Ad Placeholder Image

Berbagai Makanan yang Tinggi Kadar Asam Oksalat

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026
Berbagai Makanan yang Tinggi Kadar Asam OksalatBerbagai Makanan yang Tinggi Kadar Asam Oksalat

DAFTAR ISI


Asam oksalat atau oksalat adalah senyawa organik alami yang ditemukan dalam berbagai jenis tumbuhan, termasuk buah, sayur, dan kacang-kacangan. Meskipun umumnya aman dikonsumsi, asupan asam oksalat yang berlebihan dapat memicu pembentukan batu ginjal kalsium oksalat pada individu yang rentan.

Untuk mencegah gangguan kesehatan pada ginjal dan sistem perkemihan, kamu perlu mengetahui jenis pangan apa saja yang memiliki kandungan oksalat cukup tinggi. Mengatur porsi dan pola makan secara seimbang menjadi langkah kunci dalam menjaga kesehatan metabolisme tubuh.

Makanan dengan Kandungan Asam Oksalat Tinggi

Oksalat bekerja dengan cara mengikat mineral, seperti kalsium, di dalam saluran pencernaan. Pada kondisi normal, senyawa hasil ikatan ini akan dikeluarkan melalui feses atau urine. Namun, jika konsentrasi oksalat terlalu tinggi dan tubuh kekurangan cairan, oksalat dapat mengkristal di ginjal dan membentuk batu ginjal.

Berikut adalah beberapa jenis makanan harian yang dikenal memiliki kadar asam oksalat tinggi:

  • Bayam dan Sayuran Hijau Lainnya: Bayam merupakan salah satu sumber asam oksalat tertinggi. Selain bayam, bit, lobak hijau, dan kale juga mengandung oksalat dalam jumlah yang lumayan signifikan.
  • Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Almond, kacang tanah, kacang mete, serta olahan kedelai seperti tahu dan tempe memiliki kadar oksalat yang cukup tinggi.
  • Ubi Jalar dan Kentang: Umbi-umbian ini kaya akan nutrisi dan serat, tetapi kulit serta daging buahnya mengandung oksalat dalam tingkat sedang hingga tinggi.
  • Cokelat dan Kakao: Bubuk kakao murni dan cokelat hitam (dark chocolate) kaya akan antioksidan, namun juga membawa kandungan oksalat yang tinggi.
  • Teh Hitam: Minuman teh, khususnya teh hitam yang diseduh pekat, mengandung oksalat terlarut yang mudah diserap oleh tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Tips Mengurangi Risiko Dampak Asam Oksalat

Kamu tidak harus mengeliminasi seluruh makanan di atas dari menu harian, karena sebagian besar makanan tersebut juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat. Berikut adalah langkah cerdas untuk menyeimbangkan asupan oksalat:

  1. Minum Air Putih yang Cukup: Konsumsi minimal 2 liter air per hari membantu mengencerkan konsentrasi oksalat dalam urine sehingga mencegah pembentukan kristal.
  2. Kombinasikan dengan Makanan Kaya Kalsium: Mengonsumsi makanan tinggi kalsium (seperti susu atau keju) bersamaan dengan makanan tinggi oksalat membuat keduanya saling mengikat di usus, bukan di ginjal, sehingga dikeluarkan lewat feses.
  3. Rebus Sayuran Sebelum Dikonsumsi: Perebusan dapat menurunkan kadar oksalat terlarut dalam sayuran karena senyawa tersebut terbuang bersama air rebusan.
  4. Batasi Asupan Garam (Natrium): Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan pembuangan kalsium dalam urine, yang memperbesar risiko terbentuknya batu kalsium oksalat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu memiliki riwayat penyakit batu ginjal atau mengalami gejala seperti nyeri tajam di pinggang bawah, buang air kecil terasa sakit, atau urine berwarna keruh dan berdarah, segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam atau dokter umum melalui Halodoc untuk mendapatkan saran diet serta penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memahami kebutuhan gizi dan pembatasan makanan medis sering kali membutuhkan panduan profesional. Lewat Halodoc, kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menghitung kebutuhan nutrisi harian serta memberikan rekomendasi pola makan yang aman sesuai kondisi kesehatan ginjalmu tanpa perlu repot keluar rumah.

Referensi

Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Oxalates and Kidney Stones.
National Kidney Foundation. Diakses pada 2026. Plant-Based Diets and Kidney Health: What You Need to Know About Oxalate.
WebMD. Diakses pada 2026. High-Oxalate Foods and Their Health Effects.
PubMed / Journal of Urology. Diakses pada 2026. Dietary Oxalate Intake and Risk of Kidney Stones.

FAQ

1. Apakah penderita batu ginjal harus menghentikan konsumsi makanan tinggi oksalat sepenuhnya?
Tidak selalu. Menghentikan konsumsi secara total dapat menghilangkan nutrisi penting lainnya. Penanganan yang lebih disarankan adalah membatasi porsi dan memadukannya dengan makanan kaya kalsium serta kecukupan hidrasi.

2. Apakah merebus sayuran bisa menghilangkan seluruh kadar oksalat?
Perebusan tidak menghilangkan 100% oksalat, tetapi dapat mengurangi kadar oksalat terlarut secara signifikan karena larut ke dalam air rebusan yang dibuang.

3. Mengapa kalsium dianjurkan saat mengonsumsi makanan tinggi oksalat?
Kalsium yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya oksalat akan saling mengikat di dalam usus. Proses ini mencegah oksalat diserap oleh saluran darah dan ginjal, sehingga senyawa tersebut aman dibuang melalui pencernaan.