• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Pengidap Lennox Gastaut Bisa Alami Gangguan Intelektual?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Pengidap Lennox Gastaut Bisa Alami Gangguan Intelektual?

Benarkah Pengidap Lennox Gastaut Bisa Alami Gangguan Intelektual?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 24 November 2022

"Lennox Gastaut bisa menyebabkan gangguan intelektual. Alhasil pengidapnya mengalami kesulitan belajar dan memproses informasi."

Benarkah Pengidap Lennox Gastaut Bisa Alami Gangguan Intelektual?Benarkah Pengidap Lennox Gastaut Bisa Alami Gangguan Intelektual?

Halodoc, Jakarta – Sindrom Lennox Gastaut merupakan salah satu jenis penyakit epilepsi yang terbilang langka. Tidak seperti epilepsi biasa, kejang yang dialami pengidap sindrom ini lebih parah. Perkembangannya dimulai pada masa kanak-kanak yakni sekitar usia dua sampai enam tahun. 

Selain itu, kejang juga terjadi cukup singkat, hanya beberapa detik. Kejang singkat ini dikenal sebagai kejang atonik. Namun, karena efek kejangnya cukup parah, pengidap rentan cedera hingga terjatuh akibat otot tersentak. Selain itu efek paling parah adalah kematian akibat kejang yang tidak terkontrol tersebut. 

Apakah Bisa Menimbulkan Gangguan Intelektual?

Efek Lennox Gastaut bukan main-main, pengidapnya bisa mengalami gangguan intelektual sehingga membuat mereka kesulitan belajar. Selain dari sisi intelektual, sindrom ini juga menyebabkan masalah perkembangan sampai masalah perilaku. 

Pengidap umumnya terlambat duduk, merangkak dan berjalan. Masalah-masalah ini dapat memburuk dari waktu ke waktu, terutama jika kejang sering terjadi. 

Ini Penyebab Lennox Gastaut

Sampai saat ini, tidak tahu pasti apa penyebab sindrom Lennox Gastaut. Namun, ada sejumlah faktor yang dicurigai memicunya, yaitu:

  • Genetik.
  • Kekurangan oksigen selama proses persalinan.
  • Cedera otak parah selama kehamilan atau kelahiran.
  • Lahir dengan berat badan rendah atau prematur.
  • Infeksi otak, seperti ensefalitis, meningitis, atau rubella.
  • Punya riwayat kejang infantil atau kejang saat bayi.
  • Masalah otak displasia kortikal, di mana beberapa serabut saraf di otak tidak berbaris dengan benar selama perkembangan di dalam rahim.
  • Tuberous sclerosis, yaitu tumor non-kanker yang bisa muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk otak.

Waspadai Tanda-Tandanya

Pada beberapa anak, tanda awalnya berupa kejang berkelanjutan yang berlangsung sampai 30 menit. Mereka juga bereaksi lebih lambat kesulitan memproses informasi dan mengalami masalah perilaku.

Ciri khas Lennox Gastaut adalah epilepsi yang lebih parah. Mereka bisa mengalami kejang atonik yang berlangsung singkat atau kejang tonik. Kejang tonik membuat tubuh kaku selama beberapa detik hingga satu menit. 

Bahkan kejang ini bisa tiba-tiba muncul saat pengidapnya sedang tidur. Ketika terbangun, kejang tonik dapat berkembang menjadi kejang atonik yang rentan membuat pengidap terjatuh. Mereka juga rawan mengalami absen kejang yang berciri tatapan kosong, mengangguk-anggukkan kepala atau berkedip dengan cepat. 

Apakah Bisa Diobati?

Sayangnya, kondisi ini tidak dapat diobati dan jarang merespon obat-obatan dengan baik. Sejumlah upaya yang bisa dilakukan untuk menangani kondisi ini, yaitu:

  • Pemberian obat-obatan, seperti natrium valproate, lamotrigine, topiramate, zonisamide, rufinamide, clobazam dan felbamate.
  • Stimulasi saraf vagus dengan cara mengalirkan listrik ke bagian saraf. Tujuannya untuk mencegah atau memperpendek lamanya kejang.
  • Diet ketogenik, untuk meminimalisir kejang. Diet ini cenderung tinggi lemak, rendah karbohidrat, dan mengandung protein yang cukup untuk pertumbuhan anak.
  • Operasi untuk memotong corpus callosotomy, bagian yang menghubungkan dua belahan otak. Tindakan ini umumnya dilakukan untuk kejang tonik dan atonik.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab pertanyaan kamu sekaligus memberikan solusi terbaik. Jangan tunda sebelum kondisinya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2022. Lennox-Gastaut syndrome.
National Organization for Rare Disorders. Diakses pada 2022. Lennox-Gastaut Syndrome.
WebMD. Diakses pada 2022. Lennox-Gastaut syndrome.
Kids Health. Diakses pada 2022. Lennox-Gastaut syndrome