Ad Placeholder Image

Amankah Bayi Tidur Menungging? Simak Faktanya

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   15 Agustus 2025

Posisi bayi tidur menungging sebenarnya tidak direkomendasikan, terutama untuk bayi di bawah 1 tahun.

Amankah Bayi Tidur Menungging? Simak FaktanyaAmankah Bayi Tidur Menungging? Simak Faktanya

Daftar Isi:

  1. Apakah Posisi Bayi Tidur Menungging Aman?
  2. Risiko Posisi Tidur Menungging pada Bayi
  3. Posisi Tidur yang Aman untuk Bayi
  4. Kapan Bayi Boleh Tidur Menungging?
  5. Rekomendasi Halodoc

Posisi tidur bayi sering menjadi perhatian orang tua, termasuk saat si kecil tidur menungging. Bagi sebagian orang, posisi ini terlihat menggemaskan, tetapi mungkin menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan kesehatannya.

Beberapa bayi memang secara alami memilih tidur menungging karena merasa nyaman, namun orang tua perlu memahami apakah posisi ini aman atau justru berisiko.

Yuk, ketahui fakta medis seputar bayi tidur menungging supaya ibu bisa lebih tenang dan tahu langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan buah hati.

Apakah Posisi Bayi Tidur Menungging Aman?

Pertanyaan tentang keamanan posisi tidur bayi, terutama posisi menungging (tengkurap), sering menjadi perhatian utama para orang tua.

Secara umum, posisi bayi tidur menungging tidak direkomendasikan, terutama bagi bayi di bawah usia 1 tahun. Hal ini dikarenakan posisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar bayi selalu ditidurkan dalam posisi terlentang pada permukaan yang keras dan datar. Posisi ini terbukti paling aman untuk mengurangi risiko SIDS.

Meskipun beberapa bayi mungkin tampak lebih nyaman dalam posisi menungging, manfaatnya tidak sebanding dengan risiko yang mungkin terjadi.

Risiko Posisi Tidur Menungging pada Bayi

Tidur dengan posisi menungging dapat menimbulkan beberapa risiko bagi bayi, terutama yang berusia di bawah 1 tahun. Berikut adalah beberapa risiko utama yang perlu diperhatikan:

  • Peningkatan Risiko SIDS: Posisi menungging dapat meningkatkan risiko SIDS hingga 2 hingga 3 kali lipat dibandingkan posisi terlentang.
  • Kesulitan Bernapas: Bayi yang tidur menungging mungkin mengalami kesulitan bernapas karena wajah mereka tertekan ke kasur, yang dapat menghalangi jalan napas.
  • Peningkatan Suhu Tubuh: Posisi ini dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh bayi secara berlebihan, yang juga menjadi faktor risiko SIDS.
  • Terjebak dalam Posisi: Bayi yang belum memiliki kemampuan untuk berguling atau mengangkat kepala mungkin terjebak dalam posisi menungging, meningkatkan risiko tercekik.

Posisi Tidur yang Aman untuk Bayi

Posisi tidur terlentang adalah posisi paling aman untuk bayi, terutama selama tahun pertama kehidupannya.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa posisi ini sangat dianjurkan:

  • Mengurangi Risiko SIDS: Posisi terlentang membuka jalan napas bayi dan mengurangi risiko tercekik.
  • Memudahkan Pengawasan: Orang tua dapat dengan mudah mengawasi kondisi bayi saat mereka tidur terlentang.
  • Mendukung Perkembangan Motorik: Meskipun ada kekhawatiran bahwa posisi terlentang dapat menunda perkembangan motorik, penelitian menunjukkan bahwa manfaatnya jauh lebih besar daripada risikonya.

Selain posisi tidur, penting juga untuk memastikan lingkungan tidur bayi aman. Hindari penggunaan bantal, selimut tebal, atau mainan lunak di tempat tidur bayi. Tempat tidur bayi sebaiknya memiliki permukaan yang keras dan rata dengan hanya sprei yang pas.

Ibu bisa cari tahu juga, 6 Kebiasaan Tidur Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua.

Kapan Bayi Boleh Tidur Menungging?

Pada umumnya, bayi dianggap aman untuk tidur menungging setelah mereka mampu berguling sendiri dari posisi terlentang ke posisi menungging dan sebaliknya dengan mudah.

Biasanya, kemampuan ini berkembang sekitar usia 6 bulan. Namun, penting untuk tetap menidurkan bayi dalam posisi terlentang hingga usia 1 tahun.

Jika bayi berguling sendiri ke posisi menungging saat tidur, ibu tidak perlu membalikkannya kembali ke posisi terlentang.

Satu hal yang terpenting adalah memastikan lingkungan tidur bayi aman dan bebas dari risiko tercekik. Konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi si kecil.

Rekomendasi Halodoc

Keamanan posisi tidur bayi adalah prioritas utama untuk mencegah SIDS. Posisi terlentang tetap menjadi rekomendasi terbaik hingga usia 1 tahun.

Pastikan lingkungan tidur bayi aman dengan kasur yang keras, tanpa bantal atau selimut tebal, dan suhu kamar yang sejuk.

Jika ibu memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut mengenai posisi tidur bayi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak melalui Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Pregnancy, Birth and Baby. Diakses pada 2025. Baby sleep patterns by age.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2025. Newborn Sleep Patterns.
Tommys. Diakses pada 2025. Your baby’s sleep patterns.