Apakah Keripik Kentang Benar-Benar Sehat? Ini Penjelasannya
Keripik kentang mengandung tinggi lemak trans dan natrium yang dapat meningkatkan risiko hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.

DAFTAR ISI
- Kenapa Keripik Kentang Biasanya Tidak Sehat?
- Jadi, Apakah Keripik Kentang Benar-Benar Sehat?
- Alternatif Camilan Sehat Pengganti Keripik Kentang
- Dampak Konsumsi Keripik Kentang Terhadap Kesehatan Jangka Panjang
- Tips Memilih Keripik Kentang yang Lebih Sehat
- Kesimpulan
Keripik kentang sering menjadi pilihan camilan praktis. Namun, penting untuk memahami bahwa manfaat kesehatan keripik kentang sangat minim, terutama jika dibandingkan dengan bentuk kentang yang diolah dengan cara yang lebih sehat. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Kentang pada dasarnya adalah sumber karbohidrat kompleks yang baik, serta mengandung vitamin (seperti vitamin C) dan mineral (seperti kalium). Kentang dapat menjadi bagian dari diet seimbang jika diolah dengan benar.
Merebus, mengukus, atau memanggang kentang (dengan kulitnya) adalah cara terbaik untuk mempertahankan nutrisinya. Metode ini menghasilkan makanan yang relatif rendah lemak dan natrium, serta kaya serat dan nutrisi penting lainnya.
Kenapa Keripik Kentang Biasanya Tidak Sehat?
Proses pengolahan kentang menjadi keripik melibatkan penggorengan, penambahan garam, dan berbagai bumbu lainnya. Proses inilah yang mengubah profil nutrisi kentang secara signifikan.
1. Kalori tinggi dan lemak buruk
Keripik kentang umumnya digoreng dalam minyak, sehingga memiliki kandungan kalori dan lemak yang tinggi.
Beberapa jenis minyak yang digunakan bahkan mengandung lemak jenuh atau lemak trans, yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung.
2. Garam (natrium) berlebihan
Kandungan garam yang tinggi pada keripik kentang dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Konsumsi natrium berlebihan merupakan masalah kesehatan global yang perlu diwaspadai. Asupan garam yang dianjurkan adalah kurang dari 2 gram per hari.
3. Rendah nutrisi penting
Proses penggorengan dan pengolahan dapat menghilangkan atau mengurangi secara signifikan kandungan vitamin, mineral, dan serat alami yang terdapat pada kentang. Akibatnya, keripik kentang menjadi “kalori kosong” yang tinggi energi namun rendah manfaat gizi.
Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.
4. Risiko senyawa berbahaya
Penggorengan pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa seperti akrilamida, yang dalam penelitian tertentu dikaitkan dengan potensi efek negatif pada kesehatan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memantau kadar akrilamida dalam makanan olahan untuk melindungi kesehatan masyarakat.
5. Mendorong kebiasaan makan berlebihan
Keripik kentang memiliki kombinasi rasa asin, gurih, dan tekstur renyah yang membuat banyak orang sulit berhenti mengonsumsinya.
Hal ini dapat menyebabkan makan berlebihan tanpa disadari, sehingga meningkatkan asupan kalori, garam, dan lemak secara signifikan.
Jadi, Apakah Keripik Kentang Benar-Benar Sehat?
Konsumsi keripik kentang sesekali dalam porsi kecil mungkin tidak akan membahayakan kesehatan secara signifikan.
Namun, menjadikan keripik sebagai camilan rutin dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan masalah metabolik.
Jika kamu ingin mengonsumsi camilan yang lebih sehat, pertimbangkan alternatif yang lebih bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, atau biji-bijian.
Apabila kamu sedang memulai pola makan sehat, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!
Cari tahu info lebih lanjut mengenai Halofit dengan baca artikel berikut:
- Halofit, Layanan Klinik Obesitas Digital dengan Program Klinis dan Menyeluruh
- Paket Halofit Advanced, Program Menurunkan Berat Badan dengan Obat Diet Ampuh
- Paket Halofit Transform, Program Menurunkan Berat Badan dengan Injeksi GLP-1
Alternatif Camilan Sehat Pengganti Keripik Kentang
Mencari camilan sehat yang dapat memuaskan keinginan kamu akan rasa renyah dan gurih? Berikut beberapa alternatif yang bisa kamu coba:
- Keripik sayuran buatan sendiri: Iris tipis sayuran seperti wortel, ubi jalar, atau bit, lalu panggang dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu.
- Edamame: Kacang kedelai Jepang yang kaya protein dan serat.
- Kacang almond atau mete: Sumber lemak sehat, protein, dan serat yang baik.
- Popcorn tanpa tambahan: Camilan rendah kalori dan tinggi serat.
- Buah-buahan: Apel, pisang, atau jeruk adalah pilihan yang menyegarkan dan kaya vitamin.
Dampak Konsumsi Keripik Kentang Terhadap Kesehatan Jangka Panjang
Konsumsi keripik kentang secara teratur, terutama dalam jumlah besar, dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan jangka panjang. Risiko utama meliputi:
- Peningkatan berat badan dan obesitas: Kandungan kalori dan lemak yang tinggi dalam keripik dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat.
- Penyakit jantung: Lemak jenuh dan trans dalam keripik dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi): Kandungan natrium yang tinggi dalam keripik dapat meningkatkan tekanan darah.
- Diabetes tipe 2: Konsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi dapat meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Konsumsi kentang goreng dan keripik kentang secara teratur dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Tips Memilih Keripik Kentang yang Lebih Sehat
Jika kamu tetap ingin menikmati keripik kentang, berikut beberapa tips untuk memilih pilihan yang lebih sehat:
- Periksa label nutrisi: Pilih keripik dengan kandungan lemak jenuh, natrium, dan kalori yang lebih rendah.
- Pilih keripik panggang: Keripik panggang umumnya mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan keripik goreng.
- Perhatikan ukuran porsi: Batasi jumlah keripik yang kamu konsumsi.
- Buat sendiri: Membuat keripik kentang sendiri di rumah memungkinkan kamu mengontrol bahan-bahan yang digunakan.
Intip juga inspirasi Camilan – Rekomendasi, Tips, dan Informasi Lengkap berikut ini.
Kesimpulan
Keripik kentang bukanlah pilihan camilan yang sehat jika dikonsumsi secara rutin atau dalam jumlah besar.
Meskipun kentang sebagai bahan dasar memiliki potensi manfaat gizi, proses pengolahan menjadi keripik menghilangkan sebagian besar nutrisi dan menambahkan kalori, lemak, dan garam yang tidak sehat. Pilihlah alternatif camilan yang lebih sehat dan bergizi untuk menjaga kesehatan kamu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pola makan sehat, hubungi dokter spesialis gizi di Halodoc. Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



