Ad Placeholder Image

Apa Kegunaan Obat Sanmol Drop? Ini Penjelasannya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   09 April 2026

Sanmol Drop bisa digunakan sebagai obat penurun demam, berkat kandungan paracetamol di dalamnya.

Apa Kegunaan Obat Sanmol Drop? Ini PenjelasannyaApa Kegunaan Obat Sanmol Drop? Ini Penjelasannya

DAFTAR ISI


Sanmol Drop adalah obat penurun panas dan pereda nyeri ringan hingga sedang yang diformulasikan khusus untuk bayi dan anak kecil.

Obat ini efektif untuk mengatasi demam, sakit kepala, sakit gigi, serta nyeri setelah imunisasi pada anak.

Meskipun termasuk obat bebas, pemberian Sanmol Drop harus disesuaikan dengan dosis yang tepat sesuai usia dan berat badan anak.

Apa Itu Sanmol Drop?

Sanmol Drop merupakan sediaan obat dalam bentuk tetes yang mengandung paracetamol.

Paracetamol atau asetaminofen adalah zat aktif yang dikenal luas sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam).

Bentuk sediaan drop ini memudahkan pemberian dosis yang akurat dan tepat pada bayi serta anak kecil yang sulit menelan obat dalam bentuk tablet atau sirup.

Obat ini sering menjadi pilihan utama untuk mengatasi gejala demam atau nyeri pada bayi dan anak-anak.

Ketersediaannya yang mudah ditemukan di apotek membuatnya menjadi pertolongan pertama yang praktis. Namun, penting untuk memahami cara kerja dan batasan penggunaannya.

Mekanisme Kerja Paracetamol

Paracetamol bekerja dengan cara memengaruhi pusat pengaturan suhu di otak dan mengurangi produksi prostaglandin di sistem saraf pusat.

Prostaglandin adalah zat kimia di dalam tubuh yang berperan dalam memicu respons peradangan, demam, dan nyeri.

Dengan menghambat produksi prostaglandin di otak, paracetamol membantu menurunkan suhu tubuh yang tinggi saat demam.

Selain itu, efeknya pada prostaglandin juga berkontribusi dalam meredakan sensasi nyeri. Mekanisme ini membuat paracetamol efektif dalam mengurangi demam dan nyeri tanpa menyebabkan iritasi lambung, seperti yang sering terjadi pada obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Kegunaan Utama Sanmol Drop

Sanmol Drop memiliki dua kegunaan utama berkat kandungan paracetamol di dalamnya. Kedua manfaat ini sangat relevan untuk kesehatan anak.

1. Menurunkan demam

Sanmol Drop sangat efektif dalam menurunkan demam yang disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti flu, batuk pilek, atau setelah imunisasi. Demam merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau peradangan, dan paracetamol membantu mengembalikan suhu tubuh ke normal.

2. Meredakan nyeri ringan hingga sedang

Selain demam, Sanmol Drop juga berguna untuk meredakan nyeri. Beberapa jenis nyeri yang bisa diatasi antara lain:

  • Sakit gigi pada anak.
  • Sakit kepala ringan.
  • Nyeri setelah prosedur imunisasi.
  • Nyeri lain yang bersifat ringan hingga sedang.

Penting untuk diingat bahwa Sanmol Drop hanya meredakan gejala, bukan mengobati penyebab demam atau nyeri.

Jika gejala berlanjut atau memburuk, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Anak Ibu alami demam? Cari tahu selengkapnya, Ini 7 Rekomendasi Obat Penurun Panas Anak.

Dosis dan Cara Pemberian Sanmol Drop

Meskipun Sanmol Drop termasuk obat bebas, dosis yang tepat sangat krusial untuk efektivitas dan keamanan, terutama pada bayi dan anak kecil.

Berikut ini dosis umum Sanmol Drop:

  • Anak di bawah 1 tahun: 0.6 ml. Diberikan 3-4 kali sehari. 
  • Anak usia 1-2 tahun: 0.6-1.2 ml. Diberikan 3-4 kali sehari.

Dosis paracetamol umumnya dihitung berdasarkan berat badan anak, yaitu sekitar 10-15 mg per kilogram berat badan setiap 4-6 jam.

Dosis maksimal paracetamol untuk anak adalah 60 mg/kg berat badan per hari, tidak melebihi 4-5 kali sehari.

Pemberian Sanmol Drop harus menggunakan pipet takar yang tersedia di kemasan untuk memastikan dosis yang akurat.

Pastikan anak menelan seluruh dosis obat. Jangan menambahkan dosis atau mengurangi interval pemberian tanpa anjuran dokter.

Ibu perlu tahu juga, ini 5 Pertolongan Pertama pada Anak Demam yang bisa dilakukan di rumah. 

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Penggunaan Sanmol Drop harus dilakukan dengan cermat untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Dosis yang tepat. Selalu ikuti petunjuk dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter atau apoteker. Kesalahan dosis dapat berbahaya, terutama pada anak-anak.
  • Frekuensi pemberian. Jangan memberikan Sanmol Drop terlalu sering. Umumnya, pemberian obat ini tidak lebih dari 4-5 kali dalam 24 jam untuk mencegah penumpukan paracetamol dalam tubuh.
  • Kondisi hati dan ginjal. Hati-hati jika anak memiliki riwayat gangguan fungsi hati atau ginjal. Paracetamol dimetabolisme di hati dan diekskresikan melalui ginjal. Dosis mungkin perlu disesuaikan atau obat lain mungkin lebih cocok.
  • Kombinasi obat. Hindari memberikan paracetamol bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol untuk mencegah overdosis. Selalu periksa label obat lain yang sedang diberikan.
  • Reaksi alergi. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal, atau bengkak pada wajah dan segera konsultasikan ke dokter.

Kapan Harus Konsultasi Dokter?

Meskipun Sanmol Drop efektif, ada beberapa kondisi di mana konsultasi dokter sangat dianjurkan:

  • Demam tidak turun setelah 2-3 hari pemberian obat atau demam sangat tinggi (di atas 39°C) pada bayi dan anak kecil.
  • Nyeri tidak mereda atau justru bertambah parah.
  • Munculnya gejala lain yang mengkhawatirkan seperti ruam, kejang, lemas berlebihan, atau sesak napas.
  • Anak memiliki riwayat penyakit kronis, terutama gangguan hati atau ginjal.
  • Jika orang tua merasa ragu mengenai dosis atau cara penggunaan obat.

Ibu, , Ini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak.

Peran dokter sangat penting dalam menegakkan diagnosis yang tepat dan memberikan penanganan yang sesuai, terutama pada anak-anak.

Sanmol Drop adalah alat yang bermanfaat dalam kotak P3K setiap keluarga untuk mengatasi demam dan nyeri pada anak.

Namun, penggunaannya harus didasari oleh pemahaman yang baik tentang dosis, frekuensi, dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan.

Selalu pantau kondisi anak dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak jika diperlukan.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
Web MD. Diakses pada 2026. Acetaminophen for Pain and Fever Relief.
NHS. Diakses pada 2026. Paracetamol for Children.
 MIMS Indonesia. Diakses pada 2025. Sanmol. 
Halodoc. Diakses pada 2025. Sanmol Drops 15 ml.