Ad Placeholder Image

Badan Terasa Dingin dan Lemas? Ini Lho Sebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Kenapa Badan Terasa Dingin dan Lemas? Yuk Pahami!

Badan Terasa Dingin dan Lemas? Ini Lho Sebabnya!Badan Terasa Dingin dan Lemas? Ini Lho Sebabnya!

DAFTAR ISI


Kondisi di mana tubuh menggigil kedinginan disertai rasa ngilu pada otot dan sendi adalah keluhan yang sangat umum dialami oleh banyak orang. Secara medis, ketika badan terasa dingin dan pegal, ini merupakan sinyal yang sangat jelas bahwa sistem kekebalan tubuh kamu sedang bekerja keras melawan suatu ancaman, seperti infeksi virus atau bakteri. Reaksi ini paling sering muncul sebagai gejala awal dari penyakit selesma (common cold), influenza, atau kondisi demam lainnya. Meskipun suhu lingkungan mungkin normal atau bahkan hangat, kamu tetap merasa kedinginan karena pusat pengatur suhu di otak (hipotalamus) sedang menaikkan “thermostat” tubuh untuk menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi patogen penyebab penyakit.

Rasa pegal atau myalgia yang menyertai sensasi dingin tersebut bukanlah tanpa alasan. Saat tubuh mendeteksi adanya infeksi, sel-sel darah putih akan melepaskan protein khusus yang disebut sitokin. Sitokin ini memicu peradangan sistemik yang bertujuan untuk melawan infeksi, namun efek sampingnya adalah pelepasan senyawa prostaglandin. Prostaglandin inilah yang memicu rasa nyeri, ngilu, dan pegal pada otot-otot di seluruh tubuh. Oleh karena itu, wajar jika saat kamu mulai merasa tidak enak badan, seluruh persendian dan otot terasa kaku seolah-olah baru saja melakukan aktivitas fisik yang sangat berat.

Menangani gejala ini dengan cepat dan tepat sangatlah penting agar aktivitas harian kamu tidak terganggu secara berkepanjangan. Mengabaikan gejala awal seperti menggigil dan nyeri otot dapat membuat tubuh semakin kelelahan, yang pada akhirnya akan memperpanjang durasi pemulihan. Selain istirahat yang cukup dan menjaga asupan cairan, penggunaan obat-obatan over-the-counter (OTC) atau obat bebas yang tepat dapat membantu meredakan gejala dengan sangat efektif. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menurunkan demam dan menghambat produksi prostaglandin, sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat proses penyembuhan berlangsung.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk dan obat yang ampuh untuk mengatasi kondisi ini? Berikut ulasan lengkap mengenai rekomendasi obat yang bisa kamu pertimbangkan!

Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Badan Dingin dan Pegal

Untuk meredakan rasa menggigil, demam, dan nyeri otot, kamu membutuhkan produk yang memiliki sifat antipiretik (penurun panas) dan analgesik (pereda nyeri), serta suplemen untuk menunjang daya tahan tubuh. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang aman dan efektif untuk mengatasi keluhanmu.

1. Sanmol 500 mg 4 Tablet

Sanmol adalah salah satu obat penurun panas dan pereda nyeri yang sangat populer dan terpercaya di Indonesia. Setiap tablet Sanmol mengandung bahan aktif Paracetamol (Acetaminophen) sebanyak 500 mg. Paracetamol bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di hipotalamus otak untuk menurunkan suhu tubuh saat demam (yang menyebabkan rasa menggigil kedinginan). Selain itu, obat ini juga bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat, sehingga sangat efektif memblokir impuls rasa sakit dan meredakan pegal-pegal pada otot.

Manfaat utama dari Sanmol adalah meredakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot ringan hingga sedang yang sering menyertai gejala awal flu. Obat ini sangat ramah di lambung jika dibandingkan dengan golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lainnya, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat sakit maag, asalkan dikonsumsi sesuai anjuran.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun: 1 tablet, diminum 3 hingga 4 kali sehari.
  • Anak berusia 6-12 tahun: Setengah (1/2) hingga 1 tablet, diminum 3 hingga 4 kali sehari.
  • Berikan jeda minimal 4 jam antara setiap dosis. Jangan melebihi dosis maksimal harian untuk mencegah risiko kerusakan hati.

Peringatan: Hindari konsumsi alkohol saat menggunakan obat ini karena dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet

Bagi kamu yang lebih menyukai pendekatan herbal tradisional, Tolak Angin Cair adalah pilihan yang sangat tepat untuk mengatasi gejala masuk angin, yang sering kali ditandai dengan badan terasa dingin, pegal-pegal, kembung, dan mual. Produk ini diformulasikan dari ekstrak bahan-bahan alami berkhasiat seperti Jahe (Zingiberis Rhizoma), Daun Mint (Menthae Folia), Adas (Foeniculi Fructus), Kayu Ules (Isorae Fructus), Daun Cengkeh (Caryophylli Folia), serta diperkaya dengan madu murni.

Kandungan jahe dalam Tolak Angin memiliki efek termogenik ringan yang dapat memberikan sensasi hangat dari dalam tubuh, sehingga sangat ampuh mengusir rasa dingin dan menggigil. Selain itu, minyak atsiri dari bahan-bahan herbal tersebut memiliki sifat antiinflamasi alami yang membantu merelaksasi otot-otot yang tegang dan pegal, sekaligus melegakan tenggorokan dan mengatasi perut kembung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Untuk mengatasi masuk angin dan pegal: 1 sachet, diminum 3-4 kali sehari sesudah makan.
  • Untuk menjaga daya tahan tubuh: 1 sachet, diminum 2 kali sehari secara rutin.
  • Dapat diminum langsung dari sachet atau dicampurkan ke dalam setengah gelas air hangat maupun teh manis hangat.

Peringatan: Tidak disarankan untuk ibu hamil dan penderita gangguan ginjal. Produk ini aman dikonsumsi dan sudah terstandarisasi BPOM.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Gejala Memburuk
  1. Dehidrasi: Kurang minum air dapat membuat lendir menjadi kental dan suhu tubuh sulit turun, memperparah rasa menggigil.
  2. Kurang Tidur: Sistem imun membutuhkan hormon melatonin yang diproduksi saat tidur lelap untuk memperbaiki sel-sel tubuh.
  3. Paparan Suhu Ekstrem: Berada di ruangan ber-AC terlalu dingin atau kehujanan dapat menyempitkan pembuluh darah, memicu nyeri sendi dan otot semakin parah.

3. Panadol Extra 10 Kaplet

Jika pegal-pegal dan sakit kepala yang kamu alami terasa cukup berat, Panadol Extra bisa menjadi solusi yang lebih kuat. Kaplet ini mengandung kombinasi dua bahan aktif, yaitu Paracetamol 500 mg dan Caffeine (Kafein) 65 mg. Kehadiran kafein dalam formula ini berfungsi sebagai analgesik adjuvan. Artinya, kafein bertindak untuk memperkuat dan mempercepat efek pereda nyeri dari paracetamol hingga 37% lebih efektif dibandingkan paracetamol tunggal.

Panadol Extra sangat bermanfaat untuk mengatasi keluhan nyeri otot yang intens, sakit kepala berdenyut, sakit gigi, hingga demam yang membuat tubuh menggigil. Kafein juga membantu mengurangi rasa lemas dan kantuk ringan yang sering kali muncul saat tubuh sedang tidak fit, sehingga kamu bisa tetap merasa sedikit berenergi meskipun sedang dalam masa pemulihan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas umur 12 tahun: 1 kaplet, diminum 3 hingga 4 kali dalam sehari.
  • Dosis maksimal tidak boleh lebih dari 8 kaplet dalam kurun waktu 24 jam.
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan atau bersama dengan makanan.

Peringatan: Karena mengandung kafein, batasi konsumsi minuman berkafein lain (seperti kopi atau teh kental) selama menggunakan obat ini untuk menghindari efek samping berdebar (palpitasi) atau sulit tidur.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Enervon-C Multivitamin 30 Tablet

Selain meredakan gejala dengan obat-obatan analgesik, memperkuat pasukan imun dari dalam adalah langkah krusial. Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang memadukan kekuatan Vitamin C (Asam Askorbat) 500 mg dengan serangkaian Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat). Vitamin C bertindak sebagai antioksidan poten yang melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif dan secara langsung mendukung fungsi sel darah putih dalam membunuh virus maupun bakteri.

Sementara itu, Vitamin B Kompleks memiliki peranan penting dalam proses metabolisme energi. Saat kamu sakit, metabolisme tubuh sering kali melambat yang menyebabkan badan terasa lemas tak bertenaga. Vitamin B kompleks membantu mengubah karbohidrat dari makanan menjadi energi ATP yang siap digunakan oleh sel-sel tubuh, sehingga mempercepat proses pemulihan dari rasa pegal dan lelah yang mendera.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet per hari.
  • Sangat disarankan untuk diminum pada pagi hari setelah sarapan, atau bersamaan dengan makanan agar penyerapan vitamin lebih optimal dan mencegah iritasi lambung karena keasaman vitamin C.

Peringatan: Suplemen ini dapat menyebabkan warna urine menjadi lebih kuning pekat (kuning neon). Ini adalah hal yang sangat normal dan tidak berbahaya, karena sisa vitamin B dan C yang larut air (water-soluble) akan dibuang oleh tubuh melalui urine.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C Multivitamin 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Counterpain Cream 30 g

Apabila rasa pegal terpusat pada area tertentu seperti bahu, punggung, leher, atau betis, penggunaan obat luar (topikal) bisa memberikan kelegaan instan tanpa harus menambah beban sistem pencernaan. Counterpain Cream adalah krim pereda nyeri otot dan sendi yang bekerja menggunakan prinsip counter-irritant (iritasi ringan pengalih nyeri). Krim ini mengandung bahan aktif Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol.

Cara kerjanya sangat unik; menthol akan memberikan sensasi dingin terlebih dahulu pada kulit yang kemudian perlahan berubah menjadi rasa hangat dari methyl salicylate dan eugenol. Perubahan suhu ini akan menstimulasi ujung saraf di kulit, mengalihkan sinyal rasa sakit dari otot yang pegal agar tidak mencapai otak. Efek hangatnya juga membantu melebarkan pembuluh darah lokal (vasodilatasi) yang melancarkan aliran darah, sehingga asam laktat penyebab pegal dapat segera dibuang dari otot.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: Oleskan krim secukupnya pada area otot atau sendi yang terasa pegal.
  • Pijat secara perlahan hingga krim meresap sepenuhnya ke dalam kulit.
  • Dapat digunakan 3 hingga 4 kali sehari sesuai kebutuhan. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau kulit yang teriritasi.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Alami Pendukung Pemulihan

1. Terapi Suhu yang Tepat

Saat tubuh menggigil, jangan memaksakan diri untuk mandi dengan air dingin karena justru akan menyempitkan pembuluh darah dan membuat suhu inti tubuh semakin naik. Mandilah dengan air hangat suam-suam kuku atau seka tubuh dengan lap basah hangat (kompres hangat). Ini akan membantu membuka pori-pori dan mengeluarkan panas tubuh secara bertahap, sekaligus merelaksasi otot-otot yang menegang.

2. Hidrasi Maksimal

Demam dan menggigil meningkatkan laju metabolisme, yang berarti tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat tak kasat mata dan pernapasan. Pastikan kamu minum air putih minimal 8 hingga 10 gelas sehari. Cairan yang cukup tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga berfungsi “membilas” racun dan sisa metabolisme penyebab pegal melalui ginjal.

Studi Mengenai Demam dan Nyeri Otot

The Journal of Infectious Diseases menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa myalgia (nyeri otot) dan sensasi menggigil berkorelasi langsung dengan lonjakan Interleukin-6 (IL-6) selama respons imun akut terhadap patogen pernapasan.

Studi ini menegaskan bahwa penggunaan antipiretik lini pertama seperti paracetamol dapat secara signifikan menumpulkan respons peradangan berlebih yang memicu rasa pegal. Selain itu, studi ini juga menekankan bahwa durasi pemulihan pada pasien yang istirahat total secara signifikan lebih cepat dibandingkan mereka yang tetap melakukan aktivitas harian selama fase demam.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika gejala badan dingin dan pegal yang kamu rasakan tidak kunjung membaik setelah 3 hari pengobatan mandiri, atau disertai dengan demam yang sangat tinggi melebihi 39 derajat Celcius, sesak napas, hingga ruam merah pada kulit, segeralah mencari pertolongan medis.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2024. Common Cold: Protect Yourself and Others.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Fever: First aid.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Muscle Ache (Myalgia): Causes, Treatment & Prevention.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2024. Pathophysiology of fever and antipyretics.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Management of the child with a serious infection or severe malnutrition.

FAQ

1. Apa yang menyebabkan badan terasa dingin dan pegal secara tiba-tiba?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang merespons adanya infeksi, baik oleh virus (seperti flu atau COVID-19) maupun bakteri. Otak menaikkan suhu tubuh (demam) sehingga kulit terasa dingin dan menggigil, sementara produksi protein peradangan menyebabkan otot-otot di seluruh tubuh terasa pegal dan kaku.

2. Apakah boleh dikerok saat badan terasa dingin dan pegal?

Kerokan memang dapat memberikan efek hangat lokal dan melebarkan pembuluh darah tepi (vasodilatasi) yang membuat tubuh merasa sedikit lebih nyaman sementara waktu. Namun, kerokan tidak menyembuhkan infeksi utamanya. Jika dilakukan terlalu keras, kerokan justru berisiko melukai kulit dan memicu infeksi tambahan. Sebaiknya utamakan istirahat dan obat pereda gejala.

3. Kapan saya harus minum obat penurun panas?

Kamu disarankan mengonsumsi obat penurun panas seperti paracetamol jika demam sudah mencapai di atas 38 derajat Celcius, atau jika rasa menggigil dan nyeri otot sangat mengganggu kenyamanan hingga kamu tidak bisa beristirahat atau tidur nyenyak.

4. Apakah olahraga ringan boleh dilakukan saat otot terasa pegal karena sakit?

Sebaiknya hindari olahraga atau aktivitas fisik yang berat saat kamu sedang sakit, demam, dan pegal-pegal. Memaksakan diri berolahraga justru akan menguras energi yang seharusnya digunakan oleh sistem imun untuk melawan infeksi, dan berpotensi memperburuk kerusakan ringan pada sel-sel otot.