• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Sering Berganti Sampo Sebabkan Rambut Rontok?

Apakah Sering Berganti Sampo Sebabkan Rambut Rontok?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Memilih sampo yang cocok dengan jenis rambut memang tidak mudah. Terutama bagi yang memiliki masalah tertentu dengan rambut. Tak jarang juga mungkin kamu merasa perlu gonta-ganti sampo hingga akhirnya menemukan yang tepat. Namun, apakah sering berganti sampo menjadi penyebab rambut rontok?

Pada dasarnya, reaksi yang timbul akibat bergonta-ganti sampo pada masing-masing orang akan berbeda. Ada yang mungkin tidak mengalami efek samping apa-apa, tetapi ada juga yang mengalami efek samping seperti rambut rontok, kering, berketombe, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 6 Kesalahan Perawatan yang Bikin Rambut Rontok

Rambut Rontok dan Berbagai Akibat Sering Berganti Sampo

Menjawab pertanyaan di awal, apakah kebiasaan sering gonta-ganti sampo dapat membuat rambut rontok? Jawabannya, iya. Sering berganti sampo, bagi beberapa orang, mungkin bisa membuat rambut mudah rontok dan terlihat semakin menipis. Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai bahan kimia yang terkandung di dalam sampo, yang terserap ke dalam rambut.

Namun, akibat yang didapatkan dari sering berganti sampo tak hanya rambut rontok saja. Ada berbagai efek buruk lainnya yang mungkin terjadi, seperti:

1. Kulit Kepala Gatal

Jika kamu memiliki kulit kepala yang sensitif, sebaiknya hindari kebiasaan bergonta-ganti sampo, deh. Sebab, hal ini dapat memicu terjadinya kulit kepala gatal.

2. Rambut Kering

Bahan kimia yang terkandung di dalam sampo, jika ternyata tidak cocok untukmu, akan membuat rambut menjadi lebih kering dan mudah patah.

3. Ketombe

Paparan bahan kimia di dalam sampo dapat membuat kulit kepala rentan terkelupas, dan kemungkinan terjadi ketombe jika tidak segera ditangani.

Baca juga: 5 Cara Merawat Kerontokan Rambut Bagi Pria

4. Iritasi pada Kulit Kepala

Terlalu sering mengganti sampo bisa membuat kulit kepala iritasi. Terutama jika sampo tersebut memiliki kandungan parfum, pewarna buatan, dan bahan-bahan lain yang bisa membuat kulit iritasi. Gejala iritasi pada kulit kepala adalah gatal, kemerahan, dan terdapat kulit yang mengelupas atau ketombe.

5. Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah jenis penyakit kulit yang ditandai dengan kulit yang kering, mengelupas, dan merah. Gejalanya sebenarnya dapat muncul di seluruh bagian tubuh. Namun, biasanya cukup sering terjadi pada area kulit yang banyak memiliki banyak kelenjar minyak, seperti kulit kepala, wajah, dada, dan punggung.

Itulah beberapa risiko efek buruk dari kebiasaan sering berganti sampo. Jika kamu mengalaminya, segera download aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter kulit di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, tak selamanya bergonta-ganti sampo akan memberikan efek buruk, lho. Ada juga beberapa orang yang rambutnya terlihat lebih baik, padahal sering berganti sampo.

Baca juga: 5 Tips Mencegah Kerontokan Sebelum Lanjut Usia

Jika kamu sudah menemukan sampo yang cocok, sebaiknya tetap teruskan penggunaan tanpa perlu berganti sampo. Kalau selama ini kamu suka berganti sampo dan tidak berdampak negatif pada rambut, atau justru membuat rambut terlihat lebih baik, maka tidak apa-apa jika ingin melanjutkan kebiasaan tersebut.

Selain memperhatikan penggunaan sampo, kamu juga perlu mengetahui langkah-langkah keramas yang benar agar rambut semakin terjaga kesehatan dan keindahannya, yaitu:

  • Pilihlah sampo yang tepat sesuai dengan jenis rambut.
  • Basahi rambut secara merata agar sisa kotoran, debu, dan minyak yang ada di kulit kepala ikut terbawa air.
  • Gunakan sampo secukupnya dan tuang ke tangan dulu baru aplikasikan ke seluruh rambut.
  • Bilas rambut hingga benar-benar bersih atau busa sampo menghilang.
  • Gunakan kondisioner pada ujung-ujung rambut.
  • Saat mengeringkan rambut, jangan digosok karena dapat membuat rambut menjadi rusak dan mudah patah.

Perlu diketahui bahwa selain perawatan dari luar seperti sampo, jagalah kesehatan rambut dengan perawatan dari dalam. Caranya, konsumsilah makanan yang tinggi protein, zat besi, serta asam lemak omega-3. Dengan begitu, rambut tidak akan mudah gatal, rontok, serta mengalami masalah rambut lainnya yang mengganggu. 

Referensi:
Hair World Mag. Diakses pada 2020. Can Shampoo Cause Hair Loss? Sometimes It Can.
The Healthy. Diakses pada 2020. 18 Bad Habits That Are Thinning Your Hair.