• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Jenis Olahraga yang Tepat untuk Pengidap HIV/AIDS

Berbagai Jenis Olahraga yang Tepat untuk Pengidap HIV/AIDS

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Mengidap suatu penyakit tertentu tidak menjadi alasan untuk berhenti membiasakan hidup sehat dan beraktivitas fisik. Justru, dengan tetap rutin berolahraga, kamu bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan lebih cepat sembuh. Seperti ketika kamu mengidap penyakit AIDS yang terjadi karena infeksi virus HIV.

Memang benar, asupan nutrisi yang tepat dan olahraga dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan memperlambat perkembangan virus HIV. Tercukupinya kebutuhan nutrisi yang diimbangi dengan olahraga teratur akan menjaga energi tubuh dan mengurangi risiko terjadinya infeksi akut. Pasalnya, kamu mungkin akan mengalami kesulitan makan apabila terdapat luka di mulut, diare, mual, dan nafsu makan yang buruk. Ini adalah komplikasi umum dari infeksi HIV yang berkembang semakin parah. 

Baca juga: Jarang Disadari, Inilah Penyebab & Gejala Terkena HIV

Menjaga Kesehatan Meski Mengidap HIV/AIDS

Nah, beberapa langkah berikut ini bisa membantu memastikan bahwa makanan yang kamu konsumsi aman dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh:

  • Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum makan guna menghindari paparan infeksi dari tangan. 
  • Cuci buah dan sayuran sebelum dimasak atau dikonsumsi.
  • Cuci kembali tangan dengan air dan sabun setelah kamu memegang dan mencuci daging, ikan, dan ayam mentah guna menghindari terjadinya infeksi.
  • Pastikan kamu telah memasak daging, ikan, telur, dan ayam sampai matang sebelum dikonsumsi.

Sementara itu, berikut ini cara supaya kamu bisa menambahkan asupan nutrisi dalam makanan:

  • Konsumsi minuman berprotein dan kalori tinggi. Kamu juga bisa menambahkan susu bubuk pada minuman.
  • Jangan lupa penuhi asupan cairan dengan mengonsumsi air putih sebanyak 8–10 gelas setiap hari.
  • Siapkan camilan bergizi, seperti kacang-kacangan dan wortel.
  • Konsumsi makanan berkalori tinggi apabila kamu sedang menjalani diet untuk penurunan berat badan.
  • Tanyakan dengan dokter jika kamu mengonsumsi multivitamin setiap hari. Sebaiknya, konsumsi vitamin bersamaan saat makan guna menghindari sakit perut. Atau kamu bisa langsung meminta saran pada dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Waspada, Inilah 5 Komplikasi yang Disebabkan HIV dan AIDS

Olahraga untuk Pengidap HIV/AIDS

Lalu, jenis olahraga seperti apa yang bisa dilakukan oleh pengidap HIV/AIDS? Latihan aerobik, seperti berjalan kaki akan membantu meningkatkan kekuatan dan kesehatan mental. Mulailah secara perlahan dan bertahap, seperti 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu. 

Pengidap HIV/AIDS juga bisa melakukan olahraga angkat beban untuk melatih kekuatan. Seperti halnya jalan kaki, mulailah dengan beban yang ringan dan set yang tidak terlalu banyak. Misalnya, mulai dengan 2 set sebanyak 10 hitungan dan istirahatlah selama kurang lebih satu atau dua menit.

Pengidap HIV/AIDS yang ingin melakukan olahraga lari, sebaiknya hindari tempat yang ramai guna mencegah terjadinya penularan. Jika memutuskan untuk berolahraga atau berlatih di rumah, cobalah melakukan gerakan push up atau planks. Tipsnya, lakukanlah olahraga yang kamu sukai dan bisa kamu lakukan secara rutin. Namun, pastikan melakukan olahraga yang beragam guna menghindari cedera dan rasa bosan. 

Baca juga: Lebih Waspada, Ketahui Gejala Hingga Fase Virus HIV/AIDS

Meski begitu, pengidap HIV/AIDS tetap perlu bertanya pada dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berolahraga. Jadi, olahraga yang dilakukan memang tepat sasaran dan tidak memicu terjadinya dampak yang serius terhadap kondisi kesehatan. Sekarang, tanya jawab dengan dokter sudah jauh lebih mudah dengan menggunakan aplikasi Halodoc, karena bisa dilakukan kapan dan di mana saja. 



Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. What People with HIV Should Know About Exercising.
Family Doctor. Diakses pada 2020. Nutrition and Exercise When You Have HIV.