Olahraga

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Ada banyak sekali manfaat olahraga yang diperoleh tubuh jika rutin dilakukan. Sebaiknya, olahraga dilakukan setiap hari minimal 30 menit. Tidak perlu melakukan olahraga berat untuk bisa mendapatkan manfaatnya, cukup yang ringan saja, seperti jalan kaki atau joging pada pagi hari. Jika tidak sempat, olahraga ringan malam hari juga memungkinkan. Berikut adalah manfaat yang bisa dirasakan dari rutin berolahraga:

1. Menjauhkan dari Beragam Penyakit

Manfaat pertama yang bisa didapatkan dari olahraga adalah meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Ketika berolahraga, tubuh akan lebih bebas bergerak. Ini akan memicu proses metabolisme dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Hasilnya tubuh lebih sehat dan kuat, serta enggak mudah terserang penyakit.

2. Membuat Tubuh Lebih Tegap

Berolahraga membuat semua bagian tubuh kamu bergerak, sehingga bisa meningkatkan fleksibilitas. Otot tubuh juga menjadi lebih elastis dan tidak kaku. Bagi anak-anak, olahraga amat penting untuk menunjang perkembangan postur tubuhnya. Menurut Kathleen, anak yang rutin berolahraga sejak kecil akan memiliki postur tubuh yang tegap dan tidak membungkuk saat berjalan.

3. Merangsang Pertumbuhan Ideal

Saat tubuh digunakan untuk beraktivitas, kalori yang ada di dalamnya akan terbakar lebih optimal. Kalori dalam tubuh akan diproses menjadi energi secara keseluruhan, tanpa ada yang tersisa dan berpotensi menimbulkan tumpukan lemak tubuh. Tubuh mendapatkan suplai nutrisi yang cukup untuk melancarkan proses pertumbuhan dan perkembangan secara ideal.

Baca juga: 5 Olahraga yang Menambah Tinggi Badan

4. Meningkatkan Daya Pikir

Selain bermanfaat bagi fisik tubuh, Kathleen kembali menjelaskan jika olahraga teratur juga memiliki peran yang baik untuk meningkatkan daya pikir anak. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membuat otak lebih tercukupi asupan gizinya. Otak pun berkembang secara berkala, sehingga membuat Si Kecil lebih pintar saat proses belajar tiba.

Baca juga: Olahraga Juga Menyehatkan Otak, Kok Bisa?

5. Meningkatkan Nafsu Makan

Manfaat olahraga yang satu ini mungkin yang paling dibutuhkan oleh Si Kecil. Gerakan yang dilakukan saat berolahraga merangsang organ pencernaan juga aktif bergerak. Organ pencernaan akan bekerja lebih optimal untuk menyediakan energi yang diperlukan tubuh. Makanan yang masuk ke dalam perut akan terproses secara keseluruhan, sehingga membuat Si Kecil cepat lapar. Dia pun akan makan lebih lahap beragam hidangan sehat yang sudah disajikan.

6. Mencegah Risiko Cedera

Otot yang sudah menjalani pemanasan akan menjadi lebih lentur dan tidak kaku lagi, sehingga ketika melakukan gerakan-gerakan olahraga yang cukup ekstrem, seperti mengangkat beban berat atau melakukan tendangan tinggi, kamu akan terhindar dari potensi otot kram, cedera, atau bahkan sobek. Otot sobek merupakan cedera serius yang sangat menyakitkan dan membutuhkan proses pemulihan yang cukup lama.

Baca juga: Kram saat Olahraga? Ini Penyebabnya

7. Memperlancar Peredaran Darah

Melakukan pemanasan sebelum berolahraga juga dapat membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan suplai oksigen dapat tersebar dengan baik ke seluruh tubuh. Hal ini juga akan meningkatkan performa kamu dalam berolahraga. 

8. Menjaga Kesehatan Tulang dan Persendian

Selain menjaga agar otot tidak kram, pemanasan juga dapat menjaga tulang dan persendian agar terhindar dari risiko cedera saat berolahraga. Pemanasan membantu meningkatkan cairan yang berguna untuk melumasi persendian, sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel. Jadi, kamu akan terhindar dari risiko korosi dan sendi terkunci selama latihan. Jika kamu akan melakukan olahraga yang banyak menggunakan lutut, seperti lari dan squat, pemanasan wajib dilakukan.

9. Mengurangi Asam Laktat pada Tubuh

Kegiatan olahraga dapat meningkatkan asam laktat dalam tubuh. Asam laktat yang terlalu banyak akan tertimbun di dalam darah dan otot. Walaupun tidak berbahaya, asam laktat yang menumpuk dapat menyebabkan nyeri otot dan membuat kamu merasa tidak nyaman selama berolahraga. Nah, dengan melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan sesudah berolahraga, kadar asam laktat di dalam tubuh dapat diturunkan.

10. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit kamu bisa dipengaruhi oleh jumlah stres oksidatif dalam tubuh. Stres oksidatif terjadi ketika pertahanan antioksidan tubuh tidak bisa sepenuhnya memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel. Hal ini bisa merusak struktur internal dan merusak kulit kamu. Dengan melakukan olahraga secara teratur, produksi antioksidan alami dalam tubuh akan meningkat yang dapat membantu melindungi sel. Selain itu, olahraga juga bisa menstimulasi aliran darah dan menginduksi adaptasi sel kulit yang bisa membantu menunda penuaan kulit.

 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. The Top 10 Benefits of Regular Exercise.

 

Pertanyaan Seputar Olahraga

Dok, setiap berolahraga punggung kaki saya terutama bagian dalam selalu sakit dan terasa kaku. Kenapa ya?

Ditanyakan oleh: Kartikaatargina

Dijawab oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Nyeri pada punggung kaki atau daerah metatarsal dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Penggunaan berlebihan daerah telapak kaki karena olahraga dapat menyebabkan nyeri pada daerah metatarsal. Selain itu, kondisi berat badan berlebih juga dapat menyebabkan punggung kaki menopang berat badan yang lebih berat. Kemungkinan lain yang perlu dicari penyebabnya adalah penggunaan sepatu yang terlalu sempit atau terlalu kencang dan kemungkinan cedera pada daerah tulang metatarsal. Segera periksakan diri ke dokter apabila nyeri daerah punggung kaki dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Jenis olahraga apa yang bisa mendongkarak stamina biar ga gampang capek?

Ditanyakan oleh: eleazarnafrizal

Dijawab oleh: dr. Rizal Fadli

Beberapa olahraga yang dapat meningkatkan stamina antara lain :

  • Latihan Aerobik

Jenis latihan yang satu ini melibatkan hampir semua otot, khususnya otot utama dan bisa memacu kinerja jantung. Beberapa olahraga yang masuk dalam jenis latihan aerobik ini seperti lari, jalan, bersepeda, dan berenang.

  • Latihan Kelenturan

Sebenarnya, secara sepintas kelenturan dan stamina tidak memiliki kaitan erat. Namun, jika latihan kelenturan dilakukan secara teratur, hasilnya akan baik bagi kesehatan tubuh.

  • Latihan Kekuatan Otot

Jika ingin meningkatkan stamina, jangan lupakan latihan otot. Latihan kekuatan otot dapat membantu melatih otot-otot besar tubuh. Selain itu, secara bertahap latihan tersebut dapat meningkatkan stamina. Kunci latihan otot terletak pada penggunaan beban ringan yang diulang secepat mungkin selama setidaknya 30 detik. Setelah istirahat selama 30 detik, lanjutkan kembali latihan pada otot yang lain.

 

Dok, sebelum olahraga sebaiknya makan apa biar bertenaga? Dan berapa jam sebelum olahraga?

Ditanyakan oleh: alfiankhusnul

Dijawab oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Untuk olahraga rutin, dianjurkan untuk makan sedikit makanan dengan kandungan tinggi gula atau karbohidrat, hal ini dimaksudkan sebagai cadangan energi ketika di tengah latihan kita membutuhkan energi tambahan. Untuk makan besar (nasi dan lauk pauk) dianjurkan maksimal 3 jam sebelum kita berolahraga. Hal ini dimaksudkan agar metabolisme makanan di dalam perut tidak mengganggu kita saat berolahraga.

Untuk persiapan melakukan olahraga berat (berlari jarak jauh atau bersepeda jarak jauh), disarankan untuk memberikan asupan karbohidrat atau protein dalam jumlah yang besar malam sebelumnya (carbohydrate loading atau protein loading). Gunanya adalah untuk memberikan cadangan energi dan masa otot ketika otot dipaksa bekerja lebih keras dari biasanya.