Ad Placeholder Image

Berat Badan Ideal Tinggi 155 Wanita, Berapa Ya? Cek Ini

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   27 April 2026

Memiliki berat badan dalam rentang ideal sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh yang baik.

Berat Badan Ideal Tinggi 155 Wanita, Berapa Ya? Cek IniBerat Badan Ideal Tinggi 155 Wanita, Berapa Ya? Cek Ini

DAFTAR ISI


Berat badan ideal merujuk pada kisaran berat badan yang dikaitkan dengan kesehatan optimal dan risiko penyakit yang minimal. Kisaran ini dihitung berdasarkan berbagai faktor, termasuk tinggi badan, usia, jenis kelamin, dan komposisi tubuh.

Memiliki berat badan dalam rentang ideal sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh yang baik dan mencegah berbagai masalah kesehatan jangka panjang.

Berapa Berat Badan Ideal Wanita dengan Tinggi 155 cm?

Untuk wanita dengan tinggi 155 cm, berat badan ideal dapat bervariasi tergantung pada metode penghitungan dan faktor individu.

Secara umum, kisaran yang paling sering direferensikan adalah antara 46,7 kg hingga 53 kg. Angka ini mencerminkan kombinasi hasil dari rumus Broca dan kategori Indeks Massa Tubuh (IMT) yang sehat.

Rentang Sehat Menurut IMT untuk Wanita Tinggi 155 cm

Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah ukuran standar yang digunakan untuk menentukan apakah berat badan seseorang proporsional dengan tingginya.

IMT dihitung dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Untuk kategori IMT normal atau sehat (18,5–25), wanita dengan tinggi 155 cm memiliki rentang berat badan sehat yang lebih luas, yaitu sekitar 44,4 kg hingga 60,1 kg.

Berat di bawah 44 kg termasuk kategori underweight, sedangkan di atas 60 kg masuk dalam kategori overweight.

Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Metode Penghitungan Berat Badan Ideal Wanita Tinggi 155 cm

Ada beberapa metode yang digunakan untuk memperkirakan berat badan ideal. Dua metode yang paling umum adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Rumus Broca.

Indeks Massa Tubuh (IMT)

IMT adalah indikator yang banyak digunakan untuk mengkategorikan berat badan seseorang. Kategorinya meliputi underweight, normal, overweight, dan obesitas. Untuk menghitung IMT, digunakan rumus:

IMT = Berat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m))^2

Untuk wanita dengan tinggi 155 cm (1,55 meter):

  • Batas bawah IMT normal (18,5): 18,5 x (1,55)^2 = 18,5 x 2,4025 = sekitar 44,4 kg
  • Batas atas IMT normal (25): 25 x (1,55)^2 = 25 x 2,4025 = sekitar 60,1 kg

Dengan demikian, rentang berat badan sehat menurut IMT adalah 44,4 kg hingga 60,1 kg.

Rumus Broca

Rumus Broca adalah metode sederhana yang sering digunakan untuk memperkirakan berat badan ideal. Untuk wanita, rumus ini sedikit berbeda dari pria.

Rumus Broca untuk Wanita = (Tinggi Badan (cm) – 100) – ((Tinggi Badan (cm) – 100) x 15%)

Untuk wanita dengan tinggi 155 cm:

  • (155 – 100) – ((155 – 100) x 15%)
  • = 55 – (55 x 0,15)
  • = 55 – 8,25
  • = 46,75 kg

Berdasarkan rumus Broca, berat badan ideal untuk wanita tinggi 155 cm adalah sekitar 46,75 kg.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Berat Badan Ideal

Selain tinggi badan, beberapa faktor lain juga berperan dalam menentukan rentang berat badan yang ideal dan sehat:

  • Bentuk Kerangka Tubuh: Wanita dengan kerangka tubuh kecil mungkin memiliki berat badan ideal di sisi yang lebih ringan (sekitar 46 kg), sementara wanita dengan kerangka besar bisa sedikit lebih berat (sekitar 53 kg atau lebih).
  • Usia: Komposisi tubuh dapat berubah seiring bertambahnya usia, dengan kecenderungan kehilangan massa otot dan peningkatan lemak tubuh.
  • Komposisi Tubuh: Dua individu dengan berat dan tinggi yang sama bisa memiliki berat badan ideal yang berbeda jika salah satunya memiliki lebih banyak massa otot daripada lemak, atau sebaliknya.

Yuk, ketahui info lain tentang Makanan Sehat- Jenis, Manfaat & Khasiatnya di sini.

Risiko Kesehatan Akibat Berat Badan Tidak Ideal

Menjaga berat badan dalam rentang ideal sangat penting untuk kesehatan. Berat badan di bawah 44 kg (underweight) dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti kekurangan gizi, kelemahan sistem imun, dan osteoporosis.

Sebaliknya, berat badan di atas 60 kg (overweight) atau bahkan obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan beberapa jenis kanker.

Strategi Menjaga Berat Badan Ideal

Untuk mencapai dan menjaga berat badan ideal, keseimbangan antara asupan kalori dan aktivitas fisik sangat penting.

  • Pola Makan Sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang, tinggi serat dari buah dan sayur, protein tanpa lemak, serta biji-bijian utuh. Batasi asupan gula, garam, dan lemak jenuh.
  • Aktivitas Fisik Teratur: Lakukan olahraga aerobik intensitas sedang minimal 150 menit per minggu atau intensitas tinggi 75 menit per minggu, ditambah latihan kekuatan dua kali seminggu.
  • Hidrasi yang Cukup: Minum air putih yang cukup sepanjang hari untuk membantu metabolisme dan mengurangi nafsu makan berlebih.
  • Tidur Cukup: Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan, sehingga bisa berkontribusi pada penambahan berat badan.
  • Manajemen Stres: Stres kronis juga dapat memengaruhi berat badan melalui peningkatan kadar hormon kortisol.

Menentukan berat badan ideal bagi wanita dengan tinggi 155 cm memerlukan pertimbangan beberapa faktor dan metode penghitungan.

Rentang 46,7 kg hingga 53 kg adalah target yang baik, dengan rentang sehat IMT yang lebih luas dari 44,4 kg hingga 60,1 kg.

Penting untuk fokus pada gaya hidup sehat secara keseluruhan, termasuk pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik teratur, daripada terpaku pada satu angka saja.

Jika kamu sudah mencoba berbagai cara mendapatkan berat badan ideal tetapi tidak berhasil, sudah saatnya kamu beralih ke program diet Halofit by Halodoc.

Turunkan Berat Badan 10-12 Kg dalam 60 Hari dengan Program Diet Halofit

Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?

Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.

Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.

Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Paket Halofit Advanced - obat diet ampuh

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari. Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.

2. Halofit Transform –  Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.

Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.

Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.

Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.

Tunggu apa lagi?  Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. BMI Classification.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Weight loss: 6 strategies for success.
Healthline. Diakses pada 2026. Body Mass Index: Overview, Calculation & Results.

FAQ

1. Apakah angka 51-52 kg adalah berat badan paling ideal?

Angka 51-52 kg sering dirujuk sebagai angka ideal untuk wanita dengan tinggi 155 cm karena berada di tengah-tengah rentang sehat dan dekat dengan hasil perhitungan Broca yang umum.

Namun, penting untuk diingat bahwa idealitas juga dipengaruhi oleh faktor individu seperti komposisi tubuh dan kerangka.

2. Bisakah saya menggunakan rumus IMT untuk semua orang?

Rumus IMT adalah alat skrining yang baik, tetapi memiliki keterbatasan.

Misalnya, atlet dengan massa otot tinggi mungkin memiliki IMT di atas normal tetapi tidak berarti mereka kelebihan berat badan. IMT juga mungkin kurang akurat untuk lansia atau ibu hamil.

3. Bagaimana cara menentukan bentuk kerangka tubuh?

Bentuk kerangka tubuh dapat diestimasi dengan mengukur lingkar pergelangan tangan.

Jika rasio tinggi badan (cm) dibagi lingkar pergelangan tangan (cm) menunjukkan angka tertentu, itu bisa mengindikasikan kerangka kecil, sedang, atau besar. Namun, ini hanyalah perkiraan.