Beragam Jenis Olahraga Setelah Tarawih
“Memilih jenis olahraga setelah salat Tarawih harus dilakukan dengan cermat yang disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tidak mengganggu waktu tidur malam. Beberapa jenis latihan yang bisa dicoba adalah jalan kaki, yoga, atau latihan kekuatan.”

Halodoc, Jakarta – Selama bulan Ramadan, olahraga seolah menjadi satu tantangan bagi kebanyak orang. Tidak memiliki cukup banyak waktu untuk berolahraga sering dijadikan alasan. Olahraga pada siang hari takut lemas dan haus, apalagi pada sore hari, sudah habis tenaga. Namun, sebenarnya ada satu waktu yang bisa kamu manfaatkan untuk berolahraga, yaitu setelah salat Tarawih.
Tarawih adalah ibadah yang dilakukan setelah berbuka puasa, tepatnya setelah waktu isya. Umumnya, ibadah ini akan selesai pada sekitar pukul 20.00-20.30 WIB. Nah, sisa waktu tersebut bisa kamu manfaatkan untuk berolahraga, sebelum tidur. Lantas, apa saja jenis olahraga setelah Tarawih yang bisa dilakukan? Cari tahu jawabannya di sini!
Beragam Jenis Olahraga Setelah Tarawih
Berolahraga setelah Tarawih, artinya berolahraga pada malam hari. Faktanya, hal ini cukup dianjurkan karena memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Ada yang menyebut bahwa olahraga di malam hari bisa membantu menjernihkan pikiran dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Kendati begitu, tidak semua jenis olahraga cocok untuk dilakukan pada malam hari.
Secara umum, ada beberapa jenis olahraga setelah tarawih yang dianjurkan, antara lain:
- Jalan Kaki
Jalan kaki merupakan alternatif olahraga malam yang bisa kamu lakukan setelah tarawih. Meskipun sederhana, olahraga ini telah terbukti dalam meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan endorfin, yaitu hormon yang bisa mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, dan bahagia. Selain itu, jalan kaki juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan, mencegah osteoporosis, mencegah diabetes, hingga mengurangi risiko kanker.
- Yoga
Yoga adalah aktivitas olah tubuh dan pikiran yang fokus pada kekuatan, fleksibilitas, dan pernapasan untuk meningkatkan kualitas mental dan fisik. Dengan melakukan olahraga yoga, tubuh akan terpacu untuk meningkatkan produksi hormon serotonin dan oksitosin di dalam tubuh. Dampaknya, tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang dan bahagia.
- Latihan Kekuatan
Berikut adalah beberapa jenis olahraga yang bisa kamu lakukan untuk melatih kekuatan otot tubuh:
- Push up. Selain menguatkan otot bisep dan trisep, push up juga bisa menjaga kesehatan otot dan tulang, mencegah penurunan massa otot, membentuk otot tubuh bagian atas, serta mengencangkan otot lengan, perut, bokong, hingga tungkai.
- Sit up. Olahraga ini berfungsi untuk mengencangkan otot perut, dada, panggul, pinggang bagian bawah, dan leher. Alhasil, olahraga ini bisa membantu memperbaiki keseimbangan tubuh, memperbaiki postur tubuh, dan memperindah bentuk perut.
- Squat jump. Olahraga ini berfungsi untuk melatih kekuatan otot, kelenturan tubuh, melancarkan peredaran darah, dan mengoptimalkan pembakaran lemak.
- Plank, merupakan latihan fisik yang dilakukan dengan menahan posisi push up selama beberapa detik. Olahraga ini berfungsi untuk melatih kekuatan otot inti, meningkatkan fleksibilitas tubuh, dan memperbaiki keseimbangan serta postur tubuh.
- Latihan Kardio Ringan
Olahraga kardio adalah jenis olahraga yang berfungsi untuk meningkatkan denyut jantung. Beberapa jenis olahraga kardio ringan yang bisa kamu lakukan setelah tarawih adalah senam aerobik, lompat tali, naik turun tangga, dan bersepeda. Studi dari Universitas Duke melaporkan bahwa latihan kardio sebelum tidur bisa membakar kalori dan memangkas lemak, sehingga efektif dalam menurunkan berat badan.
Tips Melakukan Olahraga pada Malam Hari
Meski bisa memberi manfaat kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berolahraga di malam hari. Hal ini penting untuk memastikan kondisi tubuh serta menghindari terganggunya waktu tidur malam. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga setelah tarawih:
- Pastikan waktu olahraga tidak mendekati waktu tidur, setidaknya 2–3 jam sebelum tidur.
- Mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi setelah berolahraga.
- Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelah berolahraga.
Jika memiliki masalah kesehatan selama bulan puasa, coba bicarakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan keluhan yang dialami dan dapatkan rekomendasi terbaik dari ahlinya. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!


