Ketahui Penyebab Munculnya Bercak Mongol pada Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ketahui Penyebab Munculnya Bercak Mongol pada Si Kecil

Halodoc, Jakarta - Beberapa bayi yang lahir mungkin saja mengalami bercak. Bercak tersebut bisa hilang dan bisa saja tidak. Salah satu bercak yang tidak dapat hilang adalah bercak mongol

Bercak mongol dapat terlihat saat bayi lahir atau minggu-minggu awal setelah bayi lahir. Hal ini sudah terjadi selama berabad-abad dan terkadang dihubungkan dengan kepercayaan atau mitos tertentu. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penyebab bercak mongol terjadi.

Baca juga: Berbahayakah Bercak Mongol Bagi Si Kecil? Ini Faktanya

Hal yang Menjadi Penyebab Bercak Mongol

Bintik-bintik atau bercak mongol adalah sebuah tanda lahir yang disebabkan oleh pigmen pada kulit. Dalam dunia medis, hal ini disebut juga dengan melanositosis kulit bawaan. Pertanda lahir ini tidak dapat dicegah dan belum diketahui penyebabnya.

Pertanda lahir yang dapat berwarna biru keabu-abuan ini umumnya terjadi pada seseorang yang mempunyai kulit berwarna lebih gelap. Terkadang seseorang salah mengiranya sebagai memar. Umumnya, bagian yang terserang bercak ini adalah punggung bagian bawah atau bokong. Walau begitu, bagian tubuh lain juga dapat mengalaminya.

Hal ini dapat terjadi pada bayi selama hitungan bulan hingga tahunan. Biasanya, bercak biru ini akan hilang saat anak tersebut berusia empat tahun. Tanda lahir ini tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan. Walau begitu, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkannya.

Terdapat dua jenis tanda lahir yang dapat terjadi, yaitu tanda lahir merah (vaskular) dan berpigmen. Tanda lahir merah terjadi karena terlalu banyak pembuluh darah. Gangguan ini dapat menyebabkan banyak komplikasi, seperti pendarahan dan rasa sakit. Bercak mongol termasuk dalam tanda lahir berpigmen.

Penyebab dari bercak mongol belum diketahui secara pasti. Walau begitu, hal ini lebih umum terjadi pada bayi yang mempunyai warna kulit lebih gelap, seperti keturunan Asia, Hispanik, Afrika, dan India Timur. Walau begitu, bintik-bintik ini muncul ketika melanosit tetap berada di lapisan kulit yang lebih dalam saat perkembangan embrio.

Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal tanda lahir pada bayi, dokter dari Halodoc dapat membantu kamu.. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone-mu. Mudah bukan?

Apakah Bercak Mongol Berbahaya?

Bintik-bintik biru mongol tidak menyebabkan bahaya sama sekali. Hal ini bukan kanker atau indikasi penyakit, serta gangguan lainnya. Maka dari itu, tidak perlu intervensi medis. Dalam banyak kasus, bintik-bintik menghilang pada saat seorang anak menjadi remaja.

Jika anak tampaknya memiliki bercak mongol, pastikan dokter anak memeriksanya pada pemeriksaan pertama bayi. Dokter dapat mendiagnosis bintik-bintik biru mongol berdasarkan penampilannya. Perlu diketahui, satu-satunya gangguan yang dapat terjadi adalah masalah psikologis.

Baca juga: Begini Prosedur Diagnosis Bercak Mongol

Cara Penanganan Bercak Mongol

Seorang dokter harus memeriksa bintik-bintik mongol pada bayi yang baru lahir dan menulisnya pada catatan medis bayi. Hal ini dapat membantu kamu untuk menghindari kemungkinan terjadinya dugaan memar karena masalah lainnya. Tanda lahir ini juga dapat diperiksa secara teratur untuk menentukan apakah bercak akan hilang dengan sendirinya atau tidak. Jika kamu ingin sekali menghilangkan tanda lahir tersebut, kamu dapat menghapusnya dengan prosedur sinar laser.

Baca juga: Si Kecil Terkena Bercak Mongol, Perlukah Diobati?

Referensi:
Medical News Today (2019). Mongolian spots: Causes, pictures, and outlook
Healthline (2019). Mongolian Blue Spots
NHS (2019). Birthmarks