• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Mencegah Asam Urat Kambuh pada Lansia?

Bagaimana Cara Mencegah Asam Urat Kambuh pada Lansia?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Lansia memiliki risiko tinggi mengalami kekambuhan asam urat di kemudian hari. Dalam kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan bersamaan dengan urine. Pengidap kondisi ini akan menghasilkan asam urat dalam jumlah yang tinggi, sehingga ia mengalami gangguan dalam proses pembuangan sehingga menyebabkan asam urat menumpuk dalam tubuh. Untuk mencegah kambuhnya asam urat di kemudian hari, kamu perlu menjalani sejumlah langkah berikut ini. 

Baca juga: Diabetes dan Asam Urat Sama-Sama Perlu Atur Pola Makan

Begini Langkah Mencegah Kambuhnya Asam Urat

Asam urat, atau yang dikenal dengan istilah gout merupakan penyakit yang menyerang sendi tubuh tertentu. Saat kadar asam urat berlebihan dalam tubuh, maka dapat tersangkut dalam sendi yang menyebabkan nyeri. Bukan itu saja, kristal asam urat juga dapat tersangkut pada ginjal dan memicu terbentuknya batu ginjal. Untuk mencegah kambuhnya asam urat di kemudian hari, kamu dapat melakukan dua langkah berikut ini:

1.Melakukan Diet Sehat

Langkah pertama dalam mencegah kambuhnya asam urat di kemudian hari adalah melakukan diet sehat dengan tidak mengonsumsi beberapa jenis minuman dan makanan berikut ini:

  • Minuman beralkohol;
  • Daging merah;
  • Makanan laut;
  • Jus buah;
  • Minuman dengan pemanis buatan.

Alih-alih mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman tersebut, sebaiknya kamu mengonsumsi keju, yoghurt, atau mentega. Sejumlah produk olahan susu tersebut aman dikonsumsi para pengidap asam urat. Penyakit ini tidak bisa dihindari, apalagi bagi mereka yang memiliki riwayat dalam keluarga serta sering menjalani pola hidup tidak sehat. 

Diet sehat bukan hanya dilakukan untuk menjaga berat badan saja, tetapi juga untuk mencegah kamu mengonsumsi sembarang makanan. Jangan lupa untuk mengonsumsi banyak air putih untuk menurunkan risiko penyakit batu ginjal. Namun, jika kamu memiliki penyakit ginjal, silahkan diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc, untuk mengetahui seberapa banyak cairan yang boleh dikonsumsi per harinya.

2.Konsumsi Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan menjadi salah satu langkah mencegah kambuhnya asam urat di kemudian hari. Obat-obatan yang dikonsumsi berguna untuk mengurangi produksi asam urat dalam tubuh serta meningkatkan proses pembuangan asam urat melalui urine. Biasanya, dokter akan meresepkan obat jenis allopurinol dan kolkisin untuk mengatasi asam urat. Penggunaan kolkisin untuk lansia biasanya dibarengi dengan statin atau klaritromisin.

Bagi pengidap penyakit ginjal kronis, konsumsi obat harus dilakukan sesuai dengan petunjuk dan di bawah pengawasan dokter. Hal tersebut dilakukan mengingat pengidap penyakit tersebut berisiko terserang penyakit rabdomiolisis, yaitu penghancuran jaringan otot dan pelepasan zatnya ke dalam darah yang dapat berujung pada gagal ginjal.

Baca juga: Waspada, Ini 3 Komplikasi dari Penyakit Asam Urat

Apa yang Menjadi Penyebab Munculnya Asam Urat?

Lansia memang sangat mudah terserang berbagai macam penyakit. Untuk mencegah penyakit ini muncul di kemudian hari, kamu perlu mengetahui apa saja hal-hal yang menjadi penyebabnya. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti:

  • Sering mengonsumsi makanan dengan kandungan tinggi purin, seperti jeroan, kacang-kacangan, atau ikan teri.
  • Tubuh memproduksi asam urat yang berlebihan karena adanya riwayat penyakit atau prosedur kemoterapi yang dijalani.
  • Tubuh kurang maksimal dalam memproses pembuangan asam urat karena penyakit tertentu.

Baca juga: Kondisi Medis yang Berisiko Memicu Penyakit Asam Urat

Penyakit ini mengalami puncaknya di atas usia 80 tahun. Meskipun bisa dialami oleh wanita, tetapi pria memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap penyakit ini. Jadi, cegah penyakit dengan menjauhi penyebab yang telah disebutkan, ya.

Referensi:
Caring for the Ages. Diakses pada 2020. Gout Deserves Tender Treatment in Elderly.
Health Harvard. Diakses pada 2020. How to prevent gout attacks.