• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Berat Badan Ideal untuk Anjing?

Berapa Berat Badan Ideal untuk Anjing?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta - Berat badan ideal anjing menjadi patokan status kesehatan mereka. Memiliki anjing dengan berat badan ideal juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan, serta menurunkan risiko penyakit serius terkait dengan obesitas. Lantas, berapa patokan berat badan ideal anjing? Untuk mengetahui informasi selengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Baca juga: Inilah Cara Tepat Membersihkan Kotak Kotoran Kucing

Berapa Berat Badan Ideal Anjing?

Untuk mencegah anjing kelebihan berat badan, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menimbangnya secara rutin, mencatat berat badannya, serta mengunjungi dokter hewan guna melakukan pemeriksaan. Jika anjing mengalami kelebihan berat badan, maka kamu dapat melakukan langkah untuk menurunkan berat badan, pun sebaliknya.

Berat badan ideal anjing sendiri akan tergantung dari jenis kelamin, ras, dan usia. Jika berat badan sudah melebihi 15–20 persen dari bobot idealnya, maka anjing bisa dikatakan obesitas. Contohnya begini, jika berat badan idealnya adalah 50 kilogram, maka jika beratnya mencapai 60 kilogram, anjing sudah bisa dinyatakan obesitas. Percobaan sederhana juga dapat kamu lakukan di rumah.

Caranya adalah dengan meraba bagian tulang rusuk di bawah kulitnya. Jika kamu dapat merasakannya, tetapi tulang tidak menonjol, maka anjing memiliki berat badan yang ideal. Sebaliknya, jika kamu sudah tidak dapat meraba dan merasakan tulang rusuknya, anjing bisa jadi kelebihan berat badan. Jadi, silahkan mencoba mengamati anjing dengan cara seperti yang telah dijelaskan. Kemudian cocokkan hasil pengamatan dengan tabel body condition score (BCS) untuk memastikan apakah kondisi tubuh anjing kamu sudah ideal.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini 4 Mitos Mengenai Kloning Hewan yang Beredar

Ciri Anjing yang Kelebihan Berat Badan

Selain meraba tulang rusuknya, kamu bisa mengetahui anjing yang obesitas dari perubahan sikapnya. Obesitas pada anjing akan membuat ia menjadi lesu, kurang bertenaga, serta hanya ingin berdiam diri. Saat dipaksa untuk berjalan-jalan, ia mudah terengah-engah, bahkan berhenti di tengah jalan karena merasa kelelahan. Secara fisik, anjing yang obesitas tampak memiliki tubuh yang semakin besar daripada sebelumnya.

Jika dihadapkan dengan makanan, ia selalu makan berlebihan, ingin selalu diberi makan dengan memelas atau mengemis, atau makan dengan agresif. Pemilik memiliki kontribusi yang besar jika anjing mengalami obesitas. Biasanya pemilik akan memberikan banyak makanan atau treats agar anjing memiliki bentuk badan yang gemuk dan lucu. Namun, hal tersebut akan menyusahkan anjing peliharaanmu.

Kelebihan berat badan menjadi masalah yang nyata dan perlu ditangani dengan diet yang tepat. Seperti pada penjelasan sebelumnya, silahkan melakukan pemantauan dengan memeriksakan anjing kesayangan. Sama halnya dengan manusia, obesitas pada anjing juga dapat menjadi pemicu sejumlah masalah kesehatan. Jadi, jangan sampai dibiarkan dan tangani dengan langkah yang tepat, ya.

Baca juga: Inilah yang Perlu Diketahui tentang Kehamilan pada Kucing

Untuk lebih jelasnya terkait dengan berat badan ideal anjing dan apa yang harus dilakukan dalam menjaganya, kamu bisa bertanya langsung dengan dokter hewan di aplikasi Halodoc. Ingat, berat badan anjing bisa menjadi salah satu penentu status kesehatannya. Jadi, jangan disepelekan, ya.

Referensi:
PetMD. Diakses pada 2021. Calculating Your Pet's Ideal Weight.
Dogfoodadvisor.com. Diakses pada 2021. How to Determine Your Dog’s Ideal Weight.
Vetwest.com.au. Diakses pada 2021. WEIGHT - THE IDEAL BODYWEIGHT RANGE FOR YOUR DOG (BY BREED).