• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Mendapatkan Vaksinasi COVID-19?

Bagaimana Cara Mendapatkan Vaksinasi COVID-19?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bagaimana Cara Mendapatkan Vaksinasi COVID-19?

“Vaksin COVID-19 memang tak membuat tubuh kebal 100 persen dari infeksi virus corona. Akan tetapi, vaksin tersebut dapat memperkuat sistem imun, dan mengurangi tingkat keparahan gejala bila terinfeksi COVID-19. Lantas, bagaimana cara mendapatkan vaksinasi COVID-19?”

Bagi kamu yang mau tahu lebih jauh mengenai manfaat dan efek samping dari vaksin COVID-19, bisa kok bertanya langsung pada dokter.

Halodoc, Jakarta - Dalam rangka menanggulangi pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung sejak Maret 2020, pemerintah akhirnya telah mendapat pasokan vaksin yang siap diberikan secara bertahap untuk masyarakat Indonesia. Melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/4/1/2021, pemerintah telah mengatur bagaimana cara vaksin diberikan kepada masyarakat Indonesia.

Pada tahap awal, vaksin difokuskan untuk diberikan kepada tenaga kesehatan selaku kalangan yang paling rentan terpapar virus corona. Kemudian, vaksin juga akan diberikan kepada para pekerja pelayanan publik seperti POLRI, TNI, dan awak media serta lansia.

Jika kelompok prioritas ini sudah dipastikan mendapatkan dua dosis vaksin yang dibutuhkan, vaksin selanjutnya akan dikhususkan untuk masyarakat yang rentan jika dilihat dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi, dan masyarakat lainnya sesuai ketersediaan vaksin.

Baca juga: Uji Coba Vaksin Corona Lemah pada Lansia, Apa Alasannya?

Pelaksanaan Pemberian Vaksinasi Tahap Kedua 

Pemberian vaksinasi tahap kedua sudah dilakukan sejak bulan Maret 2021. Pada tahap tersebut, vaksinasi difokuskan untuk diberikan kepada tenaga pelayanan publik dan lansia (berusia ≥ 60 tahun). Vaksinasi untuk lansia dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, dengan prioritas pulau Jawa dan Bali. 

Pada pelaksanaannya, terdapat dua pilihan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat lanjut usia. Pilihan pertama, vaksinasi akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan masyarakat baik di Puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Peserta lansia juga dapat mendaftar dengan mengunjungi website Kementerian Kesehatan dan website Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), atau juga bisa dengan telepon ke 119 ext 9.

Di kedua website tersebut akan tersedia link atau tautan yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia dan di dalamnya terdapat sejumlah pertanyaan yang harus diisi. Dalam mengisi data tersebut peserta lanjut usia mungkin perlu meminta bantuan anggota keluarga lain atau melalui kepala RT atau RW setempat.

Peserta juga bisa mendaftar di link yang disediakan di masing-masing ibu kota provinsi:

  • DKI Jakarta: dki.kemkes.go.id
  • Serang: serang.kemkes.go.id
  • Bandung: bandung.kemkes.go.id
  • Semarang: semarang.kemkes.go.id
  • Surabaya: surabaya.kemkes.go.id
  • Yogyakarta: yogyakarta.kemkes.go.id
  • Denpasar: denpasar.kemkes.go.id
  • Banda Aceh: bandaaceh.kemkes.go.id
  • Pangkal Pinang: pangkalpinang.kemkes.go.id
  • Bengkulu: bengkulu.kemkes.go.id
  • Gorontalo: gorontalo.kemkes.go.id
  • Jambi: jambi.kemkes.go.id
  • Pontianak: pontianak.kemkes.go.id
  • Banjarmasin: banjarmasin.kemkes.go.id
  • Tanjung Selor: tanjungselor.kemkes.go.id
  • Palangkaraya: palangkaraya.kemkes.go.id
  • Samarinda: samarinda.kamkes.go.id
  • Tanjung Pinang : tanjungpinang.kemkes.go.id
  • Lampung: lampung.kemkes.go.id
  • Ambon: kotaambon.kemkes.go.id
  • Ternate: ternate.kemkes.go.id
  • Mataram: mataram.kemkes.go.id
  • Kupang: kupang.kemkes.go.id
  • Manokwari: manokwari.kemkes.go.id
  • Jayapura: jayapura.kemkes.go.id
  • Riau: pekanbaru.kemkes.go.id
  • Mamuju: mamuju.kemkes.go.id
  • Makassar: makassar.kemkes.go.id
  • Palu: palu.kemkes.go.id
  • Kendari: kendari.kemkes.go.id
  • Manado: manado.kemkes.go.id
  • Padang: padang.kemkes.go.id
  • Palembang: palembang.kemkes.go.id
  • Medan: medan.kemkes.go.id

Dengan adanya tautan yang baru ini, maka tautan yang sudah beredar sudah tidak dapat dipergunakan kembali. Selain itu, dr. Nadia juga meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena pemerintah pastikan bahwa data dijamin aman dan tersimpan di dalam data yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi di mana peserta tinggal.

Setelah pendaftaran dilakukan, maka seluruh data peserta akan masuk ke dinas kesehatan provinsi masing-masing. Selanjutnya Dinas Kesehatan akan menentukan jadwal dan termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat lanjut usia.

Selanjutnya pilihan kedua, peserta lansia juga bisa mengikuti program vaksinasi massal yang dapat diselenggarakan oleh organisasi atau institusi yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan. Contoh organisasi dan institusi yang dapat menyelenggarakan vaksinasi misalnya seperti organisasi untuk para pensiunan ASN, PEPABRI, atau Veteran Republik Indonesia.

Baca juga: Cegah COVID-19, Ini Pentingnya Vaksin Flu untuk Lansia

Vaksinasi COVID Tahap Tiga Mulai Bulan Juni

Memasuki bulan Juni 2021, vaksinasi COVID tahap III untuk masyarakat umum akan mulai dilaksanakan. Pada tahap tiga ini, pemberian vaksin akan berfokus pada masyarakat yang rentan berdasarkan aspek geospasial, sosial dan ekonomi.

Masyarakat rentan yang diutamakan untuk mendapatkan vaksin, antara lain masyarakat miskin di lingkungan padat penduduk, orang dengan gangguan jiwa dan penyandang disabilitas. 

Sedangkan daerah yang menjadi prioritas vaksinasi tahap tiga adalah daerah urban berzona merah dan daerah dengan masyarakat kurang mampu. Namun, vaksinasi tahap tiga ini baru akan diberikan ke beberapa daerah atau kota-kota besar terlebih dahulu. Kota yang menjadi prioritas vaksinasi tahap ketiga adalah DKI Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta dan Surabaya.

Perlu diperhatikan, ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi agar bisa menerima vaksinasi tahap ketiga, yaitu memiliki tekanan darah di bawah 180/110 mmHg, suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius, dan mengantongi surat rekomendasi dokter untuk masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Lampu Hijau Pemerintah untuk Vaksin Mandiri

Pemerintah juga akhirnya telah mengizinkan vaksinasi mandiri untuk dilakukan. Vaksinasi ini diberi nama vaksinasi Gotong Royong. Namun, bukan berarti seseorang bisa membeli sendiri vaksin tersebut. Pemerintah melarang perusahaan untuk memungut biaya vaksinasi dari karyawan, jadi biaya vaksin ini sepenuhnya akan ditanggung oleh perusahaan.

Vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi mandiri ini juga tidak boleh sama dengan vaksin yang digunakan dengan vaksin pada program vaksin pemerintah. Sejauh ini, pihak swasta juga sudah merespon secara positif mengenai program vaksinasi mandiri.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi juga menyebutkan bahwa sudah ada 6.644 perusahaan yang mendaftar untuk mendapatkan vaksin mandiri di Jakarta dan pendaftaran tetap terus dibuka. 

Dengan dibukanya peluang perusahaan untuk melakukan vaksinasi mandiri maka kekebalan kelompok atau herd immunity bisa lebih cepat diperoleh. Alhasil, aktivitas perekonomian kembali berangsur normal. 

Pelaksanaan penyuntikan kelak juga akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta yang memenuhi syarat. Lebih lanjut, pelaksanaan vaksinasi gotong royong dilakukan melalui kerja sama antara badan hukum atau badan usaha dengan fasyankes milik masyarakat atau swasta.

Baca juga: Ini Perkembangan Vaksinasi COVID-19 Tahap 2 

Sambil menunggu pemerintah mempersiapkan program vaksinasi mandiri, kamu tetap harus menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Tetap lakukan physical distancing, rutin cuci tangan dengan sabun, dan terapkan gaya hidup sehat.

Kamu juga bisa beli vitamin atau suplemen yang dapat menjaga daya tahan tubuh tetap kuat di masa pandemi ini. Beli vitaminnya melalui aplikasi Halodoc saja. Tidak perlu repot keluar rumah, cukup order lewat aplikasi dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:
CNBC Indonesia. Diakses pada 2021. Info Soal Vaksin Mandiri RI & Kapan Karyawan Bisa Disuntik.
Kompas. Diakses pada 2021. Kadin DKI: Sudah 6.644 Perusahaan Mendaftar Vaksin Mandiri.
Sehat Negeriku - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2021. Vaksinasi Lansia, Begini Pengaturannya.
Bisnis. Diakses pada 2021. Mulai Juni, Vaksinasi Tahap 3 Diberikan Kepada Masyarakat Rentan.