• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Alami Kutu Air, Apa Penyebabnya?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Alami Kutu Air, Apa Penyebabnya?

Anak Alami Kutu Air, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 28 April 2021
Anak Alami Kutu Air, Apa Penyebabnya?

Halodoc, Jakarta – Kutu air dikenal sebagai penyakit yang bisa terjadi bila terlalu lama merendam kaki di dalam air. Kutu air memang disebabkan oleh jamur yang bertumbuh paling baik di lingkungan yang basah atau lembap.

Selain itu, kutu air juga bersifat menular. Jadi, siapa saja bisa terkena infeksi jamur ini, termasuk anak-anak. Lantas, bagaimana caranya anak bisa terkena kutu air? Nah, penting bagi ibu untuk mengetahui penyebab kutu air pada anak agar ibu bisa melakukan tindakan pencegahan. 

Baca juga: Ini Bedanya Kutu Rambut dan Kutu Air

Penyebab Kutu Air pada Anak

Bukan disebabkan oleh kutu, penyebab kutu air adalah jamur yang tumbuh di permukaan yang hangat dan lembap, seperti di sekitar kolam renang, kamar mandi umum dan ruang ganti.

Nah, bila Si Kecil sering berjalan di permukaan tersebut tanpa alas kaki, jamur bisa menyerang kakinya dan menyebabkan kutu air. Itulah mengapa orangtua dianjurkan untuk mendorong anak mengenakan sandal jepit saat berjalan di sekitar kolam renang atau mandi di pancuran umum.

Selain itu, kutu air juga bisa menular melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi oleh jamur. 

Berikut ini faktor yang meningkatkan risiko anak mengalami kutu air:

  • Mengunjungi tempat-tempat umum tanpa alas kaki, terutama ruang ganti, pancuran, dan kolam renang.
  • Berbagi kaus kaki, sepatu, atau handuk dengan orang yang terinfeksi.
  • Mengenakan sepatu yang ketat dan tertutup.
  • Membiarkan kaki anak tetap basah untuk waktu yang lama.
  • Memiliki kaki yang berkeringat.

Cara Mencegah Anak Mengalami Kutu Air

Nah, agar anak tidak terkena kutu air, berikut beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk anak:

  • Kenakan Si Kecil kaus kaki berbahan katun yang menyerap keringat.
  • Ganti kaus kaki anak bila lembap atau berkeringat.
  • Bersihkan kaki anak setiap hari.
  • Taburkan bedak antijamur di kaki dan sepatu.
  • Hindari berbagi sepatu, kaus kaki, waslap dan handuk.
  • Hindari mengenakan anak sepatu yang ketat.
  • Keringkan kaki anak secara menyeluruh setelah berkeringat, berenang, atau mandi.

Waspada Gejala Kutu Air Pada Anak

Kutu air paling sering terjadi di kaki. Namun, infeksi jamur ini juga bisa menyebar ke kuku kaki dan tangan. Pada kaki, kutu air bisa menyebabkan ruam yang biasanya muncul di sela-sela jari kaki atau di punggung kaki.

Ruam ini bisa terlihat seperti benjolan bening, lepuh kecil, atau seperti kulit yang mengelupas, pecah-pecah, atau bersisik. Ruam kutu air biasanya sangat gatal dan terkadang bisa menimbulkan sensasi panas seperti terbakar.

Kutu air juga bisa terjadi di kuku kaki yang disebut juga onikomikosis. Pada kuku kaki, infeksi jamur ini bisa menyebabkan kuku berubah warna, tebal, dan rapuh. Kuku kaki yang terinfeksi juga bisa terlepas dari bantalan kuku.

Baca juga: Malu karena Kuku Kaki Rusak Akibat Jamur Kuku? Ini Cara Obatinya

Cara Mengobati Kutu Air

Namun, ibu tidak perlu khawatir bila Si Kecil terkena kutu air. Sebab, infeksi jamur ini biasanya tidak serius dan bisa diobati.

Pengobatan untuk kutu air biasanya cukup sederhana. Untuk kasus yang ringan, dokter akan menganjurkan ibu untuk mengoleskan bedak yang mengandung obat atau krim yang membunuh jamur pada kaki anak yang terkena. Si Kecil biasanya akan merasa lebih baik setelah beberapa hari pengobatan. Namun, terkadang ibu perlu memberikan obat hingga sebulan untuk menghilangkan kutu air pada anak sepenuhnya.

Ibu juga harus menjaga kaki anak tetap kering dan melepaskan sepatunya sesering mungkin, karena jamur tidak bisa tumbuh dengan mudah di udara terbuka dan kering. Bila cara-cara tersebut tidak membantu menyembuhkan infeksi, dokter mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat.

Baca juga: 6 Bahan Alami untuk Atasi Kutu Air

Itulah penjelasan mengenai penyebab anak mengalami kutu air. Bila anak memiliki tanda-tanda kutu air di kakinya, hubungi saja dokter melalui aplikasi Halodoc. Ibu bisa minta saran kesehatan tentang cara terbaik untuk mengatasi kutu air pada anak dari dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2021. Athlete's Foot.
Nationwide Children’s Diakses pada 2021. Tinea Pedis.
Healthline. Diakses pada 2021. Athlete’s Foot (Tinea Pedis).