• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Tidak Pede karena Bercak Mongol, Ini Cara Mengatasinya

Anak Tidak Pede karena Bercak Mongol, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Beberapa ibu kerap merasa khawatir ketika melihat bercak kebiruan pada anaknya yang baru lahir. Sebenarnya, bercak biru tersebut bukanlah disebabkan oleh lebam, melainkan bercak mongol

Masih asing dengan kondisi ini? Bercak mongol ini merupakan bercak biru keabuan yang sering muncul pada kulit bayi yang baru lahir. Boleh dibilang bercak mongol ini merupakan salah satu tanda lahir akibat pigmen atau zat warna kulit.

Pertanyaannya, bisakah bercak mongol menghilang? Bagaimana cara untuk mengatasinya? 

Baca juga: Ketahui Penyebab Munculnya Bercak Mongol pada Si Kecil

Hilang dengan Sendirinya atau Terapi Laser

Sebenarnya ibu tak perlu panik ketika menemukan bercak mongol pada anak. Sebab bercak mongol bukanlah tanda dari sebuah penyakit atau kelainan. Nah, dengan kata lain, maka tidak diperlukan perawatan medis secara khusus. Dalam kebanyakan kasus, bercak mongol ini akan hilang setelah anak berusia empat tahun atau saat anak beranjak remaja.

Oleh karena bukan sebuah penyakit, jadi bercak mongol tak menimbulkan komplikasi fisik. Hanya saja mungkin bisa berdampak pada psikologis anak. Kondisi ini bisa terjadi bila bercak mongol muncul di tempat yang terlihat jelas dan tak kunjung hilang setelah masa kanak-kanak.

Lalu, bagaimana cara mengatasi bercak mongol bila tak kunjung menghilang? 

Meski umumnya menghilang saat anak berusia empat tahun, tetapi bercak ini bisa menetap hingga dewasa. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya. Misalnya, dengan menggunakan terapi laser. 

Terapi laser sendiri sudah lama dimanfaatkan dalam dunia medis. Terapi ini menggunakan sinar cahaya yang kuat untuk memotong, membakar, atau menghancurkan jaringan abnormal di dalam tubuh. 

Akan tetapi, dalam beberapa kasus terapi laser ini bisa membuat kulit lebih gelap. Oleh sebab itu, biasanya dokter akan menyertai terapi krim pemutih untuk memberikan hasil yang terbaik.  

Nah, kira-kira sebenarnya apa sih yang menyebabkan bercak mongol? 

Terperangkapnya Melanosit

Warna biru pada bercak mongol tak muncul dengan sendirinya. Kondisi ini disebabkan oleh melanosit, sel yang berfungsi menghasilkan pigmen kulit atau warna pada kulit. Melanin ini terperangkap dalam lapisan kulit dermis sewaktu migrasi ke epidermis, yaitu lapisan kulit paling luar waktu perkembangan embrio. Normalnya melanosit terdapat pada lapisan epidermis. Sayangnya, penyebab terperangkapnya melanosit ini belum diketahui secara pasti. 

Baca juga: Berbahayakah Bercak Mongol Bagi Si Kecil? Ini Faktanya

Kemunculan bercak mongol ini umumnya tak berkaitan dengan suatu penyakit tertentu. Namun, bila bercak ini muncul luas dan timbul di banyak tempat, bisa saja menandai suatu kondisi kesehatan tertentu. Misalnya, penyakit tumor pada selaput pelindung otak atau gangguan metabolisme gangliosidosis GM1.

Beda dengan Memar

Tak sedikit ibu yang khawatir ketika melihat bercak mongol pada tubuh anaknya. Mereka mengira bercak tersebut berupa lebam. Padahal, lebam akan menimbulkan rasa nyeri, tetapi tidak pada bercak mongol. Di samping itu, bercak akibat memar biasanya akan hilang dalam hitungan hari. Sedangkan bercak mongol baru bisa hilang setelah beberapa tahun

Lalu, seperti apa sih tanda bercak mongol pada Si Kecil? 

  • Berwarna biru agak keabu-abuan.

  • Bercak dengan perabaan yang rata dengan permukaan kulit normal.

  • Lokasi paling sering di daerah pantat atau punggung, tetapi dapat ditemukan dibagian tubuh lain.

  • Berukuran 2 sampai 8 sentimeter, walaupun pada beberapa kasus dapat lebih lebar.

  • Bentuk bercaknya datar dan tidak beraturan. 

  • Bercak mongol tidak hilang dan tidak berubah warna dalam hitungan hari, berbeda dengan lebam, atau memar. 

  • Biasanya muncul saat bayi baru lahir atau seminggu sesudahnya.

  • Bentuk bercak tidak beraturan .

Dalam kebanyakan kasus, bercak mongol ini muncul pada saat kelahiran. Namun, ada sebagian lagi yang muncul pada masa neonatal, sekitar minggu-minggu pertama pasca kelahiran. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur chat dan voice/video call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Are Mongolian Blue Spots?
US National Library of Medicine National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Mongolian Blue Spots.
Medscape. Diakses pada 2020. Congenital Dermal Melanocytosis (Mongolian Spot).