Ad Placeholder Image

Apakah Pasang Gigi Palsu Bisa Ditanggung BPJS?

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

BPJS Kesehatan memberikan manfaat pelayanan kesehatan gigi, termasuk tindakan medis tertentu.

Apakah Pasang Gigi Palsu Bisa Ditanggung BPJS?Apakah Pasang Gigi Palsu Bisa Ditanggung BPJS?

DAFTAR ISI


Kehilangan gigi, baik akibat kecelakaan, pengeroposan, maupun penyakit gusi, adalah masalah kesehatan mulut yang sangat umum terjadi di masyarakat. Selain mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, gigi yang tanggal atau ompong juga dapat memengaruhi kemampuan mengunyah makanan dan cara berbicara. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, gusi dan tulang rahang di area gigi yang hilang dapat mengalami penyusutan.

Untuk mengatasi masalah ini, dunia kedokteran gigi menawarkan berbagai solusi, mulai dari gigi palsu lepasan (denture), dental bridge, hingga implan gigi. Implan gigi saat ini dianggap sebagai solusi terbaik dan paling permanen karena ditanam langsung ke dalam tulang rahang. Karena keunggulannya ini, banyak masyarakat yang mulai tertarik dengan prosedur implan dan mencari tahu informasi mengenai biayanya.

Bagi masyarakat Indonesia, BPJS Kesehatan sering kali menjadi andalan utama dalam menanggung biaya perawatan medis, termasuk perawatan gigi. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan peserta: apakah biaya implan gigi BPJS ditanggung sepenuhnya? Memahami aturan dan regulasi dari BPJS sangat penting agar kamu bisa merencanakan keuangan dan memilih opsi perawatan gigi yang paling sesuai dengan kondisimu.

Jika kamu ragu dengan keluhan gigimu, apakah memerlukan pencabutan, penambalan, atau perawatan lanjutan lainnya, kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis awal yang akurat.

Aturan BPJS Kesehatan Terkait Implan Gigi

Banyak peserta yang berharap bahwa biaya implan gigi BPJS bisa ditanggung layaknya perawatan medis lainnya. Namun, faktanya, BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya pemasangan implan gigi.

Berdasarkan pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan peraturan dari Kementerian Kesehatan RI, implan gigi dikategorikan sebagai tindakan estetika (kosmetik) dan prosedur prostodontik tingkat lanjut. BPJS Kesehatan berfokus pada pembiayaan perawatan yang bersifat indikasi medis esensial dan kuratif dasar untuk mengembalikan fungsi vital pasien, bukan untuk tujuan estetika tingkat tinggi.

Selain itu, prosedur implan gigi membutuhkan bahan baku berupa titanium yang harganya sangat mahal, serta peralatan bedah dan keahlian spesialis bedah mulut atau periodonsia yang kompleks. Karena alasan inilah, prosedur ini berada di luar cakupan jaminan asuransi kesehatan pemerintah. Pasien yang ingin melakukan pemasangan implan gigi harus menggunakan biaya pribadi (out-of-pocket) atau asuransi swasta yang memiliki klausul perawatan gigi estetika.

Layanan Gigi yang Ditanggung BPJS

Meskipun biaya implan gigi BPJS tidak ditanggung, kamu tidak perlu khawatir. BPJS Kesehatan tetap memberikan jaminan untuk pembuatan gigi palsu (protesa gigi) konvensional dengan sistem subsidi. Subsidi ini diberikan dalam bentuk bantuan dana, yang besarannya diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan.

Berikut adalah beberapa layanan perawatan gigi yang sepenuhnya atau sebagian ditanggung oleh BPJS Kesehatan:

  • Pencabutan Gigi (Ekstraksi): Ditanggung penuh jika ada indikasi medis (gigi berlubang parah yang tidak bisa diselamatkan).
  • Penambalan Gigi: Menggunakan bahan tumpatan komposit atau GIC untuk gigi berlubang.
  • Pembersihan Karang Gigi (Scaling): Ditanggung satu kali dalam setahun atas indikasi medis (misalnya gingivitis), bukan sekadar untuk kecantikan.
  • Perawatan Saluran Akar: Ditanggung untuk menyelamatkan gigi yang jaringan sarafnya sudah terinfeksi.
  • Subsidi Gigi Palsu (Protesa Gigi): BPJS memberikan subsidi untuk pembuatan gigi palsu lepasan. Besaran subsidi bervariasi tergantung jumlah gigi palsu yang dibuat, biasanya dengan batas maksimal sekitar Rp 1.000.000 (aturan dapat berubah, cek selalu faskes setempat).

Perbandingan Implan Gigi dan Gigi Palsu Biasa

Karena BPJS hanya mensubsidi gigi palsu lepasan, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara implan gigi dan gigi palsu biasa agar kamu bisa membuat keputusan yang tepat.

1. Cara Pemasangan

Implan gigi dipasang melalui prosedur pembedahan dengan menanamkan akar gigi buatan (biasanya terbuat dari titanium) ke dalam tulang rahang. Setelah menyatu dengan tulang, mahkota gigi palsu akan dipasang di atasnya. Sebaliknya, gigi palsu lepasan hanya diletakkan di atas gusi dan disangga oleh plat akrilik atau kawat yang dikaitkan pada gigi di sebelahnya.

2. Kenyamanan dan Fungsi Mengunyah

Implan gigi terasa dan berfungsi persis seperti gigi asli. Kamu bisa mengunyah makanan keras tanpa takut gigi palsu bergeser atau lepas. Di sisi lain, pengguna gigi palsu lepasan sering kali merasakan kelonggaran seiring berjalannya waktu, dan ada larangan untuk memakan makanan yang terlalu lengket atau keras.

3. Dampak Terhadap Tulang Rahang

Kelebihan utama implan adalah kemampuannya menstimulasi tulang rahang seperti akar gigi asli, sehingga mencegah penyusutan tulang (resorpsi tulang). Gigi palsu lepasan tidak menstimulasi tulang, sehingga tulang rahang lama-kelamaan dapat menyusut dan mengubah struktur wajah.

Tips Perawatan Mulut Setelah Pencabutan atau Bedah Gigi
  1. Hindari berkumur terlalu keras atau meludah selama 24 jam pertama.
  2. Gunakan kompres dingin di area pipi luar untuk mengurangi pembengkakan.
  3. Konsumsi makanan bertekstur lunak dan hindari makanan terlalu panas.
  4. Sikat gigi dengan lembut dan hindari area luka operasi.
  5. Minum obat resep dokter gigi atau suplemen pemulihan sesuai anjuran.

Prosedur Pemasangan Implan Gigi

Bagi kamu yang memutuskan untuk menggunakan dana mandiri demi mendapatkan implan gigi, penting untuk mengetahui bahwa prosedur ini memakan waktu yang tidak sebentar. Prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan sejak konsultasi pertama hingga gigi berfungsi normal.

Langkah pertama adalah pemeriksaan menyeluruh. Dokter gigi akan melakukan Rontgen atau CT Scan 3D untuk melihat ketebalan tulang rahang dan posisi saraf. Jika tulang rahang terlalu tipis, pasien mungkin memerlukan prosedur cangkok tulang (bone grafting) terlebih dahulu.

Setelah tulang dinyatakan siap, operasi tahap pertama dilakukan. Dokter akan membius lokal area bedah, menyayat gusi, dan mengebor tulang rahang untuk memasukkan sekrup titanium. Pasca operasi ini, dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan. Kamu bisa beli obat pereda nyeri secara online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mempercepat masa pemulihan tanpa harus antre di apotek.

Setelah sekrup ditanam, pasien harus menunggu sekitar 3 hingga 6 bulan. Proses ini disebut osseointegrasi, di mana tulang rahang akan tumbuh dan menyatu dengan permukaan titanium implan. Setelah menyatu dengan kuat, dokter akan memasang abutment (konektor) dan terakhir, mahkota gigi palsu (crown) yang warnanya disesuaikan dengan gigi asli pasien.

Kisaran Biaya Implan Gigi Secara Mandiri

Mengingat biaya implan gigi BPJS tidak ditanggung, kamu harus merogoh kocek sendiri. Biaya ini sangat bervariasi bergantung pada banyak faktor, seperti klinik atau rumah sakit yang dipilih, jenis bahan implan (misalnya merek dari Korea Selatan, Eropa, atau Amerika Serikat), serta kondisi tulang rahang pasien.

Secara umum di Indonesia, harga pasang implan untuk satu buah gigi berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 30.000.000 atau lebih. Biaya ini biasanya sudah mencakup sekrup titanium, abutment, dan mahkota gigi. Namun, jika kamu membutuhkan tindakan tambahan seperti cangkok tulang (bone grafting) atau sinus lift, biayanya akan bertambah sekitar Rp 3.000.000 hingga Rp 10.000.000.

Meski harganya terkesan fantastis di awal, banyak dokter gigi dan pakar kesehatan menilai implan sebagai investasi jangka panjang. Gigi palsu lepasan mungkin murah di awal, namun rentan patah, perlu diganti setiap beberapa tahun, dan memerlukan biaya perawatan tambahan. Sementara implan gigi, jika dirawat dengan baik, dapat bertahan seumur hidup.

Studi Terkait Implan Gigi

Journal of Clinical Medicine menerbitkan studi di tahun 2022 yang menjelaskan bahwa tingkat keberhasilan jangka panjang (survival rate) implan gigi sangat tinggi, yakni mencapai 95-98% setelah penggunaan selama 10 tahun.

Studi tersebut menegaskan bahwa kegagalan implan sangat jarang terjadi, asalkan pasien menjaga kebersihan mulut (oral hygiene) yang sangat baik dan tidak memiliki kebiasaan merokok berat. Temuan ini mendukung fakta bahwa meski biayanya mahal di awal dan tidak ditanggung BPJS, efektivitas dan durabilitas implan gigi menjadikannya solusi medis yang sangat direkomendasikan secara global.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.
BPJS Kesehatan. Diakses pada 2024. Panduan Layanan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Dental Implant Surgery.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Dental Implants: Procedure, Risks, and Recovery.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Long-Term Survival Rates of Dental Implants.

FAQ

1. Apakah biaya implan gigi BPJS ditanggung sepenuhnya?

Tidak. BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya pemasangan implan gigi sama sekali karena prosedur tersebut dikategorikan sebagai tindakan estetika dan layanan prostodontik tingkat lanjut.

2. Apa alternatif implan gigi yang ditanggung oleh BPJS?

Sebagai alternatif, BPJS Kesehatan memberikan subsidi berupa bantuan dana untuk pembuatan gigi palsu (protesa gigi) lepasan. Besaran subsidi disesuaikan dengan aturan yang berlaku dan jumlah gigi yang dibuat.

3. Berapa lama proses penyembuhan setelah pemasangan implan gigi?

Proses penyatuan implan titanium dengan tulang rahang (osseointegrasi) biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 6 bulan. Selama masa ini, pasien mungkin diberikan gigi palsu sementara agar tetap bisa mengunyah dan berbicara dengan baik.

4. Apakah implan gigi terasa sakit saat dipasang?

Tidak, prosedur pemasangan implan dilakukan di bawah pengaruh bius lokal sehingga pasien tidak akan merasakan sakit selama operasi. Namun, beberapa hari pasca operasi, wajar jika muncul sedikit rasa nyeri atau bengkak yang bisa diatasi dengan obat pereda nyeri resep dokter.