• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Aman Sering Terkena Paparan X-ray?

Apakah Aman Sering Terkena Paparan X-ray?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Paparan tingkat radiasi X-ray yang tinggi dapat memiliki berbagai efek, seperti muntah, perdarahan, pingsan, rambut rontok, serta hilangnya kulit dan rambut. Namun, sinar X-ray dosis rendah tidak menyebabkan masalah kesehatan secara langsung.

X-ray adalah alat pencitraan penting yang digunakan untuk mencitrakan tulang. Sinar-X adalah jenis radiasi yang terjadi secara alami digolongkan sebagai karsinogen, tetapi memiliki manfaat lebih ketimbang efek negatif. Informasi selengkapnya mengenai aman tidaknya terkena paparan X-ray baca bawah ini!

Mengetahui Risiko X-Ray

X-ray dapat menyebabkan mutasi pada DNA, sehingga memicu kanker di kemudian hari. Untuk alasan inilah, X-ray diklasifikasikan sebagai karsinogen oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun dibalik risikonya, teknologi sinar-X memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada potensi konsekuensi negatif dari penggunaannya.

Diperkirakan 0,4 persen kanker di Amerika Serikat disebabkan oleh pemindaian CT. Beberapa ilmuwan memperkirakan tingkat ini akan meningkat secara paralel dengan meningkatnya penggunaan pemindaian CT dalam prosedur medis. 

Menurut sebuah penelitian, pada usia 75 tahun, sinar-X akan meningkatkan risiko kanker sebesar 0,6 hingga 1,8 persen. Dengan kata lain, risikonya minimal dibandingkan dengan manfaat pencitraan medis.

Baca juga: Menarik untuk Diketahui, Ini Perkembangan X-Ray dari Masa ke Masa

Sebuah laporan terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Oncology, mengklaim bahwa prosedur rontgen tidak membawa risiko. Penelitian ini mengungkapkan kalau jenis radiasi yang dialami dalam pemindaian tidak cukup untuk menyebabkan kerusakan jangka panjang. 

Setiap kerusakan yang disebabkan oleh radiasi dosis rendah diperbaiki oleh tubuh, tanpa meninggalkan mutasi yang abadi. Hanya ketika ambang tertentu tercapai, kerusakan permanen dapat terjadi. 

Ambang batas ini jauh lebih tinggi daripada dosis sinar-X standar dari semua jenis pemindaian. Penting untuk diketahui kalau ini hanya berlaku untuk orang dewasa. CT scan pada anak-anak dapat meningkatkan risiko kanker otak dan leukemia tiga kali lipat lebih tinggi, risiko kanker otak dan leukemia, terutama ketika diberikan ke perut dan dada pada dosis tertentu. 

Secara keseluruhan, pentingnya membuat diagnosis yang tepat dan memilih pengobatan yang tepat untuk membuat sinar-X jauh lebih bermanfaat daripada berbahaya. Untuk memastikannya, tidak ada salahnya kamu mengontak Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Pertimbangan untuk Melakukan X-Ray

Konsumen memiliki peran penting dalam mengurangi risiko radiasi dari sinar-X medis. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Tanyakan kepada profesional kesehatan bagaimana X-ray akan membantu mengatasi kesehatanmu. Tanyakan apakah ada prosedur lain yang berisiko lebih rendah, tetapi masih memungkinkan penilaian atau perawatan yang baik untuk situasi medis.

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan yang Biasa Dideteksi X-Ray

  1. Jangan menolak sinar-X. Jika profesional kesehatan menjelaskan mengapa hal itu diperlukan secara medis, maka jangan menolak X-ray. Risiko tidak memiliki sinar-X yang diperlukan lebih besar daripada risiko kecil dari radiasi.

  2. Jangan memaksakan sinar-X. Jika ahli kesehatan menjelaskan bahwa tidak perlu melakukan rontgen, maka jangan menuntutnya.

  3. Beri tahu ahli teknologi sinar-X terlebih dahulu jika kamu kemungkinan hamil.

  4. Tanyakan apakah perisai pelindung dapat digunakan. 

  5. Ketahui riwayat sinar-X. Ketika sinar-X diambil, isilah kartu dengan tanggal dan jenis ujian, rujukan dokter, dan fasilitas serta alamat tempat foto disimpan. Tunjukkan kartu kepada profesional perawatan kesehatan untuk menghindari duplikasi sinar-X yang tidak perlu dari bagian tubuh yang sama kemudian simpan kartu catatan tersebut.

Referensi:

Medical News Today. Diakses pada 2020. Are X-rays really safe?
US Department of Health & Human Services. Diakses pada 2020. How can I reduce my exposure to radiation from X-rays?