• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Amankah Menyusui saat Alami Cacar Air? Ini Faktanya

Amankah Menyusui saat Alami Cacar Air? Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Salah satu cara pemenuhan nutrisi bayi adalah dengan pemberian ASI atau menyusui. Hal ini karena ASI memiliki kandungan lengkap yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi, serta menunjang tumbuh kembangnya. Namun, ketika ibu sedang mengalami cacar air, amankah jika tetap menyusui?

Sebenarnya, soal boleh atau tidaknya ibu menyusui saat alami cacar air ini masih menuai pro dan kontra, karena belum ada panduan yang jelas. Namun, virus varicella-zoster penyebab cacar air, diyakini tidak dapat menular ke bayi melalui ASI. Hal yang justru harus diwaspadai adalah penularan lewat kontak fisik, mengingat penyakit kulit ini dapat mudah menular ketika berkontak dengan pengidapnya. Jadi, sebaiknya ibu tidak menyusui Si Kecil secara langsung, tetapi memerah ASI dan menaruhnya di botol susu.

Baca juga: Begini Cara Memilih Obat Batuk untuk Ibu Menyusui

Perhatikan juga Waktu Kemunculan Cacar Air

Seperti telah disingggung tadi, cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, yang ditandai dengan munculnya bentol-bentol kecil pada kulit yang berisi air. Seseorang yang terkena cacar air dapat dengan mudah menularkan penyakitnya ke orang lain, mulai dari 1--2 hari sebelum muncul bentol berair, hingga semua bentol di kulit mengering. Hal ini tentu juga berlaku bagi ibu menyusui. 

Jika bentol berair pada kulit karena cacar air muncul 5 hari sebelum hingga 2 hari setelah melahirkan, ibu sebaiknya memisahkan diri dari bayinya untuk sementara waktu. Sebab, pada periode waktu tersebut, jumlah virus di dalam darah dan risiko penularan infeksi sangatlah tinggi. 

Selain itu, bayi yang dilahirkan juga perlu diberikan VZIG (varicella-zoster immunoglobulin) dan diawasi selama 21 hari pertama setelah kelahirannya, guna melihat apakah terjadi penularan atau tidak. Sebab, pada masa ini, ibu yang mengidap cacar air dapat menularkan kondisi yang paling parah pada bayi. Jika ditemukan adanya infeksi cacar air pada bayi, dokter biasanya akan memberikan obat antivirus. 

Baca juga: Kondisi Medis yang Membuat Ibu Tidak Dapat Menyusui

Lalu apakah ibu tidak boleh memberi ASI pada bayi? Jawabannya, tentu boleh-boleh saja. Namun, tidak diberikan secara langsung, melainkan dengan diperah dan diberikan lewat botol susu. Hal ini berlaku jika tidak ada lesi atau bentol pada area payudara ibu atau ketika bayi telah diberikan kekebalan pasif VZIG. 

Tips Menyusui Aman bagi Ibu yang Kena Cacar Air

Jika cacar air pada ibu terjadi lebih dari 5 hari sebelum atau lebih dari 3 hari setelah melahirkan, tubuh ibu biasanya sudah membentuk antibodi yang dapat ditransferkan ke bayinya, baik lewat plasenta ataupun ASI. Pada kondisi seperti ini, tidak perlu dilakukan pemisahan antara ibu dan bayinya. Bahkan, pemberian VZIG juga tidak diperlukan. 

Ibu dapat menyusui bayi, tetapi tetap perlu waspada karena risiko penularan cacar air ke bayi akan tetap ada. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu jika ingin tetap menyusui bayi saat terkena cacar air:

1. Rajin Cuci Tangan

Mencuci tangan adalah tindakan pencegahan umum untuk menjaga agar bayi tidak terkena infeksi cacar air. Ibu perlu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat sebelum menyusui, sebelum memegang bayi, dan setelah menyusui.

2. Menggunakan Masker

Cacar air dapat menular melalui droplet yang keluar dari mulut atau hidung. Oleh karena itu, pencegahan dengan menggunakan masker merupakan upaya yang penting, terutama saat ibu sedang menyusui.

Baca juga: 3 Tradisi Unik Ibu Menyusui di Dunia

3. Tutup Lesi atau Bentol dengan Baik

Di dalam lesi atau bentol cacar air tersimpan virus. Jadi, menutupinya dengan baik sangatlah penting untuk mencegah penularan pada saat ibu menyusui.

Itulah beberapa beberapa tips agar ibu bisa tetap menyusui bayi ketika terkena cacar air. Jika masih ragu atau belum jelas, download saja aplikasi Halodoc dan gunakan untuk bertanya dan berdiskusi soal kondisi cacar air yang dialami ketika menyusui pada dokter

Referensi:
Mother to Baby. Diakses pada 2020. Chicken Pox (Varicella).
Mom Junction. Diakses pada 2020. Chickenpox And Breastfeeding: Precautions, Treatment, And Vaccination.