• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bahayanya Jika Terlalu Sering Menyentuh Wajah

Ini Bahayanya Jika Terlalu Sering Menyentuh Wajah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Mungkin hampir semua orang sering melakukan ini, yaitu menyentuh wajah berkali-kali. Entah itu karena hidung gatal, mata lelah, atau menyeka mulut dengan punggung tangan. Kegiatan tersebut merupakan dilakukan tanpa berpikir dua kali. Nyatanya, menyentuh wajah kamu secara signifikan dapat meningkatkan risiko infeksi flu atau virus flu.

Mulut dan mata merupakan area tempat virus dapat masuk ke dalam tubuh dengan mudah. Menyentuhnya dengan tangan atau jari pastinya dapat sebabkan infeksi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), virus corona dapat ditularkan dengan cara seperti menyentuh wajah, sama seperti kebanyakan infeksi pernapasan lainnya. 

Baca juga: Kebiasaan Berjalan Kaki Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Otak

Orang-Orang Menyentuh Wajahnya Setiap Saat

Saat bekerja secara aktif, orang-orang akan sering menggerakkan kaki, bermain dengan rambut, atau menyentuh wajah. Saat melakukan hal ini, apakah kamu tetap sadar? Kebanyakan orang melakukannya dengan tanpa sadar, selama bekerja, menerima telepon, atau mengobrol dengan teman. Berikut beberapa cara agar kamu tidak selalu menyentuh wajah:

1. Waspadai dengan Seberapa Banyak Kamu Menyentuh Wajah

Berhati-hatilah dengan seberapa banyak kamu menyentuh wajah sepanjang hari. Menyentuh wajah sering kali merupakan perilaku bawah sadar. Kemungkinan kamu menyentuh wajah sekitar 23 kali dalam satu jam. 

2. Identifikasi Pemicu Sentuhan pada Diri Sendiri

Setiap orang menyentuh wajah karena alasan berbeda. Langkah pertama untuk mengurangi sentuhan wajah adalah mengidentifikasi bagian wajah mana yang paling sering disentuh dan mengapa. Beberapa orang mungkin sering menyentuh hidung, mengambil kulit kering di bibir, merapikan alis, menyentuh bulu mata. Apalagi karena indra tubuh (melihat, mencium, mendengar) pada dasarnya bertempat di wajah dan kepala.

Baca juga: Bakar Lemak Perut dengan 2 Cara Ini

Banyak kebiasaan menyentuh wajah dapat menjadi hasil dari pemicu, seperti menyisir rambut dari wajah, memencet jerawat di dahi, menggaruk gatal di hidung. Namun, stres dan rasa bosan dapat memperburuk keinginan untuk menyentuh wajah juga. Tentu saja cara terbaik untuk mengobati stres dan kecemasan yang berkepanjangan adalah dengan mencari bantuan psikolog melalui aplikasi Halodoc. 

3. Alihkah pada Kegiatan lain

Seperti kebiasan apapun yang sulit dihentikan, cara menghentikannya yaitu mengalihkan pada perilaku lain yang lebih penting. Misalnya saat kamu memiliki keinginan untuk menyentuh wajah, alihkan untuk menyentuh bagian tubuh lain seperti lengan. Ini merupakan metode pengalihan dari sentuhan wajah. 

Mungkin perlu waktu untuk menghentikan kebiasaan ini, tetapi setelah beberapa minggu kamu benar-benar dapat menghentikan kebiasaan terus-menerus menyentuh wajah. Jika itu tidak berhasil, cobalah gunakan benda yang memungkinkan kamu tidak menyentuh wajah dengan tangan langsung. Misalnya, bawa tisu setiap saat, sehingga kamu dapat menghapus air mata atau menutup bersin dengan tisu. 

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini 5 Tips Pemanasan yang Benar

4. Ingatlah Bahwa Tidak Menyentuh Wajah Sebagai Perlindungan Diri

Apakah penting untuk tidak menyentuh wajah? Tentu saja, tetapi sangat penting untuk tidak melupakan semua tindakan pencegahan lain yang dapat membantu risko kamu terinfeksi virus. 

Menurut CDC, strategi pencegahan flu lain dapat membuat kamu tetap sehat. Di antaranya adalah tinggal di rumah ketika kamu sedang tidak enak badan dan menghindari orang lain yang sakit, sering mencuci tangan saat sebelum makan dan usai dari toilet, dan membersihkan permukaan dan benda yang sering disentuh. 

Penting juga untuk memahami bahwa tidak ada tindakan pencegahan yang sepenuhnya menjamin perlindungan. Namun, memanfaatkan sebanyak mungkin pencegahan adalah jaminan terbaik untuk menghindari virus apapun. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. You Probably Touch Your Face 16 Times an Hour: Here’s How to Stop.
Health. Diakses pada 2020. 4 Tips for Not Touching Your Face, Since It's So Hard to Stop.