• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Olahraga Pagi Hari Dapat Mengurangi Serangan Panik?

Benarkah Olahraga Pagi Hari Dapat Mengurangi Serangan Panik?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Manfaat psikologis olahraga dan aktivitas fisik lainnya sering dibahas, sayangnya sering diabaikan. Kebanyakan orang hanya menganggap olahraga hanya bermanfaat untuk orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Padahal di sisi lain (terbukti dengan penelitian), olahraga bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan mental, khususnya serangan panik.

Olahraga di pagi hari dapat membantu menangkal masalah kesehatan mental seperti serangan panik. Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan olahraga dapat meringankan gejala dari banyak penyakit mental yang ada. Apakah kamu sudah pernah mencoba dan merasakan manfaatnya?

Baca juga: 5 Jenis Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Mental

Hubungan Olahraga dan Serangan Panik dalam Kesehatan Mental

Hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental bersifat multifaktorial dan mencakup komponen psikologis dan fisiologis. Banyak hipotesis telah diajukan untuk menjelaskan manfaat pengurangan kecemasan dari olahraga teratur. Teori-teori psikologis termasuk gangguan, peningkatan self-efficacy, penguasaan, dan manfaat psikologis dari interaksi sosial biasa. 

Mekanisme fisiologis mencakup efek menguntungkan dari olahraga teratur pada kadar beberapa neurotransmiter yang memengaruhi kecemasan, termasuk serotonin, norepinefrin, dopamin, dan endorfin. Psikolog yang kamu tanyai melalui aplikasi Halodoc tentu pernah atau sering menyarankan olahraga sebagai dari perawatan untuk penyakit mental tertentu, contohnya serangan panik.

Olahraga dapat meringankan banyak gejala depresi, seperti kelelahan, ketegangan, kemarahan, dan berkurangnya stamina tubuh. Untuk orang dengan serangan panik dan kondisi terkait kecemasan lainnya, olahraga bisa menjadi cara proaktif untuk melepaskan ketegangan yang terpendam dan mengurangi perasaan takut dan khawatir. 

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental Anak dengan Berolahraga

Olahraga juga mengurangi sensitivitas reaksi tubuh terhadap kecemasan, serta mengurangi intensitas dan frekuensi serangan panik dalam beberapa kasus. Di samping itu, program olahraga teratur dapat membantu meringankan gejala kondisi gangguan mental lainnya. 

Olahraga Dapat Meningkatkan Suasana Hati yang Positif

Olahraga juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan perasaan pada orang yang memang sudah merasa sehat secara mental. Peningkatan aktivitas fisik telah ditemukan untuk meningkatkan suasana hati, meningkatkan tingkat energi, dan meningkatkan kualitas tidur. 

Ada beberapa alasan mengapa aktivitas fisik bisa baik untuk kesejahteraan psikologis:

  • Olahraga mengurangi hormon stres, yaitu kortisol. Ini juga meningkatkan endorfin (bahan kimia rasa bahagia di tubuh) untuk memberi dorongan alami bagi tubuh.

  • Aktivitas fisik mengalihkan kamu dari pikiran dan emosi negatif. Aktivitas fisik dapat mengalihkan pikiran dari masalah yang sedang terjadi. 

  • Olahraga meningkatkan kepercayaan diri. Olahraga dapat membantu kamu menurunkan berat badan, mengencangkan tubuh, dan mempertahankan suasana hati yang baik. 

  • Olahraga dapat menjadi sumber dukungan sosial yang baik. Manfaat dari dukungan sosial didokumentasikan dengan baik dan banyak aktivitas fisik juga bisa menjadi kegiatan sosial. Misalnya kamu bergabung dengan kelas olahraga atau bermain olahraga kelompok seperti basket atau futsal. Berolahraga dengan orang lain dapat memberi kamu dosis dua kali penghilang stres.

Baca juga: Rutin Berolahraga saat Berpuasa, Kenapa Tidak?

  • Kesehatan fisik yang lebih baik berarti juga kesehatan mental yang lebih baik. Sementara stres dapat menyebabkan penyakit, penyakit juga dapat menyebabkan stres. Meningkatkan kesehatan dan umur panjang secara keseluruhan dengan berolahraga dapat menghemat banyak stres dalam jangka pendek dan jangka panjang.

  • Olahraga menjadi penyangga terhadap stres. Aktivitas fisik dapat dikaitkan dengan reaktivitas fisiologis yang lebih rendah terhadap stres. Jadi, orang yang berolahraga kurang terpengaruh oleh stres yang mereka hadapi. Di samping semua manfaat lainnya, olahraga dapat memberikan kekebalan terhadap stres di masa depan serta cara untuk mengatasi stress yang terjadi.

Referensi:
Very Well Mind. Diakses pada 2020. How Physical Exercise Benefits Mental Health
Psychology Today. Diakses pada 2020. How Exercise Reduces Anxiety