• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Penyebab Munculnya Kutu Anjing?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Penyebab Munculnya Kutu Anjing?

Apa Saja Penyebab Munculnya Kutu Anjing?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc : 06 Mei 2021
Apa Saja Penyebab Munculnya Kutu Anjing?

Halodoc, Jakarta – Serangan kutu kerap menimpa hewan peliharaan, termasuk anjing. Perlu kamu tahu, satu ekor kutu betina mampu menghasilkan hingga 5-7 telur per hari dan telur akan menetas dalam 2 hingga 3 minggu. Larva kutu pun bisa makan dan merangkak hingga 2 minggu di lingkungan yang lembap dan kemudian membangun kepompong untuk bertumbuh dewasa. Dengan suhu yang tepat, kutu yang sudah terbentuk sempurna berpotensi bertahan hidup di dalam telurnya hingga 10 hari.  

Air liur yang dihasilkan kutu dapat menyebabkan anjing menjadi sangat gatal. Jika tidak segera dibasmi, kutu dapat menyebabkan infeksi bakteri sekunder dan dapat memicu reaksi kulit yang serius. Lantas, apa saja penyebab munculnya kutu pada anjing? Supaya kamu lebih waspada, simak penjelasan berikut!

Baca juga: Ini Perbedaan antara Kutu Kucing dan Anjing

Penyebab Munculnya Kutu pada Anjing

Kutu tidak hanya akan membuat anjing kesayangan kamu tidak nyaman, hama yang satu ini bisa menjadi penyebab cacing pita (apabila kutu tertelan), tifus bawaan kutu, dan dermatitis. Berikut sejumlah penyebab munculnya kutu pada anjing yang perlu kamu waspadai:

1. Kutu dari Rumput di Halaman

Kutu mudah berpindah tempat dari anjing atau lingkungan ke anjing lainnya untuk mendapatkan makanan yang dibutuhkan. Meskipun kamu merasa bahwa anjing peliharaan kamu adalah satu-satunya hewan peliharaan yang ada di halaman rumah, kutu bisa berasal dari anjing lain di taman/temat penitipan hewan.

2. Tempat Grooming

Penyebab umum lainnya adalah tempat perawatan anjing, kandang, atau tempat penitipan anjing yang kamu kunjungi. Meskipun fasilitas semacam ini sangat berhati-hati untuk mencegah kutu, risiko penularan kutu tetap bisa terjadi.

3. Tamu 

Teman, keluarga, tetangga, dan pekerja yang pernah berkunjung ke rumah kamu juga bisa membawa kutu. Terlebih bila mereka punya anjing di rumahnya, bekerja yang bersinggungan dengan hewan atau bekerja di area luar. Namun, orang tersebut mungkin secara tidak sengaja membiarkan kutu menular ke anjing kamu.

4. Kamu Sendiri

Maaf menyampaikan kabar ini, tetapi bisa jadi kamu sendiri yang menularkan kutu pada hewan kesayanganmu. Kamu atau keluarga di rumah merupakan individu yang memiliki kontak paling banyak dengan anjing kesayangan. Jadi, kemungkinan kamu atau anggota keluarga lainnya membawa kutu dari luar dan menularkan kutu ke anjing kesayangan kamu.

Baca juga: Inilah Bagian Tubuh Anjing yang Rentan Terkena Kutu

Pengobatan Kutu pada Anjing

Memang tidak mudah untuk membasmi kutu pada anjing. Jadi, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah berkunjung ke dokter hewan untuk mendapatkan obat kutu. Biasanya, dokter hewan akan menyarankan hal berikut untuk membasmi kutu:

  1. Resep sampo antikutu. Sampo khusus dapat membunuh kutu yang hinggap di tubuh anjing. Setelah sampo dibilas, biasanya akan banyak kutu yang berjatuhan dari tubuh anjing. Namun, efek shampo biasanya cepat hilang, sehingga perlu dikombinasikan dengan pengobatan lainnya. 
  2. Obar tetes kutu. Pemberian cairan tetes ini dapat memakan waktu beberapa jam bahkan hingga tiga hari supaya menyebar dengan cukup baik untuk membasmi hama kutu.
  3. Obat oral atau suntik untuk membasmi kutu dan mengontrol iritasi kulit serta meredakan gatal.
  4. Baca juga: 4 Cara Efektif untuk Mencegah Kutu Anjing

Selalu beri tahu dokter hewan tentang perkembangan pengobatan kutu. Hubungi dokter hewan lewat aplikasi Halodoc jika kamu khawatir tentang potensi efek samping obat, cairan, atau perawatan lainnya. Tidak perlu keluar rumah, kamu dapat menghubungi dokter hewan kapan pun kamu membutuhkannya.

Referensi:
Wag Walking. Diakses pada 2021. Fleas in Dogs.
Pets WebMD. Diakses pda 2021. Dog Ticks and Fleas.