Ad Placeholder Image

Apa Ciri-Ciri Orang Terkena Asam Urat? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   23 Februari 2026

Asam urat ditandai nyeri sendi hebat, bengkak kemerahan, dan tophi yang dipicu oleh penumpukan kristal purin dalam aliran darah.

Apa Ciri-Ciri Orang Terkena Asam Urat? Ini yang Perlu Kamu KetahuiApa Ciri-Ciri Orang Terkena Asam Urat? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

DAFTAR ISI


Asam urat adalah kondisi yang terjadi akibat kadar asam urat berlebih dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri sendi yang parah dan berbagai komplikasi lainnya.

Mengenali ciri-ciri asam urat sejak dini penting agar penanganan dapat segera dilakukan untuk mencegah kerusakan sendi permanen.

Apa Itu Asam Urat?

Asam urat, atau yang sering disebut gout, adalah bentuk radang sendi yang menyakitkan. Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di sendi dan jaringan sekitarnya.

Penumpukan kristal ini memicu peradangan dan nyeri yang hebat. Hiperurisemia adalah istilah medis untuk kadar asam urat tinggi dalam darah, yang tidak selalu menimbulkan gejala pada awalnya.

Ciri-Ciri Utama Orang Terkena Asam Urat

Berikut adalah ciri-ciri utama yang perlu diwaspadai sebagai tanda asam urat:

1. Nyeri Sendi yang Sangat Kuat

Serangan asam urat sering ditandai dengan nyeri yang datang tiba-tiba dan sangat intens.

  • Nyeri biasanya terlokalisasi pada sendi jempol kaki, namun dapat juga menyerang pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, atau jari tangan. Nyeri ini bisa sangat parah sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
  • Rasa sakit sering muncul malam hari dan digambarkan seperti sensasi terbakar atau dipukul. Intensitas nyeri dapat meningkat dengan cepat dalam beberapa jam pertama serangan.

2. Pembengkakan, Kemerahan, dan Panas pada Sendi

Sendi yang terkena asam urat akan tampak bengkak, merah, dan terasa hangat. Area di sekitar sendi juga menjadi sangat sensitif, bahkan sentuhan ringan seperti selimut pun bisa terasa menyakitkan.
Peradangan ini adalah respons tubuh terhadap kristal asam urat yang mengiritasi jaringan sendi.

3. Gerak Sendi Terbatas

Nyeri dan pembengkakan yang parah menyebabkan keterbatasan gerak pada sendi yang terkena. Penderita mungkin kesulitan berjalan, menekuk lutut, atau menggunakan tangan mereka secara normal.
Kekakuan sendi juga dapat terjadi, terutama setelah periode istirahat yang lama.

4. Tophi – Benjolan Kristal Asam Urat

Pada kasus asam urat kronis yang tidak diobati, kristal asam urat dapat menumpuk dan membentuk benjolan keras di bawah kulit (tophi). Tophi ini umumnya ditemukan di sekitar sendi, telinga, atau siku.
Meskipun biasanya tidak nyeri, tophi dapat merusak sendi dan jaringan di sekitarnya jika tidak ditangani.

5. Gejala Komplikasi Lain Akibat Asam Urat Tinggi

Selain gejala pada sendi, kadar asam urat tinggi juga dapat memicu komplikasi lain:

  • Batu ginjal: Kristal asam urat dapat mengendap di ginjal dan membentuk batu ginjal, menyebabkan nyeri tajam di pinggang atau punggung bawah, nyeri saat buang air kecil, dan kadang-kadang darah dalam urin.
  • Rasa tidak enak badan atau kelelahan: Beberapa orang dengan asam urat tinggi mungkin mengalami gejala umum seperti kelelahan, lemas, atau merasa tidak sehat secara umum.

Kapan Gejala Asam Urat Muncul?

Penting untuk diketahui bahwa banyak orang dengan kadar asam urat tinggi tidak menunjukkan gejala sampai kristal asam urat mulai terbentuk di sendi. Kondisi tanpa gejala ini disebut hiperurisemia asimtomatik.

Serangan asam urat sering terjadi tiba-tiba, mencapai puncak dalam beberapa jam, dan dapat berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Setelah serangan mereda, gejala akan hilang, tetapi serangan dapat kambuh di kemudian hari.

Jika kamu Mengidap Gejala Asam Urat, Segera Hubungi Dokter Ini untuk tahu penanganan yang tepat.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Kadar asam urat tinggi dalam darah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Produksi asam urat berlebih: Tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat akibat metabolisme purin yang tidak efisien.
  • Pengurangan ekskresi asam urat: Ginjal tidak mampu membuang asam urat secara efektif dari tubuh.
  • Faktor genetik: Riwayat keluarga dengan asam urat meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi ini.
  • Pola makan: Konsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, makanan laut, dan minuman manis, dapat meningkatkan kadar asam urat.
  • Kondisi medis tertentu: Penyakit ginjal, diabetes, obesitas, dan sindrom metabolik dapat meningkatkan risiko asam urat.
  • Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti diuretik, dapat meningkatkan kadar asam urat.

Bagaimana Diagnosis Asam Urat Ditegakkan?

Diagnosis asam urat melibatkan beberapa langkah, termasuk:

  • Pemeriksaan fisik: Dokter akan memeriksa sendi yang terkena dan mencari tanda-tanda peradangan.
  • Riwayat medis: Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien dan keluarga, serta pola makan dan penggunaan obat-obatan.
  • Tes darah: Pengukuran kadar asam urat dalam darah dapat membantu mengidentifikasi hiperurisemia. Namun, perlu diingat bahwa kadar asam urat yang normal tidak selalu menyingkirkan diagnosis asam urat.
  • Analisis cairan sendi: Dokter dapat mengambil sampel cairan dari sendi yang terkena dan memeriksanya di bawah mikroskop untuk mencari kristal asam urat. Ini adalah cara paling akurat untuk mendiagnosis asam urat.

Pilihan Pengobatan Asam Urat

Pengobatan asam urat bertujuan untuk meredakan nyeri dan peradangan selama serangan akut, serta mencegah serangan di masa mendatang dan komplikasi jangka panjang. Pilihan pengobatan meliputi:

  • Obat-obatan pereda nyeri: Obat-obatan seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), kolkisin, dan kortikosteroid dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan selama serangan akut.
  • Obat penurun asam urat: Obat-obatan seperti allopurinol dan febuxostat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dan mencegah pembentukan kristal asam urat.
  • Perubahan gaya hidup: Modifikasi gaya hidup seperti menghindari makanan tinggi purin, menurunkan berat badan, dan meningkatkan asupan cairan dapat membantu mengendalikan kadar asam urat.

Pahami lebih dalam tentang Apa itu Asam Urat? Gejala, Penyebab & Pengobatannya agar kamu bisa melakukan tindak pencegahan.

Langkah-Langkah Pencegahan Asam Urat

Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mencegah asam urat atau mengurangi risiko serangan, antara lain:

  • Batasi konsumsi makanan tinggi purin: Hindari atau batasi konsumsi daging merah, makanan laut, jeroan, dan minuman manis.
  • Jaga berat badan ideal: Obesitas meningkatkan risiko asam urat. Menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
  • Minum banyak air: Asupan cairan yang cukup membantu ginjal membuang asam urat dari tubuh.
  • Hindari alkohol: Alkohol dapat meningkatkan produksi asam urat dan mengganggu ekskresinya.
  • Konsumsi produk susu rendah lemak: Produk susu rendah lemak dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat-obatan: Beberapa obat dapat meningkatkan kadar asam urat. Diskusikan dengan dokter mengenai alternatif jika memungkinkan.

Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, terutama nyeri sendi yang parah dan tiba-tiba, segera konsultasikan dengan dokter.

Pemeriksaan darah untuk mengukur kadar asam urat dan evaluasi sendi akan membantu dokter menegakkan diagnosis dan menentukan pengobatan yang tepat. Penanganan dini dapat mencegah kerusakan sendi permanen dan komplikasi lainnya.

Kesimpulan

Mengenali ciri-ciri asam urat sejak dini adalah kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika kamu mengalami nyeri sendi yang parah, pembengkakan, kemerahan, dan gejala lainnya yang telah dijelaskan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gout.
Healthline. Diakses pada 2026. What is Gout?
Medical News Today. Diakses pada 2026. What are the potential complications of gout?