• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Dimaksud dengan Gaya Hidup Minimalis?

Apa yang Dimaksud dengan Gaya Hidup Minimalis?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah dengar tentang gaya hidup minimalis? Seperti namanya, gaya hidup minimalis merupakan praktik hidup sederhana. Misalnya, memilih tinggal di rumah yang sederhana, dan menjalani hidup dengan sesedikit mungkin materi atau barang-barang.

Gaya hidup minimalis berangkat dari pemikiran bahwa seberapa banyak pun barang atau harta yang dimiliki, tidak akan pernah ada rasa cukup. Jadi, ketika menjalani gaya hidup minimalis, seseorang diharapkan dapat merasakan hidup yang lebih bermakna dan tidak terlalu banyak hal kurang penting yang memenuhi pikiran. 

Baca juga: 5 Menit untuk Hidup Lebih Sehat

Gaya Hidup Minimalis dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mental

Sebagai manusia, sebenarnya suatu hal yang wajar jika sesekali memiliki kecenderungan untuk ingin membeli atau memiliki suatu barang. Namun, terkadang semakin banyak barang yang dibeli, rasa puas tak kunjung menghampiri. Sifat materialistis tak pernah menjadi jaminan hidup akan bebas dari stres dan depresi

Itulah sebabnya dengan menjalani gaya hidup minimalis, seseorang bisa merasa lebih tenang. Berikut ini manfaat menjalani gaya hidup minimalis, yang bisa kamu pertimbangkan:

1.Lebih Fokus

Memiliki terlalu banyak barang dapat membuat pikiran semakin sibuk. Pada akhirnya, hal ini dapat membuat seseorang mudah terdistraksi dan sulit fokus. Pikiran jadi sulit untuk damai. Selain dengan meditasi, rasa damai tersebut bisa dicapai dengan menerapkan gaya hidup minimalis.

2.Hemat Energi dan Waktu

Ketika seseorang hidup dengan begitu banyak kepemilikan materi, energi yang dialokasikan untuk merawatnya pun tidak sedikit. Misalnya saja, jika kamu hanya memiliki total 30 baju di lemari, pasti hidup terasa lebih lowong ketimbang jika kamu memiliki ratusan baju.

Sebab, diperlukan energi yang tidak sedikit untuk menyimpan, menata, mencuci, menyetrika, bahkan ketika mendelegasikan tugas itu pada orang lain seperti ART atau jasa laundry. Jadi, menerapkan gaya hidup minimalis berarti bisa membuat kamu menghemat energi yang dimiliki.

Selain energi, gaya hidup minimalis juga memungkinkan kamu untuk menghemat waktu. Misalnya, jika kamu memiliki 4 mobil, tentu waktu yang dibutuhkan untuk mengurusnya akan lebih banyak, dibandingkan apabila hanya memiliki 1 mobil. Nah, waktu luang yang kamu miliki jadi lebih banyak dan bisa kamu gunakan untuk menikmati hidup. 

Baca juga: 5 Gaya Hidup Sehat untuk Jantung Sehat

3.Mencegah Depresi dan Perasaan Bersalah

Meski seringkali tak terasa, gaya hidup minimalis bisa mencegah seseorang mengalami depresi. Memiliki terlalu banyak barang dan materi dapat membuat seseorang kewalahan. Ketika tidak lagi memiliki terlalu banyak barang, pikiran terasa lebih lowong dan tenang. 

Selain mencegah depresi, menerapkan gaya hidup minimalis juga bisa mencegah rasa bersalah. Misalnya, ketika rumah atau kamar berantakan karena terlalu banyak barang, seseorang bisa merasa bersalah karena impulsif membeli barang atau tidak punya waktu untuk membereskannya.

Perasaan bersalah adalah bentuk emosi negatif. Jika dibiarkan atau terjadi terus-menerus, seseorang bisa merasa cemas berlebih, dan bukan tidak mungkin juga untuk mengalami depresi. 

4.Lebih Mudah Mengambil Keputusan

Bayangkan jika kamu memiliki ratusan pakaian di lemari, tentu memutuskan mana yang ingin dipakai hari itu akan jadi lebih sulit, dibanding jika kamu hanya memiliki 20 pasang pakaian, bukan?

Hal sederhana seperti lebih cepat memutuskan pakai baju apa di pagi hari dapat membuat suasana hati lebih tenang dan mengurangi rasa cemas berlebih, lho.

5.Tidak Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Menjalani gaya hidup minimalis akan membuat seseorang berhenti membandingkan apa yang dimilikinya dengan orang lain. Jika konsisten dijalani, orang yang menerapkan gaya hidup minimalis akan punya kemerdekaan dari rasa tidak memiliki barang, karena sudah merasa damai dengan yang dimilikinya.

Ketika menjalani gaya hidup minimalis, kamu tidak akan lagi mengkhawatirkan hal-hal tak penting di sekitar. Ini adalah hal yang sangat baik untuk kesehatan mental. Sebab, kamu akan terlatih untuk fokus pada hal yang benar-benar perlu dipikirkan, tanpa mengurusi hal lain yang tak penting.

Baca juga: 4 Gaya Hidup Sehat Ala Atlet yang Bisa Ditiru

6.Sehat secara Finansial

Dari segi finansial atau keuangan, gaya hidup minimalis juga membuat kamu bisa lebih hemat dan sehat. Sebab, tidak ada lagi tuntutan untuk berburu barang terbaru dan merogoh kocek demi mendapatkannya, seperti siklus yang terus berulang. Jika kondisi keuangan sehat, mental juga akan ikut sehat.

Itulah beberapa manfaat menerapkan gaya hidup minimalis, yang penting untuk diketahui. Jika kamu ingin mencoba memulai gaya hidup seperti ini, kamu bisa mulai menyortir apa saja barang yang dirasa tidak penting atau tidak dipakai lagi. 

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang gaya hidup minimalis bagi kesehatan mental atau memiliki keluhan kesehatan apapun, download dan gunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter atau psikolog, ya!

Referensi:
Well and Wealthy. Diakses pada 2020. 10 Simple Ways Minimalism Can Stop Depression and Anxiety.
Psychology Today. Diakses pada 2020. What Can Minimalism Do for Mental Health?
Well Insiders. Diakses pada 2020. How Minimalism Can Benefit Your Mental Health.