• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Komplikasi Kembar Siam yang Perlu Diwaspadai?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Komplikasi Kembar Siam yang Perlu Diwaspadai?

Apa Saja Komplikasi Kembar Siam yang Perlu Diwaspadai?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 November 2022

“Komplikasi kembar siam pada bayi yang baru lahir ada banyak, seperti misalnya masalah pernapasan ataupun jantung. Dalam beberapa kasus, kembar siam memerlukan operasi pemisahan darurat.”

Apa Saja Komplikasi Kembar Siam yang Perlu Diwaspadai?Apa Saja Komplikasi Kembar Siam yang Perlu Diwaspadai?

Halodoc, Jakarta –  Kembar siam adalah kondisi kelahiran di mana tubuh anak kembar terhubung secara fisik. Kembar siam dapat terjadi pada beberapa kondisi penggabungan, mulai dari sebagian dada atau keterhubungan organ satu sama lain. 

Tidak semua kembar siam bisa dipisahkan melalui operasi. Untuk kembar siam yang berbagi organ vital seperti jantung, operasi bukanlah pilihan. Pemisahan melalui operasi pada bayi kembar siam pun bisa menyebabkan komplikasi. Informasi lengkap mengenai komplikasi kembar siam bisa dibaca di sini!

Komplikasi Kembar Siam dan Penanganannya

Ada beberapa komplikasi kembar siam pada bayi baru lahir yang bisa sangat berbahaya. Ini bisa dimulai dari proses persalinan sampai ke tindakan untuk melakukan pemisahan pada bayi.

Bayi kembar siam membutuhkan persalinan melalui operasi caesar. Karena kondisinya juga, bayi kembar siam cenderung lahir prematur. Oleh karena itu, salah satu atau keduanya bisa lahir mati atau meninggal tak lama setelah lahir. 

Komplikasi kesehatan lain yang bisa mengiringi kondisi kembar siam adalah masalah pernapasan ataupun jantung. Dalam beberapa kasus, kembar siam memerlukan operasi pemisahan darurat. Jika salah satu kembar meninggal atau mengalami peristiwa medis yang mengancam jiwa, operasi mungkin menyelamatkan nyawa kembar lainnya.

Selain itu operasi pemisahan adalah prosedur yang sangat rumit. Perlu dilakukan survei dan pertimbangan khusus untuk menemukan rumah sakit yang dapat melakukan operasi. Salah satu dari banyak prosedur yang diperlukan untuk mempersiapkan anak kembar untuk pemisahan adalah penyisipan pembesar jaringan untuk meningkatkan permukaan kulit yang tersedia untuk menutupi jaringan yang terbuka setelah operasi.

Bergantung pada kondisi si kembar setelah operasi, anak kembar siam mungkin membutuhkan tindakan lanjutan setelah operasi pemisahan dilakukan. Biasanya mereka perlu menjalani terapi fisik dan okupasi. Ini dilakukan untuk mencegah komplikasi yang bisa jadi terjadi setelah operasi pemisahan.

Saat kembar berhasil terpisah dan sudah pulih setelah operasi, dibutuhkan penanganan oleh ahli gizi, dokter perkembangan anak, dan spesialis lainnya. Mereka akan memantau kondisi agar bisa tetap tumbuh dengan baik. 

Peluang Keberlangsungan Hidup Kembar Siam

Ketika kembar siam berbagi jantung, proses pemisahan tidak dapat dilakukan. Beberapa kembar siam yang tidak menjalani operasi pemisahan dan tumbuh menjadi dewasa, membutuhkan akomodasi dan penanganan khusus untuk situasinya. Dukungan yang sesuai dan support system yang baik, dapat membantu anak kembar siam yang tidak berhasil dipisahkan untuk menjalani kehidupan sebagaimana mestinya. 

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Children’s Hospital of Philadelphia, sebagian besar kembar siam terjadi sekali dalam setiap 50.000-60.000 kelahiran. 

Dengan data spesifik sebagai berikut, sekitar 70 persen kembar siam adalah perempuan, dan sebagian besar lahir mati. Sekitar 75 persen kembar siam bergabung setidaknya sebagian di dada dan berbagi organ satu sama lain. 

Jika bayi kembar siam memiliki organ yang terpisah, kemungkinan untuk operasi dan kelangsungan hidup lebih besar daripada jika mereka berbagi organ yang sama. Biasanya, kembar siam yang berbagi hati tidak dapat dipisahkan.

Kembar siam terjadi ketika seorang wanita menghasilkan sel telur tunggal yang tidak terpisah sepenuhnya setelah dibuahi. Jika itu benar-benar membelah, maka wanita akan melahirkan anak kembar identik. 

Tingkat kelangsungan hidup keseluruhan kembar siam adalah dari 5-25 persen, dengan sekitar 75 persen kemungkinan dari pemisahan yang terjadi mengakibatkan setidaknya satu kembar bertahan hidup. 

Demikianlah informasi mengenai bayi kembar siam yang perlu diketahui, terkait komplikasi dan kesehatan jangka panjangnya. Informasi lebih lengkap mengenai bayi kembar bisa didapatkan dengan cara download aplikasi Halodoc. Lewat aplikasi Halodoc, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan suplemen tanpa harus keluar rumah.

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Children’s Hospital of Philadelphia. Diakses pada 2022. Conjoined Twins.
WebMD. Diakses pada 2022. What Are Conjoined Twins?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Conjoined Twins.