondisi ketika paru-paru dipenuhi dengan cairan. Ini juga dikenal sebagai kongesti paru-paru. Ketika edema paru terjadi, tubuh berjuang untuk mendapatkan oksigen yang cukup sampai pengidapnya mengalami sesak napas.

Baca juga: Sering Terkena Kipas Angin Sebabkan Edema Paru, Benarkah?

Selain tenggelam, ada beberapa penyebab edema paru:

1. Gagal jantung kongestif.

2. Kondisi medis lainnya termasuk serangan jantung atau penyakit jantung lainnya, katup jantung yang bocor, menyempit, atau rusak, tekanan darah tinggi mendadak, radang paru-paru, gagal ginjal, kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi parah, sepsis darah yang parah, atau keracunan darah yang disebabkan oleh infeksi.

3. Faktor eksternal juga dapat memberi tekanan ekstra pada jantung dan paru-paru dan menyebabkan edema paru mulai dari berada di ketinggian, penggunaan narkoba atau overdosis obat, kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh inhalasi racun, trauma berat, sampai cedera yang signifikan. 

Informasi selengkapnya mengenai edema paru bisa ditanyakan langsung di Halodoc.  Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Pulmonary Edema?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pulmonary edema
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Dry Drowning?
Canyon Guides.org. Diakses pada 2020. Drowning and near Drowning
WebMD. Diakses pada 2020. What Are Dry Drowning and Secondary Drowning?
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Pulmonary Edema?