• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Sembelit hingga Kanker, Ini Manfaat Tahu
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Sembelit hingga Kanker, Ini Manfaat Tahu

Atasi Sembelit hingga Kanker, Ini Manfaat Tahu

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 17 Oktober 2022

“Tahu menjadi salah satu makanan yang sangat mudah dijumpai dan diolah menjadi banyak jenis makanan. Namun, makanan satu ini juga punya banyak manfaat untuk tubuh, mulai dari mengatasi sembelit hingga kanker.”

Atasi Sembelit hingga Kanker, Ini Manfaat TahuAtasi Sembelit hingga Kanker, Ini Manfaat Tahu

Halodoc, Jakarta – Memiliki bahan dasar kacang kedelai, tahu dibuat dengan melalui serangkaian proses. Mulai dari merendam kacang kedelai dan merebusnya sampai menjadi susu. Selanjutnya, susu akan diolah kembali dan diberi tambahan koagulan sebagai zat pengental sehingga lebih mudah dibentuk. 

Kamu bisa menjumpai banyak jenis tahu di Indonesia. Mulai dari tahu yang warnanya coklat, kuning, dan putih. Sementara itu, dilihat dari teksturnya, tahu memiliki tekstur sangat lembut, lembut, dan padat. Inilah mengapa, kamu mungkin pernah mendengar sebutan tahu sutra untuk tekstur tahu yang begitu lembut. 

Manfaat Tahu untuk Kesehatan

Salah satu nutrisi pada tahu dengan kadar paling banyak adalah protein. Bahkan, disebutkan bahwa tahu menjadi makanan sumber protein nabati yang baik untuk orang-orang yang menjalani diet vegetarian. Sebab, protein pada tahu bisa menggantikan kebutuhan gizi tubuh yang diperoleh dari daging. 

Selain protein, kandungan lain yang tak kalah pentingnya pada makanan sehat ini  adalah fitoestrogen (phytoestrogen), dalam hal ini isoflavon. Kandungan nutrisi ini hadir dari kacang kedelai yang menjadi bahan dasar membuat tahu. Selain itu, ada pula mangan dan magnesium. Inilah mengapa, tahu disebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, berikut di antara:

  1. Mengurangi risiko kanker payudara

Fitoestrogen yang disebut sebagai penyebab penyakit kanker payudara kerap dihubungkan dengan kandungan yang terdapat pada tahu, sebab serupa dengan hormon estrogen. Namun, efek dari kandungan ini tak selalu serupa dengan hormon estrogen. 

Fitoestrogen yang terdapat pada kacang kedelai dan berbagai produknya justru mempunyai efek antiestrogenik terhadap jaringan tubuh. Efek ini disebutkan bisa membantu mengurangi risiko munculnya kanker payudara pada wanita. 

  1. Mengurangi risiko kanker saluran cerna

Isoflavon yang terdapat pada tahu dipercaya bisa membantu mengurangi risiko terjadinya kanker pada saluran cerna, termasuk kanker kolorektal dan kanker lambung.

Studi dalam European Journal of Nutrition menyebutkan, konsumsi kedelai dan produk yang terbuat dari kedelai, dihubungkan dengan penurunan risiko kanker yang terjadi pada sistem pencernaan mencapai 7 persen. 

  1. Mengatasi sembelit

Tahu dan makanan maupun minuman lain yang terbuat dari kacang kedelai memiliki kandungan serat tinggi. Kandungan ini sangat baik untuk membantu melancarkan saluran pencernaan. 

Serat dapat membantu mengendalikan gerak usus sehingga tubuh akan terhindar dari risiko masalah pencernaan, terlebih konstipasi. Selain itu, serat yang terkandung pada tahu juga diyakini memiliki manfaat untuk mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar. 

  1. Menjaga kerja otak

Selain menurunkan risiko kanker pada sistem pencernaan, isoflavon yang terkandung pada kacang kedelai dan semua produknya, tak terkecuali tahu juga sangat baik untuk menunjang kerja otak. Manfaat tahu satu ini terutama bisa dirasakan pada kemampuan mengingat atau fungsi kognitif. 

Studi dalam jurnal Maturitas menyebutkan, efek neuroprotektif yang berasal dari fitoestrogen terbukti memiliki pengaruh terhadap fungsi kognitif hewan. Meski demikian, tetap perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk membuktikan manfaat atau khasiatnya pada manusia. 

  1. Penurunan risiko penyakit jantung

Manfaat tahu yang selanjutnya adalah membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Lagi-lagi, ini berkat kandungan isoflavon yang terdapat pada kacang kedelai yang dapat mencegah terjadinya peradangan di pembuluh darah. 

Selain itu, serat yang terdapat pada tahu juga membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik. Inilah mengapa, seseorang yang mengonsumsi tahu secara rutin dan mengurangi konsumsi daging memiliki tingkat risiko penyakit jantung dan hipertensi yang lebih rendah. 

itu tadi beberapa manfaat tahu yang bisa kamu dapatkan untuk menunjang kesehatan tubuh. Namun, jangan lupa untuk tetap rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, ya! Kamu bisa memanfaatkan Layanan Janji Medis di aplikasi Halodoc, caranya cukup download Halodoc di ponselmu.

Referensi:
Lifehack. Diakses pada 2022. 13 Benefits of Tofu That Convince You To Eat More of It.
MSU Extension. Diakses pada 2022. Health Benefits of Tofu.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Mayo Clinic. How to add more fiber to your diet.
Maturitas. Diakses pada 2022. Phytoestrogens and cognitive function: a review.
European journal of nutrition. Diakses pada 2022. Soy and isoflavone consumption and risk of gastrointestinal cancer: a systematic review and meta-analysis.