Benarkah Kelenjar Getah Bening Berbahaya? Yuk, Kenali!
Kelenjar getah bening berperan penting dalam sistem imun tubuh, sehingga saat mengalami gangguan, risiko munculnya berbagai penyakit seperti kanker pun meningkat.

DAFTAR ISI
- Kelenjar Getah Bening: Apakah Berbahaya?
- Apa Itu Kelenjar Getah Bening?
- Tanda-Tanda Kelenjar Getah Bening Bermasalah
- Penyebab Kelenjar Getah Bening Membengkak
- Kapan Harus ke Dokter?
- Diagnosis dan Penanganan
- Bisakah Mencegah Masalah Kelenjar Getah Bening?
- Kesimpulan
- FAQ
Kelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Pembengkakan kelenjar getah bening seringkali menjadi tanda adanya infeksi atau peradangan.
Namun, apakah kelenjar getah bening yang membengkak selalu berbahaya?
Artikel ini akan membahas tanda-tanda kelenjar getah bening yang bermasalah, penyebab pembengkakan, kapan harus mencari pertolongan medis, serta cara menjaga kesehatan kelenjar getah bening.
Kelenjar Getah Bening: Apakah Berbahaya?
Kelenjar getah bening yang membengkak umumnya tidak berbahaya dan seringkali merupakan respons normal terhadap infeksi.
Namun, dalam beberapa kasus, pembengkakan kelenjar getah bening bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang lebih serius.
Penting untuk memahami kapan pembengkakan tersebut memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
Apa Itu Kelenjar Getah Bening?
Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem limfatik, jaringan yang membawa cairan dan sel-sel kekebalan ke seluruh tubuh.
Kelenjar ini berfungsi sebagai filter, menjebak virus, bakteri, dan zat berbahaya lainnya. Kelenjar getah bening terletak di seluruh tubuh, termasuk leher, ketiak, selangkangan, dan di dalam dada serta perut.
Menurut WHO, sistem limfatik adalah jaringan kompleks yang memainkan peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening mengandung sel-sel imun yang membantu melawan infeksi dan penyakit.
Yuk, ketahui Ini Cara Ampuh Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening.
Tanda-Tanda Kelenjar Getah Bening Bermasalah
Berikut adalah beberapa tanda kelenjar getah bening yang bermasalah:
- Pembengkakan: Kelenjar getah bening yang membesar adalah tanda yang paling umum. Pembengkakan bisa terasa seperti benjolan kecil di bawah kulit.
- Nyeri: Kelenjar getah bening yang meradang bisa terasa nyeri saat disentuh.
- Kemerahan dan hangat: Area di sekitar kelenjar getah bening yang membengkak mungkin tampak merah dan terasa hangat.
- Gejala lain: Tergantung pada penyebabnya, mungkin ada gejala lain seperti demam, kelelahan, penurunan berat badan, atau sakit tenggorokan.
Penyebab Kelenjar Getah Bening Membengkak
Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati) dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab umum:
- Infeksi virus (seperti flu atau pilek), bakteri (seperti radang tenggorokan), atau jamur adalah penyebab paling umum.
- Infeksi telinga.
- Radang tenggorokan.
- Campak.
- Gigi yang terinfeksi (abses).
- Mononukleosis.
- Luka atau infeksi kulit (selulitis).
- HIV.
- Gangguan sistem kekebalan tubuh: Kondisi seperti lupus atau rheumatoid arthritis dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.
- Kanker: Dalam kasus yang jarang terjadi, pembengkakan kelenjar getah bening bisa menjadi tanda kanker, seperti limfoma atau leukemia. Kanker yang telah menyebar (metastasis) dari tempat lain ke kelenjar getah bening juga dapat menyebabkan pembengkakan.
- Penyebab lainnya: Beberapa obat-obatan dan vaksinasi juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika pembengkakan kelenjar getah bening tidak membaik dalam beberapa minggu atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.
Ketahui juga, Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening di Belakang Telinga.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami kondisi berikut:
- Kelenjar getah bening sangat besar atau terus membesar.
- Pembengkakan berlangsung lebih dari dua minggu.
- Kelenjar getah bening terasa keras atau tidak bergerak saat ditekan.
- Pembengkakan disertai demam terus-menerus, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, atau keringat malam.
- Kesulitan menelan atau bernapas.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes lebih lanjut untuk menentukan penyebab pembengkakan.
Diagnosis dan Penanganan
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan. Tes tambahan mungkin termasuk:
- Tes darah: Untuk membantu mengidentifikasi infeksi atau kondisi medis lainnya.
- Biopsi: Pengambilan sampel jaringan dari kelenjar getah bening untuk diperiksa di bawah mikroskop.
- Pencitraan: CT scan atau MRI untuk melihat kelenjar getah bening dan organ lain di dalam tubuh.
Pengobatan akan tergantung pada penyebab pembengkakan. Infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Untuk kondisi lain, pengobatan mungkin termasuk obat-obatan, terapi, atau operasi.
Bisakah Mencegah Masalah Kelenjar Getah Bening?
Meskipun tidak semua masalah kelenjar getah bening dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh:
- Menjaga kebersihan: Cuci tangan secara teratur untuk mencegah penyebaran infeksi.
- Gaya hidup sehat: Makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidur yang cukup untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
- Hindari paparan zat berbahaya: Kurangi paparan terhadap bahan kimia dan polutan yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
- Vaksinasi: Dapatkan vaksinasi yang direkomendasikan untuk melindungi diri dari penyakit menular.
Lantas, Bahaya Atau Tidak, Penyakit Kelenjar Getah Bening?
Kesimpulan
Pembengkakan kelenjar getah bening seringkali merupakan respons normal terhadap infeksi dan biasanya tidak berbahaya. Namun, penting untuk memperhatikan tanda-tanda yang mengkhawatirkan dan segera mencari pertolongan medis jika diperlukan.
Menjaga gaya hidup sehat dan kebersihan diri dapat membantu mencegah masalah kelenjar getah bening.
Jika memiliki kekhawatiran tentang kesehatan kelenjar getah bening, konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Lymphoma: Diagnosis and Treatment.
WebMD. Diakses pada 2025. What Symptoms are Warning of Lymphoma.
FAQ
1. Apakah pembengkakan kelenjar getah bening selalu berarti kanker?
Tidak selalu. Pembengkakan kelenjar getah bening lebih sering disebabkan oleh infeksi.
2. Apakah kelenjar getah bening bisa kembali normal setelah membengkak?
Ya, seringkali kelenjar getah bening akan kembali normal setelah infeksi atau peradangan mereda.
3. Kapan saya harus khawatir tentang kelenjar getah bening yang membengkak pada anak-anak?
Jika pembengkakan tidak hilang setelah beberapa minggu, disertai demam tinggi, atau anak tampak sangat sakit, segera konsultasikan dengan dokter.


