Ad Placeholder Image

Berapa Dosis Paracetamol Anak? Ini Cara Hitung Tepatnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 Mei 2026

Berapa Dosis Paracetamol Anak? Takar Pasnya!

Berapa Dosis Paracetamol Anak? Ini Cara Hitung TepatnyaBerapa Dosis Paracetamol Anak? Ini Cara Hitung Tepatnya

DAFTAR ISI


Melihat si kecil demam atau merasa tidak nyaman karena nyeri tentu membuat orang tua merasa khawatir. Demam sendiri sebenarnya bukan sebuah penyakit, melainkan reaksi alami sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi virus atau bakteri. Salah satu langkah pertolongan pertama yang paling umum dan aman dilakukan di rumah adalah memberikan obat penurun panas yang mengandung paracetamol.

Namun, memberikan paracetamol pada anak tidak boleh dilakukan sembarangan. Banyak orang tua yang hanya berpatokan pada usia anak saat menentukan dosis. Padahal, secara medis, penentuan dosis yang paling akurat adalah berdasarkan berat badan (BB) anak. Hal ini dikarenakan pertumbuhan fisik setiap anak berbeda-beda, meski usia mereka sama. Kesalahan dosis, baik terlalu sedikit maupun terlalu banyak, dapat memengaruhi efektivitas obat hingga risiko kesehatan yang serius bagi buah hati kamu.

Memahami cara menghitung dosis paracetamol anak per kg bb sangatlah krusial agar obat bekerja optimal menurunkan demam dan meredakan nyeri tanpa menimbulkan efek samping overdosis. Penting bagi kamu untuk selalu menyediakan stok obat demam di rumah dan mengetahui cara pakainya dengan benar. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk memastikan sediaan obat selalu siap saat dibutuhkan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk paracetamol anak dan bagaimana cara menghitung dosisnya yang tepat? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Dosis Paracetamol Anak Per Kg BB yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk paracetamol pilihan yang tersedia di Indonesia dengan berbagai sediaan, mulai dari drops untuk bayi hingga sirup untuk anak yang lebih besar. Pastikan kamu selalu membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan produk.

1. Sanmol Sirup 60 ml

Sanmol Sirup merupakan salah satu merk paracetamol yang paling populer digunakan oleh para ibu di Indonesia. Mengandung paracetamol 120 mg dalam setiap 5 ml (satu sendok takar). Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu nyeri dan demam.

Manfaat utamanya adalah untuk menurunkan demam, meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala dan sakit gigi pada anak. Tekstur sirupnya disukai anak-anak karena memiliki rasa yang manis, sehingga memudahkan pemberian obat.

Dosis dan aturan pakai (secara umum):

  • Anak 1-2 tahun: 5 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak 2-6 tahun: 5-10 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-9 tahun: 10-15 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak 9-12 tahun: 15-20 ml, diberikan 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan melebihi 5 dosis dalam waktu 24 jam.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Tempra Drops 15 ml

Untuk bayi di bawah usia 2 tahun, sediaan drops atau tetes biasanya lebih dianjurkan karena volumenya lebih sedikit namun konsentrasinya lebih pekat. Tempra Drops mengandung 80 mg paracetamol dalam setiap 0.8 ml. Produk ini dilengkapi dengan pipet khusus untuk memastikan akurasi dosis yang masuk ke mulut bayi.

Cara kerjanya sama dengan paracetamol lainnya, yakni bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak untuk menurunkan panas. Produk ini bebas alkohol sehingga lebih aman untuk pencernaan bayi yang sensitif.

Dosis dan aturan pakai (secara umum berdasarkan berat badan):

  • Bayi dengan berat badan 6-10 kg: 0.8 ml – 1.2 ml setiap 4 jam.
  • Bayi dengan berat badan di bawah 6 kg: Sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan diberikan jika anak memiliki riwayat gangguan fungsi hati yang berat.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tempra Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Memberikan Obat pada Anak
  1. Gunakan alat takar yang disertakan dalam kemasan (pipet atau sendok takar), jangan gunakan sendok makan rumahan karena ukurannya tidak standar.
  2. Berikan obat sesudah makan jika anak memiliki perut sensitif, meskipun paracetamol umumnya aman dikonsumsi sebelum makan.
  3. Jangan mencampur obat ke dalam botol susu penuh karena jika susu tidak habis, dosis obat yang masuk jadi tidak mencukupi.

3. Panadol Anak Sirup 60 ml

Panadol Anak adalah pilihan lain yang efektif untuk meredakan gejala demam dan nyeri akibat imunisasi atau tumbuh gigi. Mengandung 120 mg paracetamol per 5 ml. Keunggulan produk ini adalah formulanya yang lembut di lambung anak.

Dosis paracetamol anak per kg bb pada Panadol Anak biasanya mengikuti standar 10-15 mg/kg BB per kali pemberian. Sangat efektif untuk meredakan nyeri otot dan ketidaknyamanan saat anak mengalami flu.

Dosis dan aturan pakai (berdasarkan usia):

  • Anak 1-6 tahun: 5-10 ml, maksimal 4 kali sehari.
  • Anak usia di bawah 1 tahun: Gunakan sediaan drops atau atas saran dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Pastikan jarak antar pemberian minimal 4 jam.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Anak Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Praxion Forte Sirup 60 ml

Praxion Forte memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan sirup biasa, yakni 250 mg paracetamol per 5 ml. Sediaan “Forte” ini biasanya diperuntukkan bagi anak yang usianya lebih besar atau yang membutuhkan volume obat lebih sedikit namun dengan dosis mg yang tepat sesuai berat badannya.

Manfaatnya sangat terasa untuk menurunkan demam tinggi yang membandel. Menggunakan teknologi micronized paracetamol sehingga lebih cepat diserap oleh tubuh untuk memberikan efek reda nyeri yang segera.

Dosis dan aturan pakai (secara umum):

  • Anak 6-12 tahun: 5 ml – 10 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak di atas 12 tahun: 10 ml, diberikan 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Karena konsentrasinya tinggi, pastikan kamu tidak salah takar agar tidak terjadi overdosis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Praxion Forte Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Pamol Sirup 60 ml

Pamol Sirup mengandung 120 mg paracetamol dalam setiap 5 ml. Sediaan ini sering direkomendasikan karena memiliki profil keamanan yang baik untuk anak-anak. Pamol bekerja dengan cara meningkatkan ambang rasa sakit dan menurunkan suhu tubuh yang tinggi melalui kelenjar keringat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak 1-5 tahun: 5 ml – 10 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 10 ml – 20 ml, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan bersamaan dengan produk lain yang juga mengandung paracetamol.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pamol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Menghitung Dosis Paracetamol Anak yang Tepat

Sebagai apoteker, saya sering menerima pertanyaan mengenai cara menghitung dosis yang paling akurat. Standar medis yang digunakan secara internasional adalah 10 hingga 15 miligram (mg) paracetamol untuk setiap 1 kilogram (kg) berat badan anak.

Contoh perhitungan: jika anak kamu memiliki berat badan 10 kg, maka dosis yang dibutuhkan adalah:

  • Dosis minimal: 10 kg x 10 mg = 100 mg
  • Dosis maksimal: 10 kg x 15 mg = 150 mg

Artinya, dalam satu kali minum, anak dengan berat 10 kg boleh mengonsumsi paracetamol antara 100 mg sampai 150 mg. Jika sediaan sirup yang kamu miliki adalah 120 mg/5 ml, maka dosisnya adalah sekitar 1 sendok takar (5 ml). Perhitungan ini dapat diulang setiap 4 hingga 6 jam jika demam belum turun, namun tidak boleh lebih dari 5 kali dalam 24 jam.

Studi Mengenai Keamanan Paracetamol Anak

PubMed Central menerbitkan berbagai studi yang menjelaskan bahwa paracetamol tetap menjadi obat lini pertama yang paling aman untuk manajemen nyeri dan demam pada anak jika diberikan sesuai dosis berat badan. Penggunaan berdasarkan berat badan terbukti secara klinis menurunkan risiko hepatotoksisitas (kerusakan hati) dibandingkan penggunaan yang hanya berpatokan pada estimasi usia.

Studi tersebut juga menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua agar tidak menggabungkan dua jenis obat berbeda yang sama-sama mengandung paracetamol secara bersamaan. Hal ini sering terjadi ketika anak diberikan obat flu sekaligus obat demam secara terpisah, padahal keduanya mungkin mengandung zat aktif yang sama.

Jika demam si kecil tidak kunjung turun setelah 2-3 hari pemberian obat, atau disertai gejala seperti muncul ruam, anak lemas, dan tidak mau minum, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosa lebih lanjut. Kamu bisa berkonsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa harus keluar rumah.

Produk-produk kesehatan yang disebutkan di atas bisa kamu dapatkan dengan mudah melalui layanan farmasi di aplikasi. Kamu bisa mendapatkan produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Fever treatment: Quick guide to baby fever.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Pocket Book of Hospital Care for Children: Guidelines for the Management of Common Childhood Illnesses.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Acetaminophen Dose Precision in Children.

FAQ

1. Berapa dosis paracetamol anak per kg bb yang paling aman?

Dosis yang paling aman dan direkomendasikan secara medis adalah 10-15 mg per kilogram berat badan anak untuk setiap kali pemberian, dengan jarak antar dosis minimal 4 jam.

2. Apakah boleh memberikan paracetamol jika anak tidak demam tapi terlihat kesakitan?

Ya, boleh. Paracetamol memiliki fungsi analgesik atau pereda nyeri. Jadi, jika anak mengalami sakit gigi, nyeri telinga, atau nyeri setelah imunisasi meskipun tanpa demam, paracetamol dapat diberikan sesuai dosis.

3. Apa yang harus dilakukan jika anak muntah setelah minum paracetamol?

Jika anak muntah kurang dari 30 menit setelah minum obat, kamu bisa memberikan dosis ulang. Namun, jika muntah terjadi lebih dari 30 menit setelahnya, obat kemungkinan besar sudah terserap sebagian, sehingga sebaiknya tunggu jadwal dosis berikutnya.

4. Bolehkah mencampur paracetamol sirup ke dalam jus buah?

Sebaiknya hindari mencampur obat ke dalam makanan atau minuman dalam jumlah banyak. Khawatirnya, jika jus tidak habis terminum, anak tidak mendapatkan dosis obat yang lengkap. Lebih baik berikan obat secara langsung menggunakan pipet atau sendok takar.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada anak, tapi bingung mulai dari mana atau ragu cara menghitung dosis yang benar? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.